Beranda / Ragam Berita / Tes Kesamaptaan Jasmani Polresta Jayapura Kota, wajib semua personel

Tes Kesamaptaan Jasmani Polresta Jayapura Kota, wajib semua personel

Kabag SDM Polresta Jayapura Kota, Kompol I Nengah S. Gapar, S.Sos bersama kolega pada kegiatan Tes Kesamaptaan Jasmani. (TIFAPOS/Istimewa)

 

Ringkasan Berita

• Polresta Jayapura Kota gelar Tes Kesamaptaan Jasmani (TKJ) 4 s.d 6 Februari 2026.

• Syarat pengembangan karier, kenaikan pangkat, dan Dikbangpers/pendidikan kejuruan Polri.

• Momentum tingkatkan profesionalisme dan kamtibmas.

 

KEPOLISIAN Resor Kota (Polresta) Jayapura Kota, menggelar Tes Kesamaptaan Jasmani (TKJ) bagi seluruh personelnya dari 4 s.d 6 Februari 2026.

Kegiatan ini bertujuan mengukur kemampuan fisik personel serta menjadi syarat pengembangan karier dan persiapan pendidikan pengembangan kemampuan personel (Dikbangpers).

Tes dilaksanakan oleh Bagian Sumber Daya Manusia (SDM) Polresta Jayapura Kota di Lapangan SPN Polda Papua.

Seluruh personel, mulai dari Perwira, Bintara, hingga anggota Polsek jajaran, wajib mengikuti. Kegiatan ini menekankan pentingnya kebugaran fisik dalam menjalankan tugas kepolisian sehari-hari.

Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen, S.I.K., M.H., CPHR melalui Kabag SDM Polresta Jayapura Kota, Kompol I Nengah S. Gapar, S.Sos, mengatakan TKJ merupakan agenda rutin untuk memastikan personel tetap prima.

“Tes ini wajib diikuti semua personel. TKJ sangat krusial agar kami siap menghadapi tugas pengamanan, pelayanan masyarakat, dan penanganan kejahatan di wilayah Jayapura Kota,” tegas Kompol Nengah dalam rilis yang dikeluarkan Humas Polresta Jayapura Kota di Jayapura, Rabu, 4 Februari 2026.

Materi tes mencakup lari 12 menit, push-up, sit-up, pull-up, serta lari shuttle run. Setiap peserta dievaluasi secara ketat untuk mengukur daya tahan, kekuatan otot, dan kecepatan.

“Saya harap semua mengikuti dengan sungguh-sungguh. Hasilnya akan jadi data penting untuk program latihan ke depan,” tambahnya.

Kompol Nengah juga mengatakan, TKJ tidak hanya soal kebugaran semata, namun hasil tes menjadi salah satu syarat mutlak untuk kenaikan pangkat.

Personel yang ingin mengikuti Dikbangpers atau pendidikan kejuruan di lingkungan Polri juga harus lulus standar minimum.

“Ini bagian dari komitmen Polresta Jayapura Kota membangun SDM polisi yang profesional dan tangguh,” ujar Kompol Nengah.

Kompol Nengah menambahkan, kegiatan ini juga selaras dengan arahan Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang menekankan peningkatan kualitas fisik personel.

Di tengah tantangan keamanan di Papua, seperti pengamanan perbatasan dan stabilitas sosial, kebugaran personel krusial.

Tahun lalu, Polresta Jayapura Kota mencatat peningkatan performa personel pasca-TKJ serupa, dengan 85% peserta mencapai nilai prima.

Kompol Nengah berharap, hasil TKJ akan dianalisis untuk menyusun program fitness berkala. Personel dengan nilai rendah akan mendapat bimbingan khusus.

“Kami ingin semua polisi Jayapura Kota jadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang optimal. Kebugaran fisik adalah fondasi utama,” ujar Kompol Nengah.

Selain itu, TKJ ini menjadi momentum bagi personel Polresta Jayapura Kota untuk terus meningkatkan profesionalisme.

Sehingga, fisik yang prima siap menghadapi dinamika tugas, karena masyarakat mengharapkan polisi tetap tangguh dalam menjaga kamtibmas.

“Tugas harian seperti patroli dan pengawalan sering butuh stamina tinggi,” ujar Kompol Nengah.

(ldr/edgard)

 

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *