Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen, S.I.K., M.H., CPHR memimpin rapat koordinasi dengan DPRK Kota Jayapura. (TIFAPOS/Istimewa)
Ringkasan Berita
• Memastikan kesiapan pengamanan polisi untuk pelayanan optimal dan rasa aman masyarakat Kota Jayapura menjelang Idulfitri.
• Perkuat sinergi legislatif-kepolisian untuk stabilitas keamanan, agar warga sambut Idulfitri dengan khidmat, aman, nyaman, dan damai.
• Fokus pengawasan mudik, pasar tumpah, pencegahan kriminalitas musiman.
POLRESTA Jayapura Kota bekerja sama dengan DPRK Kota Jayapura menggelar Rapat Konsultasi dan Koordinasi untuk memastikan kesiapan pengamanan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Kegiatan ini berlangsung di Mapolresta Jayapura Kota, Kamis, 5 Maret 2026 dihadiri jajaran pimpinan kedua institusi.
Rapat dipimpin langsung oleh Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen, S.I.K., M.H., CPHR.
Dari DPRD, hadir Ketua DPRD Kota Jayapura Theos Revelino Beniqno Ajomi, S.Sos, Wakil Ketua I Max Karubaba, S.E, Wakil Ketua II Imam Khoiri, Wakil Ketua III Ferdinand Hanuebi, S.E, serta anggota dewan lainnya. Para pejabat utama Polresta Jayapura Kota juga turut serta.
Wakil Ketua I DPRD Max Karubaba menekankan tujuan rapat ini sebagai bentuk konsultasi untuk menjamin pelayanan dan pengamanan optimal bagi masyarakat.
“Kehadiran kami untuk memastikan bagaimana kesiapan pengamanan kepolisian dalam memberikan rasa aman dan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kota Jayapura menjelang Hari Raya Idul Fitri,” ujar Karubaba berdasarkan rilis Humas Polresta Jayapura Kota, Jumat, 6 Maret 2016.
Menanggapi itu, Kapolresta mengatakan, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama bulan Ramadan di wilayah hukumnya tetap aman dan kondusif.
Selain itu, rapat ini memperkuat kolaborasi antara legislatif dan kepolisian. Sinergi tersebut menjadi kunci menjaga stabilitas keamanan, sehingga warga Kota Jayapura dapat menyambut Idulfitri dengan khidmat, aman, nyaman, dan damai.
“Perayaan Hari Raya Idulfitri sejauh ini berjalan aman dan lancar. Kami telah melaksanakan patroli subuh untuk menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas, mengingat aktivitas anak muda usai salat subuh yang berpotensi balap liar. Selain itu, pengamanan salat tarawih juga dilakukan agar masyarakat ibadah dengan nyaman,” ujar Kapolresta.
Lebih lanjut, Kapolresta menegaskan rencana Operasi Ketupat Cartenz 2026 yang akan digelar selama 13 hari, mulai 13 s.d 25 Maret 2026.
Operasi ini melibatkan penempatan tujuh pos pengamanan di titik-titik strategis Kota Jayapura. Sebanyak 258 personel siap dikerahkan, dengan kemungkinan penyesuaian jumlah sesuai dinamika lapangan.
Pengamanan ketat ini juga mencakup pengawasan mudik, pasar tumpah, serta pencegahan kriminalitas musiman.
“Jumlah personel ini bisa kurang atau lebih, menyesuaikan situasi dan kebutuhan di lapangan. Polresta Jayapura Kota optimis mampu memberikan rasa aman bagi seluruh elemen masyarakat. Masyarakat diimbau tetap waspada dan mendukung upaya pengamanan bersama,” ujar Kapolresta.
(ldr/edgard)







