Beranda / Ragam Berita / Tinjau pelaksanaan asesmen, Kabid SMP memotivasi peserta didik agar semangat belajar

Tinjau pelaksanaan asesmen, Kabid SMP memotivasi peserta didik agar semangat belajar

Siswa-siswi SMP YPPK Teruna Mulia Jayapura saat mengikuti Asesmen Sumatif Akhir Jenjang SMP Tahun Pelajaran 2024/2025. (TIFAPOS/La Ramah)

 

TIFAPOS.id – Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Yoppi Yoram Hanuebi, S.Pd, meninjau pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Jenjang (ASAJ) SMP Tahun Pelajaran 2024/2025, yang berlangsung dari 24 s.d 30 April 2025.

Kesempatan tersebut, Hanuebi memotivasi peserta didik khususnya di SMP YPPK Teruna Mulia Jayapura agar siswa sadar terhadap pentingnya memiliki sikap disiplin disiplin, tekun, dan semangat dalam belajar.

Ia juga mengajak peserta didik untuk terus berusaha mencapai prestasi terbaik mereka dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi tantangan akademik.

“Manfaat memotivasi siswa dalam proses belajar sangat penting agar membuat siswa menjadi semangat dan antusias dalam belajar sehingga mereka lebih aktif dan terlibat dalam pembelajaran,” ujar Hanuebi.

Manfaat memotivasi siswa dalam proses belajar agar meminimalisir rasa jenuh dan bosan saat belajar dengan memberikan stimulus yang menyenangkan seperti kompetisi atau permainan edukatif.

Membantu siswa menemukan tujuan belajar dan mengembangkan potensi serta bakat yang dimiliki, menumbuhkan sikap optimisme dan rasa percaya diri, membuat siswa lebih yakin dengan kemampuan dirinya sendiri.

Membuat siswa lebih eksploratif dan kritis dalam menggali kemampuan dan menghadapi tantangan belajar, mengajarkan siswa agar tidak mudah menyerah dan terus berusaha meskipun menghadapi kesulitan.

Meningkatkan prestasi belajar melalui penghargaan dan penguatan positif yang mendorong siswa untuk berusaha lebih keras, memberikan dorongan dan arah yang jelas dalam belajar sehingga siswa dapat fokus mencapai tujuan yang diinginkan.

Motivasi belajar mendorong siswa untuk belajar dengan tekun, meningkatkan minat belajar, dan membantu mereka mencapai hasil belajar yang optimal,” ujar Hanuebi.

Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Yoppi Yoram Hanuebi, S.Pd saat meninjau pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Jenjang SMP Tahun Pelajaran 2024/2025 di SMP YPPK Teruna Mulia Jayapura. (TIFAPOS/La Ramah)

Kesempatan tersebut, Hanuebi meminta guru fokus pada tujuan pembelajaran, seberapa baik siswa mencapai hasil belajar dan bagian mana yang perlu diperbaiki, bahkan bisa diajukan dalam bentuk pertanyaan untuk mendorong refleksi diri siswa.

Berikan umpan balik tepat waktu terutama saat proses pembelajaran berlangsung agar siswa dapat segera memperbaiki dan menerapkan saran sebelum tugas berikutnya.

Berikan contoh konkret apa yang sudah baik dan apa yang harus diperbaiki beserta langkah praktisnya, sertakan pujian pada aspek positif sekaligus saran perbaikan secara objektif tanpa menghakimi siswa secara pribadi.

Berikan umpan balik secara rutin dengan standar yang sama agar siswa merasa didukung dan termotivasi terus belajar, gunakan bahasa sederhana dan berikan arahan yang jelas sehingga siswa tahu apa yang harus dilakukan untuk meningkatkan hasil belajar mereka.

Ia juga menekankan agar guru menggunakan metode pembelajaran yang menarik dan variatif agar siswa tidak bosan, seperti diskusi, kuis, atau permainan edukatif.

Membuat siswa aktif dalam pembelajaran dengan melibatkan mereka dalam pemecahan masalah dan proyek kelas, memanfaatkan media pembelajaran interaktif dan visual yang memudahkan pemahaman materi.

Menciptakan kompetisi sehat yang memacu semangat belajar, misalnya cerdas cermat dengan hadiah atau nilai tambahan, menjelaskan pentingnya belajar dan mengaitkan materi dengan minat serta tujuan siswa agar mereka merasa belajar itu bermakna.

Memberikan dukungan emosional dan membangun hubungan positif antara guru dan siswa untuk meningkatkan motivasi intrinsik, dengan harapan motivasi belajar peserta didik dapat meningkat secara signifikan

“Hal ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, memberikan contoh pribadi yang baik, hingga menetapkan program-program yang menarik dan inovatif,” ujar Hanuebi.

Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Yoppi Yoram Hanuebi, S.Pd bersama siswa. (TIFAPOS/La Ramah)

Terkait pelaksanaan ASAJ Tahun Pelajaran 2024/2025 khususnya kelas 3, dikatakan Hanuebi, hingga hari ketiga pelaksanaannya berjalan lancar, baik dari pengawas, peserta didik, maupun sarana dan prasarana ujian.

Sebanyak 4.444 dari 52 sekolah baik negeri maupun swasta yang mengikuti ASAJ diajak agar tidak hanya terfokus melanjutkan sekolah ke jenjang SMA, tapi juga ke SMK.

Hanuebi menambahkan, asesmen sumatif berperan sebagai modal penting dalam pengembangan belajar peserta didik karena berfungsi untuk mengukur pencapaian hasil belajar secara menyeluruh setelah proses pembelajaran selesai.

Asesmen ini memberikan data yang valid tentang kemampuan dan pemahaman peserta didik terhadap tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan.

Fungsi utama asesmen sumatif sebagai alat ukur pencapaian hasil belajar peserta didik dalam satu atau lebih tujuan pembelajaran pada periode tertentu.

Memberikan nilai capaian hasil belajar yang dapat dibandingkan dengan kriteria yang sudah ditetapkan. Menjadi dasar untuk menentukan kelanjutan proses belajar, seperti kenaikan kelas atau kelulusan.

Selain itu, hasil asesmen sumatif juga memberikan umpan balik yang berharga bagi guru untuk mengevaluasi efektivitas metode pengajaran dan merancang strategi pembelajaran berikutnya, sehingga proses belajar peserta didik dapat terus
dikembangkan dan diperbaiki.

Asesmen sumatif tidak hanya berfungsi sebagai evaluasi akhir, tetapi juga sebagai modal penting untuk memantau, mengidentifikasi, dan meningkatkan kualitas pembelajaran peserta didik secara berkelanjutan.

Asesmen Sumatif Akhir Jenjang SMP menggunakan Computer Based Test (CBT) adalah penilaian hasil belajar yang dilaksanakan secara daring dengan aplikasi CBT yang bisa diakses melalui komputer, laptop, atau perangkat Android.

Pelaksanaan CBT ini bertujuan untuk membuat proses ujian lebih efektif, efisien, dan meminimalkan potensi kecurangan siswa. Soal ujian disiapkan secara digital sehingga tidak perlu dicetak, dan hasil penilaian bisa diperoleh lebih cepat dan akurat.

Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Yoppi Yoram Hanuebi, S.Pd dan Kepala SMP YPPK Teruna Mulia Jayapura, Petrus Salestinus Koli, S.FIL. (TIFAPOS/La Ramah)

Kepala SMP YPPK Teruna Mulia Jayapura, Petrus Salestinus Koli, S.FIL, berharap peserta didiknya dapat melanjutkan ke jenjang SMA maupun SMK, dengan rajin belajar.

“Siswa kami yang mengikuti ujian asesmen ada 26 orang. Kami satu ruang ujian. Kami berikan pengayaan dua bulan terakhir sehingga anak-anak mengerjakan soal dengan baik dan lancar,” ujar Koli.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *