Beranda / Ragam Berita / Sukses gerakkan perekonomian syariah, BI Papua apresiasi LAZ As Salam Jayapura

Sukses gerakkan perekonomian syariah, BI Papua apresiasi LAZ As Salam Jayapura

Direktur LAZ As Salaam Jayapura Mohamad Huri, S.KM, M.Kes menerima apresiasi dari BI Papua. (TIFAPOS/Istimewa)

TIFAPOS.id – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Papua mengapresiasi LAZ As Salaam Jayapura setelah sukses menorehkan prestasi dalam menggerakkan perekonomian syariah.

Penghargaan itu diberikan Kepala KPwBI Papua Faturachman dalam kegiatan Pertemuan Tahunan Bank Indonesia di Ballroom Lantai 3 Kantor BI Papua, Kota Jayapura, Selasa (3/12/2024).

Direktur LAZ As Salaam Jayapura Mohamad Huri, S.KM, M.Kes mengatakan, meraih penghargaan sebagai lembaga pegiat ekonomi syariah terbaik.

“Penghargaan ini mendorong kami untuk terus memberikan pelayanan pada masyarakat, baik ekonomi dan keuangan yang menerapkan nilai dan prinsip syariah,” ujar Huri dalam rilisnya di Jayapura, Rabu (4/12/2024).

Ia juga mengatakan, LAZ As Salaam Jayapura mendukung pengendalian inflasi, mendorong pertumbuhan ekonomi, pengembangan potensi daerah, dam implementasi berbagai program strategis nasional dan daerah.

Direktur LAZ As Salaam Jayapura Mohamad Huri, S.KM, M.Kes. (TIFAPOS/Istimewa)

“Tujuan ekonomi syariah adalah menciptakan sistem ekonomi yang sesuai dengan ajaran Islam, yaitu sistem yang berlandaskan prinsip-prinsip keadilan, keseimbangan, dan kemaslahatan,” ujar Huri.

Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2024 mengangkat tema ‘Sinergi Memperkuat Stabilitas dan Transformasi Ekonomi Nasional’, dihadiri forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) serta lembaga dan mitra BI Papua.

Kesempatan tersebut juga disampaikan empat program dalam memperkuat sinergitas lintas sektoral, yakni menjaga stabilitas harga (keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, komunikasi efektif).

Selanjutnya, memperkuat struktur perekonomian dengan mengembangkan sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru (non pertambangan), pemberdayaan pelaku ekonomi UMKM dengan fasilitas peningkatan akses pembiayaan dan peningkatan daya saing.

Kemudian, meningkatkan inklusifitas dan efisiensi baik secara konvensional maupun syariah yang diperkuat dengan upaya digitalisasi.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *