Tarian tradisional Papua yang ditampilkan ISBI Papua menghangatkan malam di Pantai Hamadi, jadi saksi hidupnya budaya yang terus dijaga generasi muda. (TIFAPOS/La Ramah)
Ringkasan Berita
• Mendorong kemajuan industri musik lokal.
• Promosi wisata Pantai Hamadi dan Hamadi Creative Space.
• Pelestarian adat istiadat serta budaya Port Numbay.
KEGIATAN Senja Teluk Humbold yang digelar di Hamadi Creative Space, Pantai Hamadi, Kota Jayapura, Papua, Kamis malam, 11 Desember 2025, memukau ratusan pengunjung dengan pertunjukan seni dan budaya yang kaya akan nilai lokal.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga wadah untuk melestarikan adat istiadat dan mempromosikan potensi wisata daerah.
Pertunjukan tarian menghadirkan keindahan budaya Kota Jayapura dari berbagai kampung, seperti penari dari Kampung Kayo Batu, Kampung Waena, dan ISBI Tanah Papua mempersembahkan tarian tradisional yang menggambarkan kekayaan budaya Port Numbay.
Gerakan lincah dan iringan musik khas menciptakan atmosfer yang magis, seolah mengajak penonton kembali ke akar budaya leluhur.
Tak kalah menarik, sesi live musik menghadirkan talenta lokal yang berbakat. Dave Baransano, musisi ternama asal Papua, memanjakan telinga dengan lagu-lagu yang mengangkat cerita rakyat dan kehidupan sehari-hari.
Improv Band turut tampil dengan improvisasi musik yang energik, menciptakan interaksi spontan dengan penonton.
Kegiatan ditutup dengan sesi baca cerita Humbold, yang mengisahkan legenda dan nilai-nilai filosofis Papua melalui narasi yang menghanyutkan.
Plt. Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Richad J. Nahumury, S.IP., M.Si mewakili Wali Kota Jayapura, Abisasi Rollo, S.H., M.H, mengaku kegiatan tersebut sangat penting dalam melestarikan adat dan budaya Port Numbay.
“Melalui pertunjukan seni, tari, dan musik, kita tidak hanya menjaga warisan leluhur, tetapi juga mendorong kemajuan industri musik melalui artis lokal,” ujar Richad.
Selain itu, memajukan ekonomi kreatif melalui UMKM kriya dan kuliner, serta mempromosikan wisata Pantai Hamadi dan panggung pertunjukan Hamadi Creative Space.
Richad berharap, Senja Teluk Humbold menjadi titik awal semangat bersama untuk menggairahkan seni dan budaya di Kota Jayapura.
“Dengan dukungan masyarakat, panggung pertunjukan ini akan semakin dikenal luas, membawa manfaat ekonomi dan pariwisata bagi daerah,” ujar Richad.
Didampingi Plt. Kabid Pemasaran Dispar Kota Jayapura, Wasronah, S.Sos., M.Si., Richad menegaskan komitmen Pemkot Jayapura untuk terus menjalankan aktivitas di Hamadi Creative Space.
“Kami akan mendorong seni pertunjukan musik dan kuliner agar berkembang pesat. Masyarakat diharapkan mendukung program ini untuk mendorong pariwisata yang lebih maju,” ujar Richad.
Richad menambahkan, Pantai Hamadi, dengan keindahan alamnya yang memukau, kini semakin diperkuat sebagai destinasi wisata budaya.
Selain itu, Senja Teluk Humbold tidak hanya menghibur, tetapi juga membangun kesadaran akan pentingnya pelestarian budaya di tengah modernisasi.
“Dinas Pariwisata Kota Jayapura berkomitmen untuk terus mengembangkan potensi ini, mengintegrasikan seni, budaya, dan ekonomi kreatif sebagai pilar utama pembangunan daerah,” ujar Richad.
“Kami juga mengharapkan dukungan semua pihak, sehingga Kota Jayapura menjadi pusat seni dan wisata yang lebih bersinar di Papua,” sambungnya.
Kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk penandatanganan pemberian hibah daerah berupa gazebo sebagai infrastruktur pendukung pengembangan pariwisata di Kota Jayapura.
Hibah tersebut diharapkan dapat meningkatkan fasilitas di Pantai Hamadi, menarik lebih banyak wisatawan domestik dan mancanegara.
(ldr)








