Beranda / Ragam Berita / Purnawidya SMA Negeri 4 Jayapura berlangsung sederhana, siswa bawa botol air sendiri

Purnawidya SMA Negeri 4 Jayapura berlangsung sederhana, siswa bawa botol air sendiri

Peserta didik SMA Negeri 4 Jayapura rayakan kelulusan mereka pada Purnawidya Tahun Ajaran 2024/2025. (TIFAPOS/Ist)

TIFAPOS.id  Acara Purnawidya SMA Negeri 4 Jayapura Tahun Ajaran 2024/2025 berlangsung sederhana di halaman sekolah, Senin (5/5/2025). Siswa diminta membawa botol air sendiri atau tumbler.

Keputusan ini diambil merespons Instruksi Wali Kota Jayapura sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan kota dan mengurangi sampah plastik yang berkontribusi pada banjir dan pencemaran lingkungan.

Langkah ini sejalan dengan program pemerintah untuk mengurangi penggunaan barang sekali pakai dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan kota Jayapura.

Kepala SMA Negeri 4 Jayapura, Anton Djoko Martono, S.Pd., M.Pd, mengatakan sekolah menempatkan dispenser air agar siswa dapat mengakses air minum.

Ia juga mengatakan, menganjurkan siswa untuk membawa botol air sendiri adalah langkah yang sangat baik dan bermanfaat, seperti menjaga kesehatan dan hidrasi.

Dengan membawa botol air sendiri, siswa dapat lebih mudah mengonsumsi air secara teratur sepanjang hari, sehingga menjaga tubuh tetap terhidrasi dan meningkatkan konsentrasi belajar.

Menggunakan botol air yang dapat diisi ulang membantu mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai, yang berdampak positif bagi lingkungan.

Siswa tidak perlu membeli air minum kemasan berulang kali, sehingga dapat menghemat pengeluaran. Kebiasaan membawa botol air sendiri mengajarkan siswa untuk lebih bertanggung jawab dan mandiri dalam menjaga kesehatan diri.

“Dengan kebiasaan sederhana ini, siswa dapat lebih sehat dan lingkungan juga lebih terjaga,” ujar Anton di SMAN 4 Jayapura, Selasa (6/5/2025).

Kepala SMA Negeri 4 Jayapura, Anton Djoko Martono, S.Pd., M.Pd foto bersama peserta didik pada acara Purnawidya Tahun Ajaran 2024/2025. (TIFAPOS/Ist)

Selain siswa diminta membawa botol air sendiri, Purnawidya penamatan siswa yang berlangsung di halaman sekolah tidak ada konsumsi berlebihan.

Kesempatan tersebut, dikatakan Anton, sebanyak 449 siswa telah dinyatakan lulus pada Tahun Ajaran 2024/2025.

Ia juga mengatakan, Purnawidya tersebut menjadi momen penting bagi para siswa yang telah menghabiskan tiga tahun belajar di SMAN 4 Jayapura.

Acara ini menjadi penanda akhir masa SMA dan awal perjalanan baru bagi mereka. Purnawidya SMAN 4 Jayapura adalah refleksi kesuksesan dan perjuangan yang telah dilakukan oleh seluruh siswa, guru, siswa, dan staf selama satu tahun terakhir.

“Semoga para lulusan dapat terus meraih prestasi dan sukses dalam meraih cita-cita mereka. SMAN 4 Jayapura juga terus berupaya meningkatkan prestasi siswa, baik akademik maupun non akademik,” ujar Anton.

Kepala SMA Negeri 4 Jayapura, Anton Djoko Martono, S.Pd., M.Pd dan guru bersama tamu undangan. (TIFAPOS/Ist)

Kepala Bidang Pembinaan SMA dan SMK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Nur Jaya, S.Pd., M.Kp, mengatakan pelaksanaan penamatan berjalan lancar dan berlangsung di sekolah masing-masing berdasarkan instruksi Wali Kota Jayapura.

Ia juga mengatakan, lulusan siswa SMA dan SMK dapat menjadi teladan bagi adik-adiknya, menjadi anggota masyarakat yang baik, dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi untuk mengembangkan diri dan meningkatkan sumber daya manusia (SDM).

Mereka juga diminta memiliki tekad kuat untuk terus belajar, menghindari perilaku negatif, serta siap menghadapi tantangan di masa depan dengan bekal ilmu dan karakter yang diperoleh selama di SMA.

“Pilihan melanjutkan kuliah atau langsung bekerja sah, namun penting untuk memiliki rencana dan tujuan yang jelas demi kesuksesan masa depan,” ujar Nur Jaya.

Kesempatan tersebut, Nur Jaya menekankan agar lulusan SMA dan SMK menjadi generasi berkualitas dan terampil membutuhkan pendidikan yang komprehensif, penguatan karakter.

Ia juga mengatakan, pengembangan karakter dan nilai-nilai positif seperti disiplin, kerja keras, empati, dan etika sangat penting agar generasi muda memiliki kepribadian yang kuat dan bertanggung jawab.

Oleh karena itu, Nur Jaya berharap lulusan SMA dan SMK Tahun Ajaran 2024/2025 menjadi generasi yang berwawasan luas, berkarakter baik, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Harapan tersebut meliputi, lulusan mampu diterima di perguruan tinggi sesuai potensi dan minatnya serta memiliki kompetensi akademik dan kejuruan yang baik, didukung oleh nilai-nilai akhlak mulia dan kecakapan hidup (life skill).

Menjadi calon pemimpin bangsa yang berwawasan global dan berbudaya lingkungan, serta mampu menunjukkan prestasi akademik dan non-akademik yang membanggakan sekolah.

Memiliki komitmen belajar yang tinggi, disiplin, dan mampu berinovasi serta beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran.

“Terima kasih kepada bapak ibu/guru yang sudah membekali anak dengan ilmu dan karakter. Saya juga menyampaikan terima kasih kepada orang tua yang berkontribusi dalam memajukan siswa. Selamat atas kelulusannya, ini bukan akhir dari perjuangan kalian. Saya berharap sukses ke depannya,” ujar Nur Jaya.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *