Beranda / Ragam Berita / Pranatal SMP Negeri 2 Jayapura: Allah hadir untuk menyelamatkan keluarga

Pranatal SMP Negeri 2 Jayapura: Allah hadir untuk menyelamatkan keluarga

Sukacita Natal di SMP Negeri 2 Jayapura, siswa-siswi memuji Tuhan lewat pujian dan pelayanan, sementara kepala sekokah dan guru mendukung dengan penuh kehangatan dalam suasana kebersamaan. (TIFAPOS/La Ramah)

 

Ringkasan Berita

• Pranatal adalah tradisi tahunan menjelang Natal untuk memperkuat nilai keagamaan dan keluarga di tengah kesibukan modern.

• Menekankan pentingnya peran Tuhan dalam menjaga keutuhan keluarga di era digital.

• Menanamkan nilai spiritual dan kehangatan keluarga, sekaligus menjadi pendidikan karakter.

 

SEKOLAH Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Jayapura, Kota Jayapura, Papua, menggelar Pranatal dengan tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”.

Kegiatan ini berlangsung di aula sekolah, Senin, 8 Desember 2025, dihadiri oleh peserta didik dan guru (Kristen) untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan dan keluarga di tengah masyarakat yang semakin sibuk dengan rutinitas modern.

Pranatal, merupakan singkatan dari “Pra-Natal”, adalah tradisi tahunan yang diselenggarakan menjelang perayaan Natal.

Tema tahun ini, “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”, dipilih untuk mengingatkan pentingnya peran Tuhan dalam menjaga keutuhan keluarga di era digital saat ini.

Acara dimulai pukul 09.00 Waktu Papua, dengan pembukaan oleh Kepala SMP Negeri 2 Jayapura, Dorthea Carolien Enok, S.Pd.

Dalam sambutannya, kepala sekolah mengatakan keluarga adalah fondasi utama dalam kehidupan di tengah tantangan seperti perubahan sosial, teknologi, dan ekonomi.

“Kita sering kali lupa bahwa Allah selalu hadir untuk menyelamatkan dan membimbing keluarga kita,” ujar kepala sekolah.

Melalui acara Pranatal ini, kepala sekolah berharap siswa-siswa dapat merasakan kehangatan keluarga dan belajar untuk menghargai nilai-nilai spiritual yang telah diajarkan oleh orang tua dan guru.

Selain itu, pranatal tersebut ini bukan hanya hiburan, tetapi juga pendidikan karakter termaksud momentum untuk mempererat ikatan keluarga dan memperkuat iman kita kepada Tuhan.

“Tema ini sangat relevan karena banyak keluarga saat ini terpecah oleh pekerjaan dan gadget. Kami ingin siswa memahami bahwa Allah adalah penyelamat utama, dan keluarga harus saling mendukung,” ujar kepala sekolah.

Kepala sekolah menambahkan, sekolah berkomitmen untuk terus menyelenggarakan acara keagamaan seperti ini guna mendukung pengembangan holistik siswa.

“Pendidikan bukan hanya tentang akademik, tetapi juga tentang moral dan spiritual. Dengan tema ini, kami ingin menanamkan keyakinan bahwa Allah selalu hadir dalam setiap aspek kehidupan keluarga,” ujar kepala sekolah.

Di akhir acara, semua peserta diajak untuk berdoa bersama, memohon agar Allah terus menyelamatkan setiap keluarga dari berbagai ancaman.

Acara ditutup pukul 11.00 Waktu Papua, dengan harapan semangat Pranatal ini akan terbawa hingga perayaan Natal nanti, sehingga memperkuat fondasi keluarga di tengah masyarakat yang dinamis.

“Semoga tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” dapat menginspirasi banyak orang untuk lebih menghargai peran Tuhan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar kepala sekolah.

Acara berlangsung meriah dengan berbagai kegiatan, termasuk penyampaian pesan Natal oleh siswa-siswa, yang membawakan cerita tentang keluarga yang diselamatkan oleh kasih Allah.

Salah satu siswa, Maria, siswi kelas VII, berbagi pengalaman pribadinya tentang bagaimana doa keluarga membantu mengatasi masalah rumah tangga.

“Saya belajar bahwa Allah selalu ada untuk menyelamatkan kita, terutama saat keluarga menghadapi kesulitan,” ujarnya dengan penuh semangat.

 

(ldr)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *