Plt. Dispora Kota Jayapura, Abdul Majid, S.Pd., M.M.Pd bersama tim SMPN 2 Jayapura yang berhasil meraih juara 1. (TIFAPOS/La Ramah)
TIFAPOS.id SMP Negeri 2 Jayapura meraih juara 1 di turnamen sepak bola Wali Kota Cup I 2025 setelah mengalahkan SMP YPK Diaspora Kotaraja di final dengan skor 2-1.
SMP Negeri 2 Jayapura berhasil meraih juara 1 dalam ajang sepak bola tingkat SMP/MTs se-Kota Jayapura yang digelar di Lapangan Sepak Bola SMA YPPK Taruna Darma Jayapura, Sabtu (10/5/2025).
Keberhasilan ini mendapat apresiasi dari pihak sekolah khususnya kepala sekolah dan guru, yang berharap prestasi ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan melalui regenerasi pemain berkemampuan tinggi.
Wakil Kepala Sekolah Urusan Kesiswaan, Dra. Polin Timisela mewakili Kepala SMP Negeri 2 Jayapura, Dorthea Carolien Enok, S.Pd, mengatakan keberhasilan peserta didiknya dalam meraih juara 1 sepak bola menunjukkan perkembangan positif.
Hal itu sejalan dalam pembinaan olahraga di tingkat sekolah dalam memajukan prestasi siswa di bidang olahraga, yang diharapkan dapat menjadi ajang pencarian bakat pemain sepak bola masa depan Indonesia.
Ia juga mengatakan, tim sepak bola SMP Negeri 2 Jayapura, melakukan persiapan dengan latihan rutin dan fokus pada penguatan kerja sama tim serta strategi permainan untuk menghadapi turnamen Wali Kota Cup I 2025, yang akhirnya berhasil membawa mereka meraih juara 1.

Selain itu, siswa yang tergabung dalam tim sepak bola sekolah mengikuti latihan intensif dan teratur. Mereka fokus pada pengembangan teknik, fisik, dan strategi bertanding agar siap menghadapi lawan.
Sekolah juga memberikan dukungan fasilitas latihan yang memadai dan memotivasi siswa untuk disiplin serta bersemangat dalam berlatih. Pendekatan ini membantu siswa tampil maksimal sehingga berhasil meraih juara 1 pada turnamen tersebut.
Strategi dalam meraih prestasi di bidang olahraga, dijelaskan Polin, yaitu melaksanakan pembinaan atlet secara sistematis, terarah, dan berkelanjutan sejak usia dini dengan program latihan yang disesuaikan dengan tahap perkembangan dan kebutuhan cabang olahraga tertentu.
Sekolah juga menyediakan pelatih profesional yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi keolahragaan untuk membimbing siswa secara optimal.
Tersedianya sarana dan prasarana olahraga yang memadai untuk mendukung latihan dan pengembangan kemampuan atlet dan manajemen latihan, keuangan, dan administrasi secara baik untuk memastikan kelancaran pembinaan dan partisipasi dalam kompetisi.
Selain itu, pemantauan dan evaluasi kondisi atlet secara berkala untuk meningkatkan kualitas latihan dan prestasi dan mendorong motivasi serta disiplin siswa dalam berlatih serta menciptakan lingkungan yang mendukung pengembangan bakat olahraga.
“Strategi ini sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Jayapura sebagai pusat pembinaan atlet berprestasi melalui pendekatan yang terpadu dan profesional,” ujar Polin.

Ia juga mengatakan, pembina dan pembimbing di SMP Negeri 2 Jayapura berperan penting dalam prestasi siswa dengan cara membimbing, membina, dan memberikan arahan yang sistematis serta terencana.
Mereka tidak hanya mengajarkan keterampilan teknis olahraga, tetapi juga menanamkan nilai-nilai seperti disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan motivasi untuk berprestasi.
Pembina berfungsi sebagai motivator, fasilitator, dan konsultan yang mendampingi siswa dalam proses latihan dan kompetisi, sehingga siswa dapat mengembangkan kreativitas, kemandirian, dan semangat juang secara optimal.
Pembimbing juga mengelola latihan dengan strategi yang terarah untuk memaksimalkan potensi siswa dalam bidang olahraga. Peran ini mendukung siswa SMP Negeri 2 Jayapura meraih prestasi para turnamen tersebut dan cabang olahraga lainnya.
Selain itu, tim sepak bola SMP Negeri 2 Jayapura dipilih melalui seleksi internal sekolah dan dilatih untuk mengikuti turnamen Wali Kota Cup I 2025 yang dilaksanakan dari tanggal 2 s.d 9 Mei 2025.
Proses seleksi melibatkan pengujian keterampilan teknis, fisik, dan mental para calon atlet untuk memastikan mereka memenuhi standar cabang olahraga sepak bola.
Pelatihan ini didukung oleh pelatih yang kompeten dan fasilitas latihan yang memadai agar para pemain dapat berkembang optimal dan siap bertanding di kejuaraan.
“Proses ini mengikuti tahapan pembinaan prestasi olahraga yang meliputi identifikasi bakat, program latihan jangka pendek hingga jangka panjang, serta pemenuhan gizi dan evaluasi berkala untuk memaksimalkan potensi atlet,” ujar Polin.

Kesempatan tersebut, dikatakan Polin, reaksi siswa dan guru SMP Negeri 2 Jayapura setelah meraih juara 1 para turnamen Wali Kota Cup I 2025 sangat antusias dan penuh kebanggaan.
Kemenangan tim sepak bola mereka sangat positif dan penuh semangat, terlihat dari antusiasme mereka mendukung tim hingga berhasil juara dalam turnamen tingkat SMP se-Kota Jayapura.
Mewakili kepala sekolah, ia juga memberikan apresiasi atas prestasi ini, yang tentunya turut memotivasi siswa lain agar terus berprestasi, bukan hanya cabang sepak bola tapi pada cabang olahraga lainnya.
“Kami mengapresiasi perjuangan para siswa yang telah mengharumkan nama sekolah. Sekolah akan terus mendukung pengembangan bakat dan kemampuan siswa, baik di bidang akademik maupun non akademik,” ujar Polin.
Ia juga mengapresiasi peran suporter yang dianggapnya sangat penting dalam meningkatkan semangat tim sepak bola SMP Negeri 2 Jayapura, yang berfungsi sebagai ‘pemain kedua belas’ yang memberikan energi dan motivasi tambahan kepada para pemain di lapangan.
Kehadiran mereka yang antusias dengan nyanyian, teriakan, dan dukungan penuh dapat membangkitkan semangat juang tim, membuat suasana pertandingan menjadi hidup, dan meningkatkan performa pemain.
“Rasa cinta dan loyalitas suporter terhadap tim menciptakan ikatan emosional yang memperkuat motivasi para pemain untuk berjuang lebih keras demi kemenangan,” ujar Polin.

Ketua panitia turnamen sekaligus Sekretaris Disdikbud Kota Jayapura, Yoppi Hanuebi, S.Pd, mengatakan turnamen tersebut dilaksanakan rangka Hari Pendidikan Nasional 2025 dan mewujudkan visi dan misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jayapura periode 2025-2030.
Ia juga mengatakan, sebagai pengembangan minat dan bakat, wadah dan pengembangan potensi peserta didik khususnya SMP/MTs pada cabang olahraga, yang melibatkan sebanyak 16 sekolah baik SMP/MTs kelas 7 dan 8.
Selain itu, untuk menyeleksi atau memilih 18 peserta didik yang nantinya mewakili Kota Jayapura dalam ajang Gala Siswa Indonesia tingkat Provinsi Papua.
“Diharapkan melalui turnamen yang disponsori Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, memacu semangat peserta didik untuk melangkah lebih baik lagi ke depan karena adanya semangat, motivasi, dan dukungan,” ujar Hanuebi.
Ia juga mengatakan, sebanyak 48 sekolah jenjang SMP/MTs diharapkan ikut terlibat turnamen ke depannya, agar semakin banyak siswa yang mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan kemampuannya dalam bidang olahraga sepak bola.

Plt. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Rocky Bebena, S.Pd., M.Pd, mengapresiasi kepala sekolah yang sudah memberikan kesempatan kepada guru dan siswa ikut turnamen Wali Kota Cup I 2025.
Ia juga mengatakan, sepak bola efektif mencegah kenakalan remaja dengan menyediakan kegiatan positif yang mengalihkan mereka dari perilaku negatif seperti tawuran dan narkoba.
Melalui sepak bola, remaja dilatih kerja keras, disiplin, sportifitas, dan kekompakan tim, sekaligus membentuk karakter seperti pengendalian emosi dan kemampuan bersosialisasi.
Kegiatan rutin latihan sepak bola juga membuat remaja memiliki jadwal teratur sehingga mengurangi waktu senggang yang berpotensi menimbulkan kenakalan.

Selain itu, olahraga ini meningkatkan rasa percaya diri, harga diri, dan kesehatan fisik serta mental, yang semuanya berkontribusi pada pencegahan perilaku menyimpang.
Program sepak bola dijalankan sebagai upaya preventif untuk menekan kenakalan remaja dengan melibatkan komunitas dan institusi pendidikan, memberikan alternatif positif bagi energi dan kreativitas remaja.
Peran pelatih dan dukungan orang tua juga penting dalam menanamkan nilai-nilai tersebut agar anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang kuat dan berkarakter melalui pengalaman kompetisi sepak bola.
“Sepak bola bukan hanya olahraga tetapi juga sarana efektif pembentukan karakter dan pencegahan kenakalan remaja. Selamat kepada pemenang, mereka mendapatkan piala, uang pembinaan, dan sertifikat,” ujar Rocky.

Plt. Dispora Kota Jayapura, Abdul Majid, S.Pd., M.M.Pd, mengapresiasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura atas suksesnya penyelenggaraan Wali Kota Cup I 2025 tingkat SMP/MTs.
“Pemerintah Kota Jayapura terus memberikan panggung kepada anak-anak muda khususnya peserta didik pada cabang olahraga sepak bola, agar dapat mengembangkan bakatnya,” ujar Majid.






