Beranda / Ragam Berita / SMAS Mandala Trikora Jayapura gelar bimbingan teknis pembelajaran mendalam

SMAS Mandala Trikora Jayapura gelar bimbingan teknis pembelajaran mendalam

Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Rocky Bebena, S.Pd., M.Pd membuka bimbingan teknis pembelajaran mendalam di SMAS Mandala Trikora Jayapura dengan menabuh Tifa. (TIFAPOS/La Ramah)

 

Ringkasan Berita

• SMAS Mandala Trikora Jayapura mengadakan bimbingan teknis pembelajaran mendalam.

• Materi mencakup konsep dasar, praktik pembelajaran mendalam, growth mindset, asesmen, perencanaan, implementasi, refleksi, serta inkuiri kolaborasi.

• Peningkatan kualitas pendidikan dengan pendekatan inovatif, menumbuhkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif pada guru dan siswa.

 

SEKOLAH Menengah Atas Swasta (SMAS) Mandala Trikora Jayapura, Kota Jayapura, menyelenggarakan bimbingan teknis pendekatan pembelajaran mendalam selama empat hari, dari tanggal 2 hingga 5 Desember 2025.

Kegiatan ini berlangsung di Hotel Fox Jayapura dan diikuti oleh 50 peserta yang terdiri dari civitas akademika SMAS Mandala Trikora Jayapura, termasuk guru dan siswa, serta perwakilan dari sekolah mitra.

Bimbingan teknis ini menghadirkan narasumber nasional, Dr. Ninik Kristiani, M.Pd, yang merupakan Pengawas Cabang Dinas Pendidikan Kota Malang dan Kota Batu, Jawa Timur.

Dengan pengalaman luas di bidang pendidikan, Dr. Kristiani membagikan wawasan mendalam tentang implementasi pembelajaran mendalam di lingkungan sekolah.

Materi yang disampaikan mencakup berbagai aspek penting, mulai dari konsep dasar hingga praktik nyata di kelas.

Kepala SMAS Mandala Trikora Jayapura, Ferdinand J.D Assa, S.Si, M.Si, mengatakan kegiagan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui pendekatan inovatif yang menekankan kolaborasi dan kedalaman pembelajaran.

Selain itu, bimbingan teknis ini fokus pada topik-topik krusial seperti growth mindset, konsep dan kerangka pembelajaran mendalam, prinsip dan pengalaman belajar.

Serta, asesmen, perencanaan pembelajaran, implementasi dan refleksi pembelajaran mendalam, serta inkuiri kolaborasi.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap para guru dan siswa dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif, yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah kami,” ujar Ferdinand.

Ferdinand menambahkan, selama empat hari, peserta terlibat dalam sesi diskusi, workshop praktis, dan simulasi pembelajaran.

Narasumber Dr. Ninik Kristiani berbagi pengalaman dari daerahnya, yaitu pendekatan pembelajaran mendalam yang telah berhasil diterapkan untuk meningkatkan motivasi siswa dan hasil akademik.

Peserta juga diberikan kesempatan untuk berinteraksi langsung, bertukar ide, dan merencanakan implementasi di sekolah masing-masing.

Sehingga, berdampak baik bagi guru, siswa, dan lingkungan masyarakat, sehingga menghasilkan generasi yang mampu berprestasi baik di bidang akademik maupun non-akademik.

Selain itu, diharapkan siswa tidak hanya unggul dalam ujian, tetapi juga memiliki keterampilan hidup, empati, dan kemampuan beradaptasi di era digital.

“SMAS Mandala Trikora Jayapura berkomitmen untuk terus berinovasi dalam pendidikan, memastikan bahwa setiap siswa mendapat pembelajaran yang bermakna dan berkesan,” ujar Ferdinand.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Rocky Bebena, S.Pd., M.Pd, menegaskan inti dari pembelajaran mendalam adalah kolaborasi antara guru dan siswa untuk menciptakan konsep kelas yang menarik dan pembelajaran yang menginspirasi.

“Pendidikan bukan hanya tentang transfer pengetahuan, tetapi juga tentang membentuk karakter siswa. Kami menekankan pentingnya pendidikan karakter sebagai fondasi untuk perubahan positif di masyarakat,” ujar Rocky.

Rocky berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk transformasi pendidikan di Kota Jayapura, khususnya di SMAS Mandala Trikora Jayapura dalam menghadapi tantangan global seperti perkembangan teknologi dan perubahan sosial.

 

 

(ldr)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *