Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, S.H., M.H berbincang dengan warga pada kegiatan Wali Kota Jayapura “Turun Kampung”. (TIFAPOS/La Ramah)
TIFAPOS.id Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, S.H., M.H, mengatakan Puskesmas berperan penting dalam mencegah penyakit degeneratif pada lansia (lanjut usia).
Upaya tersebut dilakukan melalui skrining kesehatan secara rutin untuk mendeteksi dini penyakit degeneratif seperti hipertensi, diabetes melitus, dan gangguan metabolik lainnya pada lansia, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih awal.
Selain itu, edukasi dan penyuluhan kepada lansia mengenai pola hidup sehat, pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin, serta cara pencegahan penyakit degeneratif, yang terbukti meningkatkan pengetahuan dan kesadaran lansia dalam menjaga kesehatannya.
Pelayanan kesehatan yang ramah lansia dengan pendekatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif secara terpadu dan profesional, sesuai pedoman pelayanan kesehatan lanjut usia di puskesmas.
Optimalisasi peran kader kesehatan dan posyandu lansia untuk mendukung edukasi dan deteksi dini di tingkat komunitas, sehingga puskesmas dapat menjangkau lebih banyak lansia secara efektif.
Selain itu, rujukan yang tepat bagi lansia yang membutuhkan penanganan lebih lanjut ke fasilitas kesehatan tingkat lanjutan, memastikan kontinuitas dan kualitas pelayanan kesehatan.
“Puskesmas menjadi ujung tombak dalam upaya pencegahan dan pengelolaan penyakit degeneratif pada lansia, meningkatkan kualitas hidup dan usia harapan hidup mereka secara signifikan,” ujar wali kota di Kampung Waena, Distrik Heram, Kamis (26/6/2025).
Dia juga mengatakan, pemeriksaan rutin penting untuk meningkatkan kualitas hidup lansia di Kota Jayapura, karena memungkinkan deteksi dini penyakit kronis seperti hipertensi, diabetes, kolesterol, dan asam urat yang sering dialami lansia.
Dengan deteksi awal, pengobatan dan penanganan dapat dilakukan lebih cepat sehingga mencegah komplikasi serius dan penurunan fungsi tubuh yang berdampak pada kualitas hidup.
Selain itu, pemeriksaan rutin yang digelar di kampung dan kelurahan memudahkan lansia mengakses layanan kesehatan tanpa harus jauh-jauh ke fasilitas kesehatan, sehingga mereka lebih termotivasi menjaga kesehatannya dan tetap aktif serta mandiri dalam kehidupan sehari-hari.
Program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah kota untuk menjaga usia harapan hidup yang tinggi di Yogyakarta dengan memastikan lansia mendapatkan layanan kesehatan yang komprehensif dan berkelanjutan.
“Pemeriksaan rutin menjadi kunci pencegahan penyakit serius dan peningkatan kesejahteraan lansia,” ujar wali kota.
Wali kota berharap, program layanan cek kesehatan gratis dapat membantu mengurangi risiko penyakit serius bagi lansia dengan menyediakan pemeriksaan dini terhadap penyakit kronis yang umum terjadi, seperti stroke, penyakit jantung, kanker, diabetes, dan hipertensi.
Dengan deteksi dini melalui pemeriksaan rutin yang mudah diakses dan tanpa biaya, lansia dapat mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal sehingga pengobatan dan pencegahan komplikasi dapat dilakukan lebih efektif.
Selain itu, program ini meningkatkan kesadaran lansia untuk menjaga kesehatan sejak dini, bukan hanya saat sudah sakit, sehingga beban penyakit yang sebenarnya dapat dicegah menjadi lebih ringan.
Pemeriksaan meliputi berbagai aspek kesehatan seperti tekanan darah, gula darah, kolesterol, fungsi ginjal, kesehatan mata dan telinga, serta risiko kanker tertentu, yang semuanya berkontribusi pada pencegahan penyakit serius.
Dukungan pemerintah melalui jaringan puskesmas dan fasilitas kesehatan yang tersebar luas memastikan layanan ini dapat diakses oleh lansia di berbagai wilayah, termasuk daerah terpencil, sehingga pemeriksaan kesehatan menjadi lebih merata dan inklusif.
Program cek kesehatan gratis berperan sebagai langkah preventif strategis yang meningkatkan kualitas hidup lansia dan mengurangi angka kematian akibat penyakit degeneratif dan kronis
Dia juga mengharapkan layanan kesehatan yang berfokus pada pencegahan penyakit dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan mengurangi insiden penyakit kronis dan menular melalui deteksi dini, edukasi pola hidup sehat, dan intervensi preventif.
Mengurangi beban sistem kesehatan karena lebih sedikit pasien yang memerlukan perawatan intensif dan rawat inap, sehingga sumber daya medis dapat dialokasikan lebih efisien.
Perubahan sosial dan lingkungan yang mendukung gaya hidup sehat, seperti kebijakan anti-rokok dan penciptaan lingkungan ramah kesehatan, yang berdampak pada kesehatan masyarakat secara luas.
Hemat biaya kesehatan jangka panjang karena pencegahan lebih murah dibandingkan pengobatan penyakit yang sudah parah.
Produktivitas dan partisipasi sosial-ekonomi karena masyarakat yang sehat lebih mampu berkontribusi aktif dalam pembangunan komunitas dan ekonomi.
Mengurangi kesenjangan kesehatan dengan memperluas akses layanan kesehatan primer yang berkualitas ke seluruh lapisan masyarakat, termasuk di kampung.
“Fokus pada pencegahan penyakit membantu menciptakan masyarakat yang lebih sehat, produktif, dan berkelanjutan secara sosial dan ekonomi,” ujar wali kota.
Untuk itu, wali kota menegaskan seluruh puskesmas di Kota Jayapura menyediakan layanan ramah lansia yang fokus pada pencegahan penyakit dan promosi kesehatan, sehingga lansia mendapatkan akses mudah untuk pemeriksaan dan konsultasi kesehatan.
Dengan pendekatan deteksi dini, edukasi, dan layanan kesehatan terintegrasi, Kota Jayapura dapat meningkatkan angka harapan hidup lansia dan mengurangi risiko penyakit serius pada kelompok usia lanjut.
Pemeriksaan dilakukan oleh tim medis dari puskesmas dan rumah sakit setempat, dengan hasil yang langsung diberikan kepada peserta disertai edukasi dan saran tindak lanjut jika ditemukan masalah kesehatan.
Program ini dijalankan secara terintegrasi di 25 kelurahan kelurahan setiap bulan dan bertujuan mencegah penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, serta gangguan kognitif dan mobilitas pada lansia.
“Jika ditemukan penyakit yang memerlukan penanganan lebih lanjut, lansia akan dirujuk ke puskesmas atau rumah sakit. Pendekatan ini meningkatkan akses layanan kesehatan primer yang proaktif dan preventif bagi lansia di Kota Jayapura,” ujar wali kota.






