Beranda / Ragam Berita / SMP Pembangunan V Yapis Waena jadi percontohan praktik baik penyelarasan visi dan misi dengan pembelajaran mendalam

SMP Pembangunan V Yapis Waena jadi percontohan praktik baik penyelarasan visi dan misi dengan pembelajaran mendalam

Kepala sekolah jenjang SMP, SMA, SMK foto bersama usai pelatihan pembelajaran mendalam bagi kepala sekolah. (TIFAPOS/Istimewa)

 

KELOMPOK Kerja Kepala Sekolah menggelar pelatihan pembelajaran mendalam bagi kepala sekolah, dengan agenda studi tiru praktik baik dalam penyelarasan visi dan misi dengan pembelajaran mendalam.

Kegiatan yang difasilitasi Balai Guru dan Tenaga Kependidikan Papua berlangsung di aula SMP Pembangunan V Yapis Waena, Perumnas I, Kota Jayapura, Kamis, 21 Agustus 2025, diikuti kepala sekolah jenjang SMP, SMA, dan SMK dari 34 sekolah.

Kepala SMP Pembangunan V Yapis Waena, Irmansyah, S.Pd., Gr mengatakan, penyelarasan visi dan misi dengan metode kolaboratif.

“Dari semua sekolah yang ikut pelatihan, hanya kami menyelaraskan visi dan misi dengan pembelajaran mendalam,” ujar Irmansyah di SMP Pembangunan V Yapis Waena, Senin, 25 Agustus 2025.

Penyelarasan ini melibatkan perumusan ulang visi, misi, dan tujuan sekolah agar selaras dengan pendekatan pembelajaran mendalam yang menanamkan eksplorasi, kolaborasi, refleksi, dan inovasi dalam proses belajar mengajar.

Visi yang baik memberikan panduan dan motivasi yang berfokus pada mutu dan karakter pembelajaran mendalam atau deep learning, yang wajib diikuti sekolah yang mendapatkan dana BOS Kinerja dan BOS Prestasi.

Sedangkan misi menjadi langkah strategis nyata untuk mencapai visi tersebut dengan melibatkan seluruh warga sekolah secara kolaboratif, sehingga meningkatkan rasa kepemilikan dan komitmen terhadap implementasi pembelajaran mendalam.

SMP Pembangunan V Yapis Waena mengintegrasikan karakter dan keterampilan abad 21 langsung ke dalam pembelajaran sehari-hari, tanpa memisahkan komponen pembelajaran mendalam sebagai bagian terpisah.

Guru-gurunya, dilatih untuk mendesain pembelajaran yang mendorong pemikiran kritis, proyek kolaboratif, dan refleksi diri, sehingga siswa tidak hanya menguasai materi tetapi juga mengembangkan kompetensi karakter yang kuat.

“Visi sekolah ini mencerminkan komitmen terhadap kualitas pendidikan yang berimbang antara akademik, karakter, dan kepedulian lingkungan, selaras dengan prinsip pembelajaran mendalam,” ujar Irmansyah.

Dia juga mengatakan, penyelarasan diawali dengan analisis lingkungan sekolah, perumusan ulang visi dan misi berdasarkan masukan seluruh stakeholder.

Serta pendampingan berkelanjutan untuk memastikan visi, misi, dan tujuan relevan dengan kondisi serta kebijakan pendidikan nasional.

Hasilnya adalah visi dan misi sekolah yang dimiliki bersama, menjadi fondasi pengambilan keputusan dan praktik pembelajaran yang mengedepankan pemahaman mendalam bagi peserta didik, dengan kesiapan menghadapi tantangan masa depan.

Adapun visi SMP Pembangunan V Yapis Waena sebelumnya adalah “terbentuknya profil pelajar Pancasila yang memiliki kompetensi abad 21 dan berwawasan lingkungan”.

Setelah diselaraskan dengan pembelajaran mendalam, visi tersebut berubah menjadi “mewujudkan SMP Pembangunan V Yapis Waena sebagai sekolah yang berkarakter Islami, berwawasan global, terampil, adaptif, berbudaya melalui pembelajaran konstektual yang memuliakan di era digital”.

“Ini kami padukan dengan hasil raport pendidikan yang mengalami penurunan, sehingga dengan visi ini dengan harapan meningkatkan raport pendidikan,” ujar Irmansyah.

Irmansyah yang dipercayakan sebagai ketua koordinator kegiatan pelatihan pembelajaran mendalam bagi kepala sekolah berharap, para kepala sekolah dapat meningkatkan kompetensi dan pemahaman mereka dalam mengimplementasikan metode pembelajaran yang inovatif dan efektif.

Diharapkan juga kepala sekolah mampu menjadi agen perubahan di sekolah masing-masing, memimpin guru serta tenaga pendidik untuk menerapkan pembelajaran berbasis deep learning yang lebih adaptif, kritis, dan kreatif.

Selain itu, memperkuat kolaborasi antar kepala sekolah dan stakeholder pendidikan untuk berbagi pengalaman dan strategi terbaik dalam menghadapi tantangan pembelajaran di era digital saat ini.

“Semoga melalui peningkatan kapasitas ini, kualitas pendidikan di sekolah-sekolah dapat meningkat signifikan sehingga mendukung tercapainya tujuan pendidikan nasional,” ujar Irmansyah.

 

(rdn)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *