Kepala Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman Dinas PUPRPKP Kota Jayapura, Milka Mano, Amdt, S.T., S.H., M.H menunjukkan nomor pengaduan terkait PJU. (TIFAPOS/La Ramah)
Ringkasan Berita
• Mendukung keamanan dan kenyamanan warga.
• Komitmen pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan publik secara efektif.
• Nomor pengaduan menjadi dasar untuk melakukan perbaikan prioritas.
KOTA Jayapura terus berupaya meningkatkan kualitas infrastruktur penerangan jalan umum (PJU) untuk mendukung keamanan dan kenyamanan warga.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Perumahan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Kota Jayapura telah mengintensifkan pemeliharaan PJU sebagai respons langsung terhadap pengaduan masyarakat.
Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan publik secara efektif.
Kepala Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman Dinas PUPRPKP Kota Jayapura, Milka Mano, Amdt, S.T., S.H., M.H, menjelaskan pihaknya telah membuat nomor pengaduan.
Sehingga memungkinkan masyarakat melaporkan kerusakan atau masalah terkait PJU dengan cepat dan mudah.
“Kami menerima pengaduan dari masyarakat melalui nomor pengaduan (08134313032). Dan, ini menjadi dasar bagi kami untuk melakukan perbaikan prioritas,” ujar Milka Mano di Kantor Wali Kota Jayapura, Kamis, 4 Desember 2025.
Dia juga mengatakan, pemeliharaan PJU dilakukan secara rutin setiap hari. Tim teknis dari Dinas PUPRPKP bekerja keras untuk memastikan lampu-lampu jalan berfungsi optimal.
Hal ini tidak hanya meningkatkan visibilitas di malam hari, tetapi juga mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas dan kejahatan.
Adanya nomor pengaduan ini, proses identifikasi masalah menjadi lebih efisien, sehingga waktu respons dapat dipercepat.
Selain itu, Milka Mano mengimbau masyarakat untuk turut serta menjaga PJU, dengan tidak merusak atau mengganggu instalasi PJU, karena ini adalah fasilitas umum yang bermanfaat bagi semua.
“Partisipasi aktif warga sangat penting untuk menjaga keberlanjutan infrastruktur ini,” ujar Milka Mano.
Selain itu, salah satu inisiatif besar yang sedang berjalan adalah konversi lampu jalan dari merkuri ke LED, karena lebih efisien energi, tahan lama, dan memberikan cahaya yang lebih terang. Sebanyak 6.800 lampu jalan di Kota Jayapura sedang diganti secara bertahap.
Program ini diharapkan dapat menghemat biaya operasional dan mengurangi emisi karbon, sejalan dengan upaya kota menuju pembangunan berkelanjutan.
Sekaligus menunjukkan dedikasi tinggi Dinas PUPRPKP Kota Jayapura terhadap pelayanan publik.
“Pengaduan masyarakat bukan hanya didengar, tetapi juga ditindaklanjuti dengan tindakan nyata. Masyarakat diharapkan terus aktif melaporkan masalah melalui LPJU, sehingga Kota Jayapura dapat menjadi lebih terang dan aman bagi semua,” ujar Milka Mano.
(ldr)






