Beranda / Ragam Berita / Pesan Pj Wali Kota Jayapura di HUT ke-79 RI

Pesan Pj Wali Kota Jayapura di HUT ke-79 RI

Pj Wali Kota Jayapura memimpin upacara bendera di Lapangan Trikora dalam rangka HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia. (TIFAPOS/Pemkot Jayapura)

TIFAPOS.id – Penjabat Wali Kota Jayapura Christian Sohilait menjadi pemimpin upacara bendera Merah Putih dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2024 tingkat Kota Jayapura.

Ditemui usai pelaksanaan upacara, Pj Wali Kota menyampaikam peringatam HUT tahum ini berbeda dengan tahun sebelumnya, yakni menyambuy ibu kota baru di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur dan pergantian presiden Indonesia.

Dengan tema ‘Nusantara Baru Indonesia Maju’, Pj Wali Kota optimis Indonesia khususnya Kota Jayapura terus bergerak maju dan berprestasi baik di bidang pendidikan, kesehatan, sosial masyarakat, ekonomi, dan infrastruktur.

“Pendidikan, kesehatan, ekonomi harus maju. Pilkada (pemilihan kepala daerah) Papua harus sukses pada November mendatang,” ujat Sohilait di Lapangan Trikora Jayapura, Sabtu (17/8/2024).

Selain itu, Pj Wali Kota berpesan agar masyarakat Kota Jayapura menjaga kota dengan baik dan memimpin pemimpin yang baik dan tegas.

“Kota Jayapura banyak masalah sosial, seperti sampah, macet (kendaraan tidak tertata dengan baik), dan kejahatan sosial (pencurian, mabuk-mabukan),” ujarnya.

Paskibraka dalam rangka HUT ke-79 RI Tingkat Kota Jayapura. (TIFAPOS/Pemkot Jayapura)

Dikatakannya, permasalahan itu tidak bisa diselesaikan (harus membutuhkan tanggungjawab semua pihak), dan dalam waktu cepat.

“Untuk itu, dalam masa transisi ini, saya mengimbau warga agar menjaga kota sesuai moto ‘hen t’cahi yo onomi tmar ni hanased’ (satu hati membangun kota untuk kemuliaan Tuhan).

“Saya menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang melaksanakan HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia,” sambungnya.

Pj Wali Kota Sohilait menambahkan belum ada aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Jayapura yang mengajukan mundur mengikuti Pilkada 2024.

“Kami masih menunggu sampai 27 November. Tanggal 26 sudah harus mengundurkan diri. Tahapan KPU sedang penetuan TPS dari 900 turun 500, Pantari yang sudah dilantik ada 1000 orang lebih, logistik sudah siap,” ujarnya.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *