Plt. Kepala SMAN 7 Jayapura, Parjan, S.Pd., M.Pd mendampingi Kadisdikbud Kota Jayapura, Rocky Bebena, S.Pd., M.Pd menyalakan lilin kue ulang tahun sekolah. (TIFAPOS/La Ramah)
Ringkasan Berita
• SMAN 7 lahir dari penggabungan SMA Kopri dan PGRI.
• Integrasikan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat sebagai budaya sekolah untuk siswa positif.
• Dua tahun terakhir fokus membangun karakter siswa unggul, peduli lingkungan, melalui pendidikan holistik.
SMA Negeri 7 Jayapura, Kota Jayapura, memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-2 di halaman sekolah, Rabu, 22 April 2026.
Acara bertema “Dua Tahun Berkarya, Menguatkan Karakter, Menuju Generasi Unggul, Bermartabat, dan Berwawasan Lingkungan”, ini menjadi momen refleksi.
Kegiatan ini dihadiri peserta, termasuk murid, alumni, komite sekolah, pengawas pembina, orang tua siswa, serta tamu undangan. Mereka mengenakan pakaian adat Papua dan batik nusantara.
Halaman sekolah berubah menjadi panggung seni yang penuh warna, dimeriahkan penampilan tari kreasi siswa dan fashion show bertema adat modern.
Plt. Kepala SMAN 7 Jayapura, Parjan, S.Pd., M.Pd, mengatakan SMAN 7 lahir dari penggabungan dua sekolah hebat, SMA Kopri dan PGRI.
“Dua tahun ini, kami telah berkarya membangun karakter siswa yang unggul dan peduli lingkungan, dan terus mengembangkan generasi bermartabat melalui pendidikan holistik,” ujar Parjan.
Staf Ahli Wali Kota Jayapura sekaligus mantan Kepala SMA PGRI Jayapura, Dr. Robert Johan Betaubun, S.Pd., M.M, berpesan agar murid belajarlah dengan giat, karena kesuksesan dimulai dari disiplin dan ketekunan.
“Guru-guru di sini ingin kalian semua hebat, jadi jangan sia-siakan kesempatan,” ujar Robert.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Rocky Bebena, S.Pd., M.Pd, menekankan integrasi tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat sebagai budaya sekolah untuk membentuk siswa positif.
“Kebiasaan ini mencakup bangun pagi untuk memulai hari efisien, beribadah taat demi kesehatan jiwa, olahraga rutin agar tubuh kuat, makan sehat bergizi, gemar belajar, serta bermasyarakat aktif dengan peduli sesama,” ujar Rocky.
Menurutnya, kebiasaan tersebut mendukung pengembangan fisik, mental, emosional, dan sosial. Misalnya, bangun pagi tingkatkan produktivitas, sementara bermasyarakat bangun empati dan kolaborasi. Disiplin murid dan guru adalah kunci utama.
“Saya berharap HUT ini memperkuat SMAN 7 sebagai pionir pendidikan berkarakter di Kota Jayapura, dengan siswa yang siap bersaing di era global sambil menjaga lingkungan,” ujar Rocky.
(ldr)










