Ketua Komunitas Belajar Noken X-Penda, SMP Negeri 2 Kota Jayapura, Kota Jayapura, Papua, Manggar Istanti, M.Pd, Gr bersama peserta didiknya. (TIFAPOS/Istimewa)
TIFAPOS.id – Dengan perkembangan teknologi, pemahaman tentang videografi dan fotografi menjadi semakin penting dalam kehidupan sehari-hari terutama bagi peserta didik.
Penggunaannya yang tepat, dapat mengasah kemampuan dan keterampilan di bidang lain yang lebih positif, sehingga mampu mengembangkan kreativitas dan keterampilan teknis.
Guna mewujudkan itu, Ketua Komunitas Belajar Noken X-Penda, SMP Negeri 2 Jayapura, Kota Jayapura, Papua, Manggar Istanti, M.Pd, Gr mengembangkan program VIX-Penda Videografy N Fotografy.

Program tersebut merupakan keterampilan kreator konten dalam Kurikulum Merdeka yang dikembangkan berbasis Profil Pelajar Pancasila.
Program keterampilan ini, mengembangkan proses berpikir kreatif, imajinatif, kritis dan inovatif, menanamkan kerja multitasking, meningkatkan keterampilan mengamati mengidentifikasi.
Selain itu, menganalisis berbagai sumber konten yang ada untuk keperluan membuat konten yang diinginkan secara inovatif.
“Program ini dikemas dalam kegiatan ekstrakurikuler di SMP Negeri 2 Kota Jayapura, dan telah berjalan selama dua Minggu (pertemuan dilaksanakan setiap dua minggu sekali pada hari Rabu sore),” ujar Manggar di Jayapura, Selasa (10/12/2024).

Melihat perkembangan yang cenderung meningkat di bidang videografi dan fotografi serta ketertarikan dengan bidang teknologi dan ilmu pengetahuan yang lain, maka ada banyak kebutuhan serta keinginan untuk mengikuti perkembangan tersebut.
Kebutuhan-kebutuhan seperti tersedianya suatu wadah yang membuat peserta didik mempelajari dan menampung kegiatan-kegiatan dalam bidang videografi dan fotografi.
Diantaranya, pameran, pendidikan, informasi, eksperimen, diskusi, jasa, pelayanan serta promosi yang tentunya dapat bermanfaat bagi peserta didik.
“Lewat program ini, mewujudkan murid menjadi manusia seutuhnya, sesuai Profil Pelajar Pancasila sehingga bermanfaat bagi orang lain,” ujar Manggar yang juga guru penggerak angkatan 11 Kota Jayapura.
Videografi dan fotografi juga tidak hanya sebagai media untuk mengekspresikan ide, gagasan, perasaan atau hobi, tapi juga menjadi salah satu profesi bergengsi.
Tetapi juga, dapat meningkatkan potensi, bakat, serta minat peserta didik sehingga menghasilkan karya-karya kreatif dan inovatif.

Agar program videografi dan fotografi berjalan sukses, dikatakan Manggar, melibatkan kepala sekolah, guru pendamping, orang tua, dan peserta didik.
“Saya menyampaikan rencana kegiatan kepada kepala sekolah, diseminasi kepada seluruh warga sekolah, dan melaksanakan kegiatan serta evaluasi,” ujar Manggar yang juga merupakan guru Bimbingan dan Konseling di SMPN 2 Kota Jayapura sekaligus Ketua MGBK di Kota Jayapura.
Sebagai guru Kreator Konten Propinsi Papua, Manggar berharap, setelah membuat program videografi dan fotografi, peserta didik dapat melakukan pemotretan dengan berbagai teknik.
Baik melalui pendekatan studio maupun pendekatan lapangan, menjelaskan konsep dasar videografi dan fotografi, menjelaskan berbagai jenis film dan karakteristik teknik penggunaan kamera foto dan kamera video.
“Kemungkinan tantangan adalah internet serta pro dan kontra konten-konten yang telah dibuat. Solusinya adalah senantiasa menerima saran dan kritik dengan hati gembira, sehingga dapat tercipta konten yang edukatif, kreatif, dan inovatif,” ujar Manggar.

Kesempatan tersebut, sebagai guru penggerak, Manggar mengaku beruntung mendapatkan kesempatan menjadi guru penggerak.
Meski melalui banyak tantangan, semua itu bisa dilalui dengan saling berbagi dan berkolaborasi serta menginspirasi dalam balutan inovasi yang tiada henti.
“Terima kasih Ibu Kepala Balai Guru Penggerak, bapak dan ibu staff Balai Guru Penggerak, Bapak Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura,” ujar Manggar.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Ibu Kepala Sekolah serta bapak dan ibu guru hebat di SMP Negeri 2 Kota Jayapura, serta seluruh bapak dan ibu guru penggerak angkatan 11 Kota Jayapura.
“Saya bangga menjadi bagian terindah dalam perjalanan perjuangan ini, mari kita bersama-sama bergandeng tangan melaksanakan tugas mulia ini dengan sepenuh hati, dalam mencerdaskan kehidupan bangsa Indonesia khususnya di tanah Papua tercinta,” ujar Manggar.






