Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, S.H., M.H meresmikan perpustakaan digital Kampung Tahima Soroma Kayo Pulau dengan menandatangani batu prasasti. (TIFAPOS/Ist)
TIFAPOS.id Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, S.H., M.H telah meresmikan perpustakaan digital Kampung Tahima Soroma Kayo Pulau, Rabu (18/6/2025).
Berdasarkan rilis yang dikeluarkan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kota Jayapura, Sabtu (21/6/2025) peresmian tersebut disaksikan Ondoafi Kampung Tahima Soroma Kayo Paulau, Nicolas Youwe.
Selain itu, Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, M.M, Ketua PKK Kota Jayapura, Nerlince Wamuar Rollo, Ketua GOW Kota Jayapura, Hj. Rasmawati Rustan Saru.
Serta, Ketua DPRK Kota Jayapura, Theos Revelino Ajomi, Plt Ketua DWP Kota Jayapura, Grace L. Yoku, S.Pd., M.Pd, Kepala Kampung Tahima Soroma Kayo Pulau, Tommy Octovianus Sibi, pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Jayapura serta tamu undangan.
Usai meresmikan perpustakaan kampung dengan menandatangani prasasti, Wali Kota Rollo, mengapresiasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kota Jayapura serta Kampung Tahima Soroma Kayo Pulau, yang sudah menghadirkan perpustakaan tersebut.
Menurut Wali Kota Rollo, perpustakaan digital itu dapat meningkatkan indeks literasi siswa dan masyarakat setempat, yang memudahkan mengakses buku elektronik melalui smartphone dan komputer.
Selain itu, perpustakaan digital sebagai bagian dari pengembangan layanan perpustakaan modern untuk meningkatkan minat baca melalui teknologi digital.
“Jadikan perpustakaan digital ini sebagai pusat literasi, inovasi, dan ruang publik yang adaptif terhadap perkembangan teknologi serta kebutuhan masyarakat modern,” ujar Wali Kota Rollo.

Kesempatan tersebut, Wali Kota Rollo berharap, peresmian perpustakaan digital dapat meningkatkan indeks literasi siswa dan masyarakat setempat.
Selain itu, perpustakaan digital sebagai wujud komitmen Pemerintah Kota Jayapura dalam menciptakan masyarakat yang melek literasi dan mengurangi ketimpangan akses layanan perpustakaan.
Gedung perpustakaan dan aplikasi perpustakaan digital dapat dimanfaatkan optimal untuk membumikan budaya membaca di kampung.
Sekaligus mengingatkan perlunya filter informasi terutama bagi anak-anak agar dampak positif teknologi dapat maksimal, dengan akses yang mudah dan koleksi digital yang memadai.
“Saya berharap perpustakaan digital menjadi sarana efektif untuk meningkatkan budaya membaca, memperluas akses informasi, dan mendukung perkembangan literasi siswa masyarakat di era digital,” ujar Wali Kota Rollo.
Kabid Pengembangan Koleksi, Pengolahan, dan Otomasi DPKD Kota Jayapura, Sofia Tomasoa, S.E, mengatakan perpustakaan digital memberikan akses mudah dan tanpa batas waktu ke berbagai sumber informasi berkualitas, seperti buku, jurnal, artikel, dan karya sastra, sehingga masyarakat dapat memperoleh pengetahuan lebih luas dan beragam.
Selain itu, mengatasi keterbatasan bahan bacaan fisik yang sering terjadi di masyarakat, sehingga lebih banyak individu dapat membaca dan belajar kapan saja dan di mana saja.
Pelatihan literasi digital, termasuk penggunaan komputer, pencarian informasi online, dan keamanan digital, yang membantu masyarakat menjadi pengguna informasi yang cerdas dan kritis di era digital.
Berbagai jenis konten digital seperti e-book, audiobook, dan video yang dapat ditemui di perpustakaan digital, sehingga dapat meningkatkan minat baca terutama di kalangan pelajar dan mahasiswa.
Serta, ruang belajar dan kolaborasi yang mendukung pengembangan keterampilan digital dan literasi secara menyeluruh bagi semua usia.
“Perpustakaan digital tidak hanya memperluas akses informasi tetapi juga mengembangkan kemampuan literasi digital masyarakat, yang berkontribusi pada peningkatan indeks literasi secara keseluruhan,” ujar Sofia.
Dia juga menjelaskan, perpustakaan digital Kampung Tahima Soroma Kayo Pulau menyediakan fitur-fitur untuk memudahkan pengguna dan meningkatkan pengalaman literasi.
Diantaranya, pengolahan dan sirkulasi koleksi otomatis, termasuk peminjaman, pengembalian, perpanjangan, dan notifikasi pengingat jatuh tempo buku, dan manajemen pengadaan koleksi untuk menambah, mengedit, dan memantau koleksi buku sesuai kebutuhan pengguna.
Pencarian katalog online yang memungkinkan pencarian berdasarkan judul, pengarang, kata kunci, dan filter lainnya secara cepat dan akurat. Layanan pendaftaran dan manajemen anggota perpustakaan, termasuk penerbitan kartu anggota digital maupun fisik.
Selain itu, fitur e-book reader yang memungkinkan membaca buku digital langsung dalam aplikasi. Fitur interaktif seperti penanda halaman, catatan, highlight, dan kolom komunitas untuk berbagi ulasan dan diskusi antar pengguna.
Laporan dan statistik penggunaan perpustakaan untuk pengelola dalam memantau tren bacaan dan peminjaman. Backup data otomatis untuk keamanan dan keandalan data perpustakaan.
Serta, akses tanpa batas waktu dan ruang selama terhubung internet, memudahkan pengguna mengakses koleksi kapan saja dan dari mana saja.
“Fitur-fitur ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan, kemudahan akses, dan kenyamanan pengguna dalam memanfaatkan sumber daya digital perpustakaan,” ujar Sofia.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kota Jayapura, Septinus Ireeuw, S.Sos, berharap, peresmian perpustakaan digital mendukung pendidikan dengan menyediakan sumber belajar yang lengkap dan mudah diakses oleh siswa, guru, dan masyarakat luas.
Perkuat budaya membaca dan pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan perpustakaan modern dan mendorong perpustakaan untuk berperan sebagai pusat informasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman dan teknologi digital.
Optimalisasi peran perpustakaan dalam mendukung program literasi daerah dan nasional, termasuk dengan pelatihan dan promosi perpustakaan berbasis digital.
“Saya berharap perpustakaan digital ini menjadi inovasi yang mampu meningkatkan akses, kualitas, dan peran perpustakaan dalam mendukung pendidikan dan budaya lokal secara luas dan berkelanjutan terutama di kampung,” ujar Ireew.






