Staf Ahli Gubernur Papua Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Triwarno Purnomo, S.STP., M.Si mewakili Gubernur Papua, Komjen Pol (Purn) Drs. Mathius D. Fakiri, S.I.K., M.H memimpin upacara peringatan Hari Desa Nasional 2026 tingkat Provinsi Papua. (TIFAPOS/Humas Pemkot Jayapura)
Ringkasan Berita
• Desa sebagai fondasi pembangunan nasional, ujung tombak pembangunan, dan jantung kehidupan bermasyarakat.
• Tekankan dana desa dan otonomi khusus tepat sasaran, transparan, bertanggung jawab untuk infrastruktur (jalan kampung, air bersih, sekolah), pemberdayaan ekonomi, akses pendidikan-kesehatan.
• Komitmen membangun desa untuk Indonesia maju.
PERINGATAN Hari Desa Nasional 2026 di Kampung Skouw Yambe, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, menjadi pusat kegiatan tingkat Provinsi Papua, Kamis, 15 Januari 2026.
Peringatan yang berlangsung di halaman Kantor Distrik Muara Tami tidak hanya memperingati hari bersejarah tersebut, tetapi juga menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran desa (kampung) sebagai fondasi pembangunan nasional.
Kegiatan dimulai sejak pagi hari dengan upacara yang dipimpin Staf Ahli Gubernur Papua Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Triwarno Purnomo, S.STP., M.Si mewakili Gubernur Papua, Komjen Pol (Purn) Drs. Mathius D. Fakiri, S.I.K., M.H.
Hadir dalam kegiatan tersebut yaitu perwakilan Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintah Provinsi Papua, pejabat Pemerintah Kota Jayapura, personel TNI dan Polri, serta para pembina dan kepala kampung di Kota Jayapura.
Selain upacara inti, acara diisi dengan pencanangan Lomba Hari Desa Nasional 2026 yang diikuti oleh kampung-kampung di seluruh provinsi ditandai pelepasan balon gas ke udara.
Kegiatan sosial pun menjadi sorotan utama, termasuk aksi donor darah yang melibatkan masyarakat setempat dan instansi terkait.
Suasana meriah terlihat dari kehadiran warga Kampung Skouw Yambe yang mengenakan pakaian adat, menampilkan tarian tradisional Suku Skouw sebagai pembuka acara.
Dalam sambutan tertulis Gubernur Papua yang dibacakan Triwarno Purnomo, berdasarkan rekaman audio dari Humas Pemkot Jayapura, Kamis, 22 Januari 2026, ditegaskan pentingnya desa sebagai ujung tombak pembangunan.
“Hari Desa Nasional adalah momentum untuk mengakui kontribusi desa-desa di Papua dalam menjaga keberagaman budaya dan sumber daya alam,” ujar Triwarno mengutip pesan Gubernur.
Gubernur khusus menyoroti pengelolaan Koperasi Desa Merah Putih yang harus dilakukan secara kolaboratif. Inisiatif ini diharapkan mendukung visi Papua maju, sejahtera, dan harmonis.
“Kami menandai komitmen pemerintah daerah dalam memajukan pembangunan desa sebagai fondasi kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Lebih lanjut, Triwarno menekankan pemanfaatan Dana Desa dan Dana Otonomi Khusus (Otsus) secara tepat sasaran, transparan, dan bertanggung jawab.
Dana tersebut diarahkan untuk infrastruktur krusial seperti pembangunan jalan kampung, penyediaan air bersih, sekolah layak, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Kami berkomitmen meningkatkan akses infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan di setiap kampung. Selamat Hari Desa 2026. Bangun desa, bangun Indonesia desa terdepan untuk Indonesia maju,” tegasnya.
Gubernur juga mengapresiasi peran Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kota Jayapura, DPMK Provinsi Papua, para pendamping desa, serta masyarakat kampung atas suksesnya penyelenggaraan.
Diharapkan, peringatan Hari Desa Nasional 2026 mencerminkan semangat gotong royong di Papua, dan kampung bukan hanya unit administratif, tapi jantung kehidupan bermasyarakat.
Sekain dekat perbatasan Papua Nugini, perayaan ini juga memperkuat rasa persatuan nasional, sehingga lomba desa mendorong inovasi lokal, seperti pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan dan pelestarian budaya Skouw.
“Peringatan ini menjadi pengingat bahwa pembangunan dari desa akan menguatkan Indonesia secara keseluruhan, khususnya di tanah Papua yang kaya akan potensi,” ujar Triwarno.
(ldr)








