Beranda / Ragam Berita / Roni Elopere: Orang lain tidak bisa lakukan perubahan di Jayawijaya, begini alasannya

Roni Elopere: Orang lain tidak bisa lakukan perubahan di Jayawijaya, begini alasannya

Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat yang juga sebagai Calon Wakil Bupati Jayawijaya Roni Elopere. (TIFAPOS/Istimewa)

TIFAPOS.id – Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat yang juga sebagai Calon Wakil Bupati Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Roni Elopere mengatakan orang lain tidak bisa mengubah (pembangunan) di Jayawijaya.

Hal itu dikatakan Roni Elopere saat ditemui di Kota Jayapura, Papua, Rabu (11/9/2024).

Elopere mengatakan orang yang bisa mengubah itu (Kabupaten Jayawijaya) adalah anak atau putra daerah itu sendiri yang punya budaya.

“Orang lain tidak mungkin datang membuat perubahan. Kita punya rumah sendiri, jadi kami sendiri yang rawat, bersihkan. Jadi, orang inikan datang hanya kejar harta kekayaan saja,” ujarnya.

Apapun yang terjadi di depan mata ini (pembangunan), dilanjutkan Roni, seharusnya putra daerah mengetahuinya (pemimpin tahu adat) sehingga mereka harus sadar.

“Jadi, yang bisa membawa perubahan itu anak negeri yang punya rumah sendiri, orang lain datang itu hanya mencari kekayaan diatas kekayaan,” ujar Roni.

Dikatakan Roni, image (citra) negatif yang dibangun oleh satu dua orang itu (lawan politik) tidak perlu ditanggapi.

“Tetapi, saya sudah tahu orang bicara, kita sesama anak putra daerah. Jadi, ko (kamu) harus tau (tahu) diri, ko sadar dan ko jangan bicara sembarangan,” ujarnya.

“Kami ini sudah hidup susah di atas negeri ini, hanya untuk kepentingan membela Wamena ini, kalian yang bicara ini tidak punya kontribusi untuk membela Wamena” tegasnya.

Roni menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai cara untuk memperjuangkan dan mempertahankan harga diri.

“Karena tidak punya uang, pihaknya telah menjual berbagai aset-aset milik pribadi, itulah sebagai bentuk kepedulian anak negeri yang kami lakukan,” ujarnya.

Di sisi lain, alasan Roni mencalonkan diri sebagai calon wakil bupati karena berkecimpung di dunia politik, dan memperbaiki kepemimpinan Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua (JRB).

“Teman-teman bahkan senior-senior, tokoh-tokoh di Wamena banyak yang emosi dengan cara kepemimpinan dia, tetapi tidak ada yang berani muncul,” ujarnya.

“Yang berani lawan hanya saya dan pak Dandim Athenius Murib, terbukti bahwa kami dua maju sebagai calon independen,” katanya.

Roni berharap, pemilihan bupati dan wakil bupati di Kabupaten Jayawijaya menjadi peluang bagi putra daerah sebagai pemimpin.

“Saya berharap, dalam periode besok bukan lagi JRB yang pimpinan, tetapi kami anak putra daerah yang akan pimpin daerah kami sendiri,” pungkasnya.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *