Plt. Kadisdikbud Kota Jayapura, Rocky Bebena, S.Pd., M.Pd dan kolega foto bersama peserta dan narasumber pada pelatihan transformational leadership bagi Kepala SD dan MI. (TIFAPOS/La Ramah)
TRANSFORMATIONAL leadership bagi Kepala SD dan MI (Madrasah Ibtidaiyah) adalah gaya kepemimpinan yang sangat penting dan relevan untuk menghadapi tantangan dan tuntutan pendidikan abad 21 serta era digital dan Society 5.0.
Gaya kepemimpinan ini menuntut kepala sekolah untuk menjadi visioner, inspirator, motivator, dan fasilitator inovasi yang mampu memotivasi guru dan staf untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
Transformational leadership untuk Kepala SD menerapkan kepemimpinan transformasional harus memiliki pola pikir visioner tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta mampu menjadi inspirator dengan pengaruh idealis.
Mereka harus mampu beradaptasi dengan lingkungan dan mendorong motivasi guru untuk mencapai tujuan organisasi, meningkatkan kinerja, dan memajukan mutu pendidikan di era Industri 4.0 dan Society 5.0.
Ciri kepemimpinan ini adalah karisma, pengaruh idealis, konsiderasi individu, stimulasi intelektual, dan motivasi inspirasional yang menciptakan budaya belajar dinamis dan inovatif di sekolah.
Kepala SD juga harus mampu mengelola perubahan, mengambil keputusan efektif, berkomunikasi dengan baik, dan membangun hubungan dengan berbagai pemangku kepentingan demi keberhasilan pendidikan.
Sementara transformational leadership untuk Kepala MI dalam kepemimpinannya berfungsi sebagai figur teladan (role model) yang membangun kesadaran kolektif akan visi madrasah.
Mereka bertindak sebagai inspirator dan motivator yang mampu menumbuhkan semangat peningkatan mutu sumber daya manusia tanpa mengharapkan imbalan materi, melainkan kepuasan atas hasil kerja bersama.
Kepala MI juga bertugas menjadi stimulus bagi kreativitas guru dan staf melalui pengembangan kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, kreativitas, komunikasi, dan kerja sama dalam konteks pendidikan abad 21.
“Transformational leadership di SD dan MI relevan dengan visi pendidikan abad 21 yang mengedepankan keterampilan hidup, inovasi, dan teknologi serta mengedukasi sumber daya manusia unggul yang adaptif,” ujar Plt. Kadisdikbud Kota Jayapura, Rocky Bebena, S.Pd., M.Pd pada pembukaan pelatihan transformational leadership (chapter I) bagi Kepala SD dan MI di Hotel Horison Kotaraja, Kamis, 4 September 2025.
Kabid SD Disdikbud Kota Jayapura, Dr. Eni Kusrini, S.Pd., M.Pd mengatakan, pelatihan yang berlangsung dua hari itu, dapat meningkatkan motivasi dan kinerja guru, yang pada gilirannya meningkatkan kualitas pembelajaran serta prestasi belajar siswa.
Sehingga pelatihan dihadiri Pengawas Pembina dengan narasumber ESQ Leadership Center, prestasi akademik siswa meningkat signifikan sebagai hasil dari pembelajaran yang lebih berkualitas dan relevan dengan kebutuhan zaman.
Kepemimpinan transformasional juga meningkatkan kepuasan kerja guru, yang berkontribusi pada peningkatan komitmen mereka dalam proses belajar mengajar, sehingga berdampak positif pada hasil belajar siswa.
Selain itu, kepemimpinan ini menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, memotivasi siswa melalui keterlibatan dan rasa memiliki, sehingga meningkatkan partisipasi dan prestasi belajar mereka.
“Kepala sekolah yang menerapkan kepemimpinan transformasional menciptakan visi yang jelas dan inspiratif, memotivasi guru untuk berinovasi dalam metode pembelajaran, dan membangun budaya sekolah yang kolaboratif dan suportif,” ujar Dr. Eni.
(ldr)






