Wakil Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Wakamabigus) Kota Jayapura, Nanang Widiyanto, S.Pd menutup pelaksanaan Perjusami SMP Negeri 2 Jayapura dengan menabuh Tifa. (TIFAPOS/La Ramah)
Ringkasan Berita
• Perjusami mendukung perkembangan sosial emosional dengan interaksi antar siswa dari latar belakang berbeda dan memupuk rasa nasionalisme serta patriotisme.
• Nilai kepemimpinan, kekompakan, dan semangat juang terus berlanjut dalam kehidupan sekolah dan sosial.
• Pembentukan karakter kuat, kreativitas, dan jiwa kepemimpinan sekaligus memberikan pengalaman praktis yang menyenangkan dan bermanfaat bagi peserta.
WAKIL Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Wakamabigus) Kota Jayapura, Nanang Widiyanto, S.Pd, resmi menutup pelaksanaan Perkemahan Jumat-Sabtu-Minggu (Perjusami) SMP Negeri 2 Jayapura, Ahad, 21 September 2025.
Perjusami berlangsung di halaman SMPN 2 Jayapura selama tiga hari mulai Jumat sore hingga Minggu siang, dengan pengawasan pembina pramuka dan guru pendamping, diikuti siswa kelas penggalang dari kelas 7, 8, dan 9.
Rangkaian upacara penutupan dimulai dengan pemimpin upacara memasuki lapangan, penghormatan, laporan dari pemimpin regu, sambutan pembina, sampai pengucapan Tri Satya dan nyanyian Hymne Pramuka, kemudian doa dan ditutup dengan laporan terakhir disertai penghormatan kembali.
Wakamabigus Nanang dalam sambutannya menekankan pembentukan karakter dan kedisiplinan generasi muda serta apresiasi bagi peserta yang bersemangat dan disiplin selama kegiatan.
Kegiatan penutupan dengan rangkaian upacara yang khidmat, sebagai simbolisasi pencapaian dan pembekalan ilmu serta karakter bagi peserta juga bertujuan untuk menanamkan jiwa disiplin, kepemimpinan, dan cinta tanah air pada anggota Pramuka.
Termasuk mendukung perkembangan sosial emosional dengan memberikan kesempatan bertemu dan berinteraksi dengan orang dari berbagai latar belakang serta membantu siswa memupuk rasa nasionalisme dan patriotisme.
Penutupan Perjusami diharapkan dapat menjaga semangat dan kekompakan antara siswa peserta sehingga tercipta suasana yang positif dan ikatan kebersamaan tetap terjaga setelah kegiatan berakhir.
Hal ini penting agar nilai-nilai kepemimpinan, kekompakan, dan semangat juang yang telah diperoleh selama Perjusami terus berlanjut dan membawa dampak positif dalam kehidupan sekolah dan sosial siswa ke depan.
“Semangat Perjusami tetap terjaga baik di sekolah, rumah, dan lingkungan masyarakat,” ujar Wakamabigus Nanang.
Kegiatan Perjusami di SMP Negeri 2 Jayapura dengan berbagai aktivitas yang dirancang untuk menanamkan nilai kepramukaan serta membangun karakter mandiri, disiplin, tanggung jawab, dan kerjasama pada peserta didik.
Diantaranya pendirian tenda dan persiapan tempat perkemahan, widegame (permainan besar di alam terbuka), lomba keterampilan baris-berbaris (LKBB), baca sandi, simpul tali, dan manajemen tenda.
Selain itu, lomba-lomba kreativitas seperti tari kreasi, semaphore dance, dan yel-yel, kegiatan malam seperti api unggun, malam seni dengan berbagai pertunjukan drama, tarian, vokal solo, pembacaan puisi, hingga stand up comedy.
Serta sikap kesiapsiagaan dan penugasan tengah malam seperti mengirim pesan dan renungan, aktivitas keagamaan seperti sholat berjamaah dan misa bersama, senam pagi, dan jalan sehat.
“Kegiatan-kegiatan tersebut membentuk karakter kuat, kreativitas, dan jiwa kepemimpinan siswa SMPN 2 Jayapura yang mengikuti perjusami pramuka sekaligus pengalaman praktis yang menyenangkan dan bermanfaat,” ujar Wakamabigus Nanang.
(ldr)







