Beranda / Ragam Berita / SDN Inpres Ardipura III ikuti ANBK 2025, langkah nyata menuju pendidikan berkualitas

SDN Inpres Ardipura III ikuti ANBK 2025, langkah nyata menuju pendidikan berkualitas

Kepala SDN Inpres Ardipura III, Martha Nomba, S.Pd memantau pelaksanaan ANBK. (TIFAPOS/La Ramah)

 

Ringkasan Berita

• Peserta ANBK adalah siswa kelas V, yang diuji pada bidang literasi membaca, numerasi, sikap belajar, serta survei karakter dan lingkungan.

• Kegiatan menekankan pengembangan kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS) seperti analisis, evaluasi, dan pemecahan masalah, bukan hafalan rutin.

• ANBK menjadi alat komprehensif menguji literasi dan numerasi dengan pendekatan konseptual dan aplikatif bagi guru.

 

SEKOLAH Dasar (SD) Negeri Inpres Ardipura III, Kota Jayapura, Papua, mengikuti Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) 2025 sebagai langkah nyata menuju pendidikan berkualitas.

Kegiatan ANBK ini melibatkan siswa kelas V dan digunakan untuk mengukur literasi membaca, numerasi, serta sikap belajar siswa sebagai bagian dari peningkatan mutu pendidikan.

Kegiatan persiapan seperti simulasi dan gladi telah dilakukan untuk membiasakan siswa menggunakan perangkat komputer dan menghadapi ujian utama dengan percaya diri, yang didukung jaringan internet yang kuat demi kelancaran pelaksanaan ANBK.

Pelaksanaan ANBK yang berlangsung dari tanggal 22 s.d 25 September 2025 berfokus pada pengukuran literasi membaca dan numerasi untuk menilai kualitas pembelajaran dan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa, termasuk survei karakter dan survei lingkungan

Hal ini merupakan bagian dari transformasi pendidikan yang ingin mendorong pengembangan kemampuan analisis, evaluasi, dan pemecahan masalah siswa, bukan hanya hafalan rutin.

Upaya ini menunjukkan komitmen SDN Inpres Ardipura III dalam mendukung program pemerintah untuk peningkatan kualitas pendidikan berbasis data dan teknologi, yang diharapkan berdampak positif pada kualitas pembelajaran di SDN Inpres Ardipura III Jayapura.

“Pelaksanaan ANBK dua sesi, diikuti 35 peserta didik yang telah terdaftar di data pokok pendidikan (dapodik). Sesi pertama diikuti 15 siswa dan sesi kedua 15 siswa (lima cadangan),” ujar Kepala SDN Inpres Ardipura III, Martha Nomba, S.Pd di Jayapura, Selasa, 23 September 2025.

Plt. Kadisdikbud Kota Jayapura, Rocky Bebena, S.Pd., M.Pd menegaskan melalui ANBK, guru dan sekolah dapat meningkatkan kualitas proses pembelajaran yang lebih berpusat pada pengembangan kemampuan siswa, sehingga berkontribusi nyata dalam upaya mencapai pendidikan yang bermutu dan berkualitas.

Kepala dinas juga mengatakan, melalui ANBK keterampilan literasi dan numerasi siswa diuji secara komprehensif, menuntut kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS) seperti analisis dan evaluasi, yang mendorong guru lebih konseptual dan aplikatif.

Pelaksanaan ANBK juga memacu sekolah untuk meningkatkan kesiapan siswa dengan melakukan persiapan, simulasi, dan bimbingan intensif (tutoring), sehingga meningkatkan kemampuan numerasi dan literasi siswa secara keseluruhan.

Sehingga ANBK membantu sekolah mengenali area yang perlu diperbaiki dan yang sudah baik, sehingga menjadi dasar perencanaan strategis untuk peningkatan mutu pendidikan,” ujar kepala dinas.

Selain itu, pemerintah dan sekolah menggunakan hasil ANBK untuk merumuskan kebijakan pendidikan tepat sasaran, mengalokasikan sumber daya lebih efektif, dan mengevaluasi efektivitas program pembelajaran.

Termasuk sekolah dapat mengidentifikasi kebutuhan belajar individual dan kelompok siswa sehingga pembelajaran bisa lebih personal dan kontekstual.

“Hasil ANBK menjadi alat evaluasi komprehensif yang mendorong transformasi pendidikan di tingkat sekolah melalui pendekatan berbasis bukti dan peningkatan kualitas pembelajaran secara menyeluruh,” ujar kepala dinas.

 

(ldr)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *