Beranda / Ragam Berita / Pergelaran Budaya Nusantara upaya pewarisan budaya kepada generasi muda

Pergelaran Budaya Nusantara upaya pewarisan budaya kepada generasi muda

Kepala BPK Wilayah XXII Papua Desy Polla Usmany meresmikan Pergelaran Budaya Nusantara 2024. (TIFAPOS/Ramah)

TIFAPOS.id – Budaya adalah cara hidup yang berkembang dan dimiliki oleh sekelompok orang, diantaranya adat istiadat, bahasa, dan karya seni.

Agar tetap ada dan terus dilestarikan di lingkungan masyarakat, budaya kemudian diwariskan (pewarisan) dari generasi ke generasi melalui orang tua, kelompok, sekolah, institusi, dan pemerintahan.

Pewarisan itu kemudian disebut proses peralihan nilai-nilai dan norma-norma dari generasi tua ke generasi muda melalui pembelajaran agar generasi muda dapat mengenal nilai, norma, dan adat istiadatnya.

Sebagai unit pelaksana teknis dari Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yang bertugas melaksanakan pelestarian cagar budaya dan objek pemajuan kebudayaan, Balai Pelestarian Kebudayaan atau BPK Wilayah XXII Papua mengadakan Pergelaran Budaya Nusantara.

Tujuannya untuk memberikan ruang dan tempat bagi komunitas atau sanggar seni nusantara untuk menampilkan tarian, nyanyian, dan musik tradisional sebagai bentuk wujud kecintaan terhadap kebudayaan daerah.

Kegiatan yang berlangsung di halamam gedung Papua Youth Creative Hub, Kamis (22/8/2024) adalah salah satu bentuk pewarisan budaya dalam bentuk kesenian, kearifan lokal, dan adat istiadat.

“Saya berharap generasi muda sebagai pewaris budaya yang dapat membantu melestarikan identitas dan kekayaan budaya dari masing-masing daerahnya,” ujar ketua panitia Sybanirta.

Kesenian Papua menghiasi Pergelaran Budaya Nusantara yanb diadakan oleh BPK Wilayah XXII Papua. (TIFAPOS/Ramah)

“Kegiatan ini merupakan program kerja yang dilaksanakan rutin setiap tahun, sekaligus dalam rangka memeriahkan HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia,” sambungnya.

Kepala BPK Wilayah XXII Papua Desy Polla Usmany mengatakan Pergelaran Budaya Nusantara tahun 2024 mengusung tema “Lestarikan Budaya Nusantara” demi Indonesia sejahtera.

Kegiatan tersebut melibatkan komunitas dan sanggar seni budaya nusantara yang ada di Kota dan Kabupaten Jayapura, dengan melibatkan 30 kelompok sanggar yang dibagi dalam tiga hari mulai 22 s.d 24 Agustus 2024.

“Ketika sudah tampil maka mereka sudah memiliki kepercayaan diri. Kepercayaan diri ini sangat penting agar mereka terus berkarya, meski ada inovasi tapi tidak mengubah inti dari budaya itu,” ujarnya.

Desy berharap dari instansi terkait bisa memberdayakan atau mengapresaisi pelaku seni budaya melalui panggung pagelaran, sehingga ada kebersamaan dan persatuan demi pengembangan ke depannya.

“Saya berharap adanya pewarisan dari pelaku budaya kepada generasi berikutnya, sehingga paham tentang budayanya, percaya diri tampil membentuk menjadi anak hebat,” ujarnya.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *