Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Jayapura, Matias B. Mano, S.Par., M.KP memimpin upacara penutupan Jambore Cabang. (TIFAPOS.id/Istimewa)
TIFAPOS.id – Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Jayapura, Matias B. Mano, S.Par., M.KP, mengatakan Pramuka adalah jembatan menjadi pemimpin di masa depan.
Pramuka adalah gerakan pendidikan nonformal yang bertujuan untuk membina kaum muda agar memiliki kepribadian, berakhlak mulia, memiliki keterampilan, dan bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Anak-anak Pramuka diajarkan untuk menjadi pemimpin melalui berbagai metode dan kegiatan yang terstruktur, yang dirancang untuk mengembangkan keterampilan kepemimpinan dan karakter.
Metode pembelajaran kepemimpinan dalam Pramuka, pengembangan karakter dan kepribadian (nilai-nilai luhur, kepemimpinan diri, kerja sama tim).

Selain itu, peningkatan keterampilan (keterampilan praktis, keterampilan komunikasi, keterampilan organisasi).
Serta, pembentukan jiwa kepemimpinan (rotasi peran, pengambilan keputusan, motivasi dan inspirasi), dan kontribusi pada masyarakat (kegiatan sosial, pengabdian pada negara).
Melalui kombinasi metode-metode ini, Pramuka menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan kepemimpinan pada anak-anak.
Mereka belajar tidak hanya tentang teori kepemimpinan, tetapi juga tentang bagaimana menerapkan prinsip-prinsip kepemimpinan dalam situasi nyata.
“Melalui berbagai kegiatan yang menarik dan bermanfaat, Pramuka mempersiapkan anggotanya untuk menjadi pemimpin masa depan yang berkualitas dan berintegritas,” ujar Matias Mano di Jayapura, Sabtu (22/2/2025).

Terkait Jambore Cabang yang diselenggarakan oleh Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Jayapura, dikatakan Matias Mano, adalah kegiatan perkemahan besar.
Kegiatan ini berlangsung dari 19 s.d 22 Februari 2025 di GOR Herman K. Rollo, Koya Timur, Distrik Muara Tami, dengan tema ‘Disiplin, Mandiri, Berkarakter’.
Kegiatan dalam rangka Hari Baden Powell atau Hari Bapak Pandu Dunia ke-168 di 2025 bertujuan untuk membina, melatih, dan mengembangkan kepribadian, sikap, mental, dan fisik Pramuka.
Ketua panitia, Kusmanto, S.Pd, mengatakan kegiatan tersebut diikuti 332 orang peserta didik tingkat penggalang, yang dipersiapkan untuk mengikuti Jambore Daerah dan Jambore Nasional.

Kegiatan utama yang dilakukan di Jambore Cabang sangat beragam, tetapi umumnya bertujuan untuk mengembangkan keterampilan kepramukaan, mempererat persaudaraan, dan meningkatkan rasa cinta tanah air.
Seperti, upacara, perkemahan, keterampilan kepramukaan, seni budaya, bakti sosial, permainan, forum diskusi, kegiatan keagamaan, dan pameran.
“Kegiatan-kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman yang menyenangkan, mendidik, dan bermanfaat bagi peserta,” ujar Kusmanto.
Ia juga mengatakan, Jambore Cabang tersebut didukung oleh Kwartir Ranting, satuan karya, Polresta Jayapura Kota, Kodim 1701, Lantamal, PT AMJ Robongholo Nanwani, warga, guru.






