Ketua PGRI Provinsi Papua, Dr. Elia Waromi, M.Pd. (TIFAPOS/La Ramah)
Oleh: Dr. Elia Waromi, M.Pd
PERSATUAN Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Papua menegaskan bahwa kolaborasi erat antara pemerintah dan masyarakat sangat penting dalam pengelolaan pendidikan di Kota Jayapura untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan berkeadilan.
Pendidikan bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau sekolah, melainkan merupakan kerja sama aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk orang tua siswa dan unsur masyarakat lainnya.
Kebijakan yang diambil oleh Wali Kota Jayapura, terutama terkait penegakan larangan praktik biaya tambahan dalam penerimaan peserta didik baru, menunjukkan perhatian pemerintah terhadap transparansi dan keadilan dalam layanan pendidikan.
Namun, efektivitas kebijakan tersebut sangat bergantung pada pengawasan dan pendampingan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang harus berjalan konsisten dan nyata di lapangan.
Dengan alokasi anggaran operasional yang sudah diberikan kepada sekolah negeri, seharusnya sekolah tidak membebani orang tua dengan biaya tambahan.
Dalam praktiknya, kepala sekolah sering berada di posisi sulit, menghadapi tekanan regulasi sekaligus kebutuhan nyata di sekolah.
Oleh karena itu, PGRI Papua mengingatkan pentingnya memperkuat kapasitas kepala sekolah melalui pelatihan dan dialog yang konstruktif, serta memberikan ruang bagi kepala sekolah agar dapat menjalankan tugasnya secara profesional dan berdikari sesuai mekanisme anggaran yang transparan dan memadai.
Lebih jauh, keterlibatan aktif orang tua dan masyarakat dalam mengawal dan mengawasi pelaksanaan kebijakan pendidikan sangat diperlukan.
Orang tua bukan hanya sebagai penerima manfaat, melainkan juga sebagai mitra pengawas sosial yang menjaga agar penyelenggaraan pendidikan berjalan sesuai aturan dan tujuan.
Sinergi antara kepala sekolah yang profesional, dukungan pemerintah, serta partisipasi masyarakat akan menciptakan sekolah yang sehat dan lingkungan pendidikan yang kondusif.
PGRI Papua mengajak semua pihak untuk bersama-sama memikul tanggung jawab pendidikan secara benar, transparan, dan akuntabel demi membangun generasi Papua yang unggul dan berdaya saing.
Pendidikan harus dilihat sebagai prioritas bersama, bukan beban satu pihak saja, agar keberhasilan pendidikan tidak hanya menjadi wacana tetapi juga terwujud nyata di lapangan.
(Penulis adalah Ketua PGRI Provinsi Papua)






