Kepala SMP Negeri 9 Jayapura, Panjaitan, S.Pd.I., M.Pd menyerahkan bingkisan kenang-kenangan dari rekan guru dan siswa kepada Pamuji Astuti, S.Pd. (TIFAPOS/La Ramah)
Ringkasan Berita
• Perpisahan sekaligus refleksi dedikasi Pamuji Astuti selama puluhan tahun membentuk generasi muda sukses.
• Pamuji Astuti berpesan kepada generasi muda agar semangat belajar, hormati guru, karena pendidikan kunci masa depan.
• Sebagai teladan pengabdian tulus, inspirasi bagi guru aktif di dunia pendidikan yang berkembang.
SEKOLAH Menengah Pertama Negeri (SMPN) 9 Jayapura, Kota Jayapura, Papua, menjadi saksi penghormatan terakhir bagi Pamuji Astuti, S.Pd, seorang guru yang telah mengabdikan hidupnya selama puluhan tahun di dunia pendidikan.
Purnatugasnya yang berlangsung di aula sekolah, Jumat, 13 Februari 2026 dihadiri guru dan staf, serta tamu undangan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi momen perpisahan, tetapi juga refleksi atas dedikasi Pamuji yang telah membentuk generasi muda menjadi individu sukses.
Kepala SMP Negeri 9 Jayapura, Panjaitan, S.Pd.I., M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih mendalam dari keluarga besar sekolah.
“Pamuji Astuti telah menjadi bagian integral dari perjalanan SMP Negeri 9 Jayapura. Selama bertahun-tahun mengabdi, beliau telah melahirkan banyak siswa yang sukses di bidangnya masing-masing, baik di dunia akademik, olahraga, seni, maupun profesi lainnya,” ujar Panjaitan.
Panjaitan menekankan kontribusi Pamuji tidak hanya terbatas pada pengajaran, tetapi juga dalam membangun karakter siswa melalui nilai-nilai disiplin, kreativitas, dan semangat belajar.
Panjaitan juga mengungkapkan permohonan maaf atas segala kekurangan yang mungkin terjadi selama masa pengabdian Pamuji.
“Kami memohon maaf jika selama ini ada hal-hal yang kurang sempurna. Namun, kami yakin bahwa jejak langkah beliau akan terus menginspirasi kami semua,” ujar Panjaitan.
Panjaitan menambahkan, Pamuji Astuti, yang telah mengajar di SMP Negeri 9 Jayapura selama 31 tahun dikenal sebagai guru yang berdedikasi tinggi.
“Meskipun beliau telah purnatugas, pintu SMP Negeri 9 Jayapura selalu terbuka untuk beliau,” ujar Panjaitan.
“Semoga beliau dapat menikmati hari tuanya dengan penuh kebahagiaan, dan semangat pengabdiannya terus hidup di hati semua yang pernah beliau ajar,” sambungnya.
Pamuji sendiri menyampaikan rasa syukur atas penghormatan tersebut. Dalam kata penutupnya, ia berpesan kepada generasi muda untuk selalu semangat belajar dan menghormati guru.
“Pendidikan adalah kunci masa depan. Teruslah berjuang, anak-anakku,” ujar Pamuji.
Pengawas Pembina SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Dra. Sumerli Samosir, M.Pd mengharapkan agar Pamuji Astuti dapat menjadi teladan bagi rekan-rekannya yang masih aktif mengajar.
“Dalam dunia pendidikan yang terus berkembang, sosok seperti Pamuji adalah inspirasi. Beliau telah membuktikan, pengabdian sejati tidak hanya tentang ilmu, tetapi juga tentang hati yang tulus,” ujar Sumerli.
(lrm)









