Kepala SMAN 4 Jayapura, Widya Kusmayanti, S.Pd., M.Pd bersama kolega foto bersama pada acara lepas 2025 sambut 2026. (TIFAPOS/La Ramah)
Ringkasan Berita
• Kebersamaan sebagai fondasi dalam menyukseskan pendidikan.
• Persepsi dan komitmen untuk sukses program 2026 dan majukan pendidikan SMAN 4.
• Selaras visi-misi Pemkot Jayapura, yaitu prioritas nol pungutan sekolah untuk pendidikan inklusif.
SUASANA hangat dan penuh kebersamaan menyelimuti Pantai Hamadi, Kota Jayapura, Papua, Kamis, 8 Januari 2026.
Civitas SMAN 4 Jayapura, termasuk komite sekolah, orang tua murid, mitra pendidikan, serta perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Jayapura, berkumpul dalam acara “lepas tahun 2025 sambut tahun 2026”.
Bertema “Grateful for the Journey, Wiser through the Lessons, and Entering New Year with Hope” atau “Bersyukur atas Perjalanan Ini, Lebih Bijaksana melalui Pelajaran-Pelajaran, dan Memasuki Tahun Baru dengan Penuh Harapan”, kegiatan ini menjadi momen refleksi dan semangat baru bagi civitas SMAN 4 Jayapura.
Acara yang dimulai pukul 10.00 Waktu Papua dengan doa bersama ini langsung disambut antusiasme peserta.
Pantai Hamadi yang berpasir putih dan diterpa angin sepoi menjadi latar sempurna untuk merayakan transisi tahun.
Kepala SMAN 4 Jayapura, Widya Kusmayanti, S.Pd., M.Pd, menekankan pentingnya kebersamaan sebagai fondasi utama.
“Kebersamaan itu penting. Kita harus menyatukan persepsi dan komitmen agar semua program kerja tahun ini berjalan lancar. Bersama, kita bisa memajukan pendidikan di SMAN 4 Jayapura,” ujar Widya.
“Dengan semangat tema yang diusung, diharapkan tahun 2026 membawa kemajuan signifikan bagi pendidikan lokal, bebas hambatan dan penuh inovasi,” sambungnya.
Kepala Bidang SMA/SMK Disdikbud Kota Jayapura, Batseba Itaar, S.Pd mewakili Kepala Dinas mengharapkan program yang telah direncanakan dapat terealisasi, terutama selaras dengan visi-misi Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura.
“Prioritas utama adalah tidak ada pungutan sekolah kepada peserta didik. Ini komitmen kita untuk pendidikan inklusif dan merata,” ujar Itaar.
Itaar menambahkan, kegiatan ini tidak hanya memperkuat solidaritas di SMAN 4 Jayapura, tapi juga menjadi contoh nyata kolaborasi stakeholder pendidikan di Kota Jayapura.
Ketua Komite SMAN 4 Jayapura, Jefri Robaha, S.E., M.P.W.K juga berharap program dan proses belajar mengajar tahun 2026 berjalan baik.
“Kerja sama dan satu hati dari semua pihak sebagai kunci memajukan pendidikan di Kota Jayapura khususnya SMAN 4,” ujar Robaha.
Selain itu, ia mengajak seluruh elemen sekolah untuk terus bersinergi, menguatkan tema acara yang menekankan rasa syukur atas pencapaian 2025, kebijaksanaan dari pelajaran tahun lalu, serta harapan besar menatap masa depan.
Tak hanya serius, acara ini dihiasi hiburan ringan yang mempererat ikatan. Peserta bergembira dalam lomba makan kerupuk yang memicu tawa lepas, tarik tambang antar-guru yang penuh semangat kompetitif, serta joget balon.
Suasana ceria ini menjadi penutup sempurna, menyimbolkan pendidikan bukan hanya tentang prestasi akademik, tapi juga kebahagiaan bersama.
(ldr)







