Beranda / Ragam Berita / Sektor pariwisata dan ekonomi kreatif menjanjikan, Kemenkumham Papua siap melindungi pengelolaan event

Sektor pariwisata dan ekonomi kreatif menjanjikan, Kemenkumham Papua siap melindungi pengelolaan event

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Papua, Anthonius Mathius Ayorbaba. (TIFAPOS/La Ramah)

Ringkasan Berita

Pariwisata dan ekonomi kreatif menunjukkan pertumbuhan kuat di tengah dinamika global, memberikan kontribusi besar terhadap ekonomi lokal dan nasional.

Fokus pada inovasi, talenta terampil, infrastruktur kuat, dan ekosistem inklusif yang mendukung transformasi digital.

Sinergi pariwisata dan ekonomi kreatif meningkatkan nilai tambah destinasi wisata dan memperkuat daya saing nasional.

 

SEKTOR pariwisata dan ekonomi kreatif di Kota Jayapura menjanjikan prospek yang sangat positif ke depan.

Hal itu disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Papua, Anthonius Mathius Ayorbaba saat menjadi narasumber pada kegiatan Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) yang diselenggarakan Dinas Pariwisata Kota Jayapura di Hotel Swiss Bell Express Jayapura, Selasa, 16 September 2025.

Kakanwil juga mengatakan kedua sektor ini telah menunjukkan pertumbuhan yang kuat dan ketahanan di tengah dinamika global, dengan peran penting dalam penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan per kapita, serta kontribusi signifikan terhadap pembangunan ekonomi secara keseluruhan.

Target pemerintah antara lain meningkatkan kontribusi PDB pariwisata dari 4,6% pada 2025 hingga 5% pada 2029, dengan devisa pariwisata yang juga ditargetkan tumbuh signifikan.

Selain itu, ekonomi kreatif didorong melalui inovasi, talenta terampil, dan infrastruktur yang solid, menciptakan ekosistem yang inklusif dan mendukung transformasi digital.

Kolaborasi antara kedua sektor ini juga memberikan nilai tambah besar untuk destinasi wisata dan perekonomian lokal, serta mampu memperkuat daya saing nasional.

Namun, sektor ini juga menghadapi berbagai tantangan yang memerlukan dukungan kebijakan strategis dan kolaborasi lintas sektor agar potensi tersebut dapat diwujudkan secara maksimal.

“Pariwisata dan ekonomi kreatif berperan sebagai pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dengan potensi besar menciptakan lapangan kerja dan menambah devisa negara,” ujar Kakanwil.

Selain itu, ekonomi kreatif mendukung pariwisata dengan inovasi dan kreativitas lokal yang memberi nilai tambah pada produk dan layanan wisata.

Termasuk infrastruktur yang kuat, SDM terampil, dan ekosistem kolaboratif menjadi kunci sukses pengembangan ekonomi kreatif dan pariwisata.

Ekonomi kreatif yang berorientasi pada inovasi, keberlanjutan, dan relevansi budaya makin penting di tengah era digital juga mendongkrak pertumbuhan wisatawan mancanegara dan domestik diprediksi terus meningkat dengan kualitas kunjungan yang lebih baik.

“Sektor pariwisata dan ekonomi kreatif menjanjikan masa depan cerah dengan potensi pertumbuhan signifikan yang dapat mendorong perekonomian daerah, asalkan dijalankan dengan dukungan kebijakan efektif dan penguatan ekosistemnya secara berkelanjutan,” ujar Kakanwil.

Kakanwil mengharapkan Pemerintah Kota Jayapura menjalankan strategi menyeluruh, mulai dari pengembangan destinasi dan produk kreatif, pemasaran digital dan kemitraan strategis, penguatan industri dan regulasi, hingga pengembangan SDM dan kelembagaan.

Dukungan pelatihan serta insentif keuangan, fokus diarahkan ke pembentukan ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif yang tangguh.

Sehingga berfokus pada penguatan sejumlah aspek utama agar sektor ini dapat berkembang berkelanjutan dan memberi kontribusi optimal bagi perekonomian daerah.

“Pengembangan destinasi dan produk kreatif bernilai tambah seperti mengembangkan produk ekonomi kreatif yang berbasis kekayaan intelektual pada kawasan kreatif dan klaster ekonomi kreatif,” ujar Kakanwil.

Selain itu, meningkatkan kesiapan destinasi pariwisata melalui pendekatan yang komprehensif, terintegrasi, dan berkelanjutan dan diversifikasi produk pariwisata dengan nilai tambah tinggi, seperti destinasi super prioritas dan destinasi regeneratif.

Serta pemasaran pariwisata dan ekonomi kreatif yang berfokus pada hasil dengan target pasar potensial dan perluasan pangsa pasar produk ekonomi kreatif, dan peningkatan citra pariwisata di Kota Jayapura melalui berbagai kerja sama strategis, termasuk penggunaan teknologi untuk mendukung pemasaran digital sektor parekraf.

“Pemda Kota Jayapura harus memberikan dukungan penuh. Kanwil siap membantu melindungi semua pengelola event terutama terkait dengan pelaksanaan event yang melibatkan kekayaan intelektual dan pelaku usaha mikro sebagai bentuk perlindungan hukum agar usaha dapat berjalan dengan legal dan terlindungi dari peniruan supaya sama-sama memiliki manfaat,” ujar Kakanwil.

Selain itu, Kanwil Kemenkum juga aktif dalam koordinasi dengan berbagai pihak untuk pemetaan dan pencatatan kekayaan intelektual komunal guna melindungi potensi budaya daerah yang sering kali menjadi bagian dari event budaya.

Kanwil juga terlibat dalam mendukung event seni dan budaya lokal, seperti dukungan penyelenggaraan festival musik seniman lokal Papua.

“Kanwil menunjukkan komitmen nyata untuk memberikan perlindungan hukum dalam pengelolaan event, baik dari aspek kekayaan intelektual, legalitas usaha mikro, sampai pelestarian budaya daerah dalam rangka mendukung perkembangan ekonomi kreatif dan budaya secara berkelanjutan,” ujar Kakanwil.

 

(lrh)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *