Kepsek SMA Negeri 4 Jayapura, Anton Djoko Martono, S.Pd, M.Pd dan peserta didiknya. (TIFAPOS/Ramah)
TIFAPOS.id – Tim peneliti belia bidang ilmu hayati SMA Negeri 4 Jayapura, Kota Jayapura, Papua, berhasil meraih juara 3 di Lomba Peneliti Belia (LPB) Nasional 2024.
Dua perwakilan SMA Negeri 4 Jayapura, yakni Benedicta Rushita Riabrata siswi kelas 12I dan Franscisco Mahaputra Suwandeis Manami Satya siswa kelas 12F.
LPB 2024, memiliki tujuh bidang penelitian yang berbeda-beda diantaranya, fisika, matematika, komputer, ekonomi, sosiologi, lingkungan, dan ilmu hayati.
Lomba tersebut diselenggarakan oleh Center for Young Scientists di Function Hall Universitas Multimedia Nusantara, Tangerang, Banten, Kamis (5/12/2024).
Kesempatan tersebut, Benedicta Rushita Riabrata mengaku bangga bisa terlibat, karena dapat menambah wawasan.
Ia juga mengatakan, hal paling penting adalah proses dan semangat menjalani proses tersebut.
“Saya sangat bersyukur dan bangga mendapatkan kesempatan ini, karena perjuangan kami juga tidak mudah,” ujar Benedicta ditemui di SMAN 4 Jayapura, Senin (9/12/2024).
Selain itu, ia juga menyampaikan terima kasih kepada guru dan kepala sekolah SMAN 4 Jayapura serta pihak lain yang sudah membantu.
“Kami menggunakan tanaman endemik khas Papua untuk menurunkan angka prevalensi malaria di Papua mengingat tingginya kasus malaria,” ujar Benedicta.
Senada Benedicta, Franscisco Mahaputra Suwandeis Manami Satya siswa kelas 12F mengaku sempat ragu mengikuti lomba LPB 2024, yang diikuti 60 peserta.
“Puji Tuhan kami sampai ke tingkat nasional dan menjadi finalis dari 60 peserta lainnya. Kami bangga mewakili Papua,” ujar Francisco.
Francisco berharap kesuksesan mereka di tingkat nasional dan internasional dapat diikuti peserta didik di Papua khususnya SMA Negeri 4 Jayapura.
Kepala SMA Negeri 4 Jayapura, Anton Djoko Martono, S.Pd, M.Pd mengatakan, peserta didiknya yang mengikuti lomba LPB 2024, telah mengikuti seleksi tingkat kota dan provinsi.
“Saya berharap agar prestasi yang telah dicapai oleh tim peneliti belia kami. Persiapan mereka lima hari untuk mengikuti lomba, dan mereka mempresentasikan hasil karya dalam bahasa Inggris,” ujar Anton.
Selanjutnya, Benedicta Rushita Riabrata dan Franscisco Mahaputra Suwandeis Manami Satya, akan mengikuti seleksi LPB tingkat internasional.






