Beranda / Ragam Berita / Tingkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, LPTQ Kota Jayapura gelar STQ

Tingkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, LPTQ Kota Jayapura gelar STQ

Wakil Wali Kota Jayapura, Ir. H. Rustan Saru, M.M meresmikan STQ ke-28 tingkat Kota Jayapura ditandai dengan penabuhan rebana. (TIFAPOS/La Ramah)

TIFAPOS.id – Dengan rasa syukur dan bangga, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an atau LPTQ Kota Jayapura mengadakan Seleksi Tilawatil Qur’an ke-28 tahun 2025.

Kegiatan berlangsung dua hari dari 26 s.d 27 April 2025 diikuti lima distrik di wilayah Kota Jayapura, untuk meningkatkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an sekaligus mengasah kemampuan soft skill di bidang tilawatil Qur’an.

Tema dalam kegiatan tersebut yaitu ‘Melalui Seleksi Tilawatil Qur’an, Kita Wujudkan Masyarakat Kota Jayapura yang Berakhlak, Religius, dan Menjunjung Keluhuran Adat Istiadat Menuju Jayapura Emas.

Lomba yang diadakan di Pondok Pesantren Darul Qur’an Wadda’wah Argapura, meliputi Tilawatil Qur’an (dua golongan putra-putri) dan Hifzh Al-Qur’an (lima golongan putra-putri), dengan kategori siswa, dengan jumlah peserta sebanyak 48 orang terdiri dari 20 orang Tilawah dan 28 orang Hifzh.

Kegiatan ini merupakan program LPTQ Kota Jayapura yang sudah menjadi agenda rutin tahunan guna melahirkan bibit muda penghafal Al-Qur’an, meningkatkan syiar Islam dan Ukhuwah antar antar umat.

Selain itu, mendorong minat dan bakat generasi muda dalam mempelajari Al-Qur’an, memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa melalui kegiatan STQ.

Serta menghasilkan para juara 1 dan terbaik dalam STQ tingkat kota untuk berlaga pada STQ ke-28 tingkat provinsi pada 13 s.d 15 Juni 2025.

“LPTQ berperan besar dalam meningkatkan literasi dan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an melalui berbagai program dan event seperti STQ,” ujar ketua panitia kegiatan Hidayat Higani, S.Pd.I., M.Pd.

Wakil Wali Kota Jayapura, Ir. H. Rustan Saru menyerahkan piala bergilir kepada panitia STQ ke-28 tingkat Kota Jayapura. (TIFAPOS/La Ramah)

Ketua Umum LPTQ Kota Jayapura, Dr. Drs. Fahrudin Pasolo, M.Si, mengatakan STQ tidak hanya ajang lomba, tapi juga sarana mempererat silaturahmi dan menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an di kalangan peserta dan masyarakat.

Ia juga mengatakan, Al-Qur’an mengajarkan kebenaran-kebenaran dan dan tata nilai yang sifatnya universal dan kekal, yang harus diyakini dan diamalkan oleh setiap muslim di manapun berada, dan zaman apapun hidup, namun mempunyai kemampuan dan kelenturan untuk menampung keanekaragaman.

STQ mempunyai dampak yang luas antara lain terhadap pengembangan bakat dan kemampuan di bidang seni baca, menghafal, dan kemampuan memaknai ilmu-ilmu Al-Qur’an, sehingga melahirkan generasi emas muslim terutama di Kota Jayapura.

“Kepada pada peserta STQ yang saya banggakan, teruslah jadikan Al-Qur’an sebagai teman dekatmu, sahabat harimu, dan cahaya malam-malammu . Bacalah Al-Qur’an dengan cinta, hafalkan dengan sabar, dan amalkan dengan penuh iman,” ujar Fahrudin.

Kesempatan tersebut, Fahrudin berharap Kafilah Kota Jayapura harus menjadi ikon kebanggaan. Tidak hanya menang di arena provinsi tapi juga mampu bersaing di level nasional.

Ia juga berharap, untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, pendekatan yang efektif termasuk menciptakan suasana kondusif, metode belajar menyenangkan, menjadi contoh yang baik, dan memberikan doa serta dukungan, terutama bagi anak-anak dan generasi muda.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jayapura, Hj. Ani Matdoan, S.Ag., M.M memberikan sambutan pada STQ ke-28 tingkat Kota Jayapura. (TIFAPOS/La Ramah)

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jayapura, Hj. Ani Matdoan, S.Ag., M.M, mengatakan STQ bukan hanya ajang mencari siapa yang paling merdu suaranya, paling tepat tajwidnya, atau paling luas hafalannya, tapi STQ adalah panggung dakwah, tempat lahirnya generasi Qur’ani yang akan menjadi cahaya di tengah masyarakat.

Ia juga mengatakan, Kementerian Agama Kota Jayapura menyadari bahwa tugas membangun bangsa tidak cukup hanya dengan pembangunan fisik, tapi juga pembangunan iman, akhlak, dan karakter.

“Dan, STQ adalah salah satu media yang
sangat efektif. Tentu saja, acara seperti ini hanya bisa berjalan dengan baik karena adanya kerja sama semua pihak, baik Pemkot Jayapura, LPTQ, KUA, para penyuluh agama, ormas Islam, para guru mengaji, dan seluruh elemen masyarakat,” ujar Ani.

Untuk itu, ia berharap dari STQ ini akan lahir duta-duta Qur’an Kota Jayapura yang bukan
hanya tampil memukau di panggung lomba, tapi juga menjadi teladan akhlak di tengah
masyarakat.

“Siapa tahu, dari tempat ini akan lahir juara nasional hingga internasional dari Jayapura untuk Indonesia, dari Papua untuk dunia!. Mari kita jaga nama baik Kota Jayapura, kita bangun citra sebagai kota damai, kota toleran, kota religius, dan kota yang penuh dengan generasi Qur’ani. Mari kita buktikan bahwa Kota Jayapura bukan hanya indah panoramanya, tapi juga dalam iman dan moralnya,” ujar Ani.

Wakil Wali Kota Jayapura, Ir. H. Rustan Saru, M.M dan kolega foto bersama pada STQ ke-28 tingkat Kota Jayapura. (TIFAPOS/La Ramah)

Wakil Wali Kota Jayapura, Ir. H. Rustan Saru, M.M, mengatakan STQ menjadi salah satu cara strategis LPTQ untuk mengembangkan kecintaan dan pengamalan Al-Qur’an secara luas, sehingga dibutuhkan kerja kolaboratif.

Ia berpesan kepada panitia dan dewan hakim agar berlaku adil, melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, amanah, dan menjunjung tinggi kejujuran.

“Jangan ada keberpihakan karena kekerabatan, asal wilayah, dan atau afiliasi. Penilaian harus jujur, objektif, dan transparan karena kita tidak tidak sedang mencari pemenang lokal, tetapi duta Qur’an terbaik yang akan mewakili Kota Jayapura ke tingkat provinsi dan nasional,” ujar Rustan.

Kesempatan tersebut, Rustan meminta pengurus LPTQ Kota Jayapura melakukan pembinaan yang berkelanjutan dan sinergi dengan berbagai pihak, karena LPTQ memiliki peran strategis dalam membimbing, membina, dan menyiapkan SDM Qur’ani sebagai pondasi religius dan moral bangsa.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *