Kepala Bidang Pembinaan SMA dan SMK Disdikbud Kota Jayapura Nur Jaya, S.Pd, M.Kp dan kolega panen hasil pertanian SMKN 7 Jayapura. (TIFAPOS/Ramah)
TIFAPOS.id – SMK Negeri 7 Jayapura, Kota Jayapura, Papua, merayakan kesuksesan besar atas panen hasil pertanian seperti kacang tanah dan singkong.
Sekolah yang terletak di Kampung Skouw, Distrik Muara Tami, panen hasil dari inisiatif ‘gerakan sekolah menanam’ yang mereka gagas.
Berkat kerja dan dedikasi siswa jurusan agribisnis dan holtikultura dan guru, panen kacang tanah dan singkong telah berhasil menghasilkan produksi yang memuaskan.
Kepala SMK Negeri 7 Jayapura, Gerda Wally, S.Pd mengatakan, kacang tanah ditanam di tanah seluas 10×12 meter selama empat bulan dan singkong dipanen setelah berusia enam bulan.

“Ini merupakan pembelajaran nyata atau kontekstual bagi siswa, mulai dari teori dan praktek,” ujar Wally di SMK Negeri 7 Jayapura, Jumat (6/12/2024).
Ia juga mengatakan, melalui gerakan sekolah menanam menjadi bagian dari upaya sekolah untuk mengenalkan pentingnya pertanian dan keberlanjutan kepada siswa.
“Siswa belajar dan berpartisipasi aktif dalam setiap tahap proses pertanian, mulai dari menanam benih hingga merawat tanaman,” ujar Wally.
Kepala Bidang Pembinaan SMA dan SMK Disdikbud Kota Jayapura Nur Jaya, S.Pd, M.Kp mengatakan, bukan tentang hasil tapi pembelajaran dan pengalaman berharga yang diberikan kepada siswa.
“Mereka belajar tidak hanya tentang bercocok tanam, tetapi juga tentang kerja tim, kesabaran, dan tanggung jawab,” ujar Nur Jaya.

Ia juga mengatakan, semakin memperkuat kesadaran akan pentingnya pertanian di kalangan generasi muda.
Selain itu, keberhasilan ini juga menjadi bukti nyata bahwa pendidikan yang holistik tidak hanya terfokus akademik semata.
Tetapi juga, pada keterampilan praktis dan nilai-nilai keberlanjutan yang akan membawa manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan.
Dengan harapan, menjadi inspirasi bagi siswa dan sekolah-sekolah lain untuk menerapkan program serupa dalam upaya mendukung pendidikan berkelanjutan dan kemandirian pangan di masa depan.






