Beranda / Ragam Berita / Perayaan HUT PGRI ke-80 dan syukuran purna tugas di SMA Negeri 4 Jayapura

Perayaan HUT PGRI ke-80 dan syukuran purna tugas di SMA Negeri 4 Jayapura

Kepala SMA Negeri 4 Jayapura, Widya Kusmayanti, S.Pd., M.Pd menyampaikan sambutan pada perayaan HUT PGRI ke-80 dan syukuran purna tugas. (TIFAPOS/La Ramah)

 

Ringkasan Berita

• Perayaan ulang tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-80.

• Syukuran purna tugas Lusia Wati Marampa, guru SMA Negeri 4 Jayapura.

• Penghormatan dan refleksi pengabdian guru sebagai kunci kemajuan pendidikan di Papua.

 

SEKOLAH Menengah Atas (SMA) Negeri 4 Jayapura, Kota Jayapura, Papua, menggelar perayaan ulang tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-80 dengan tema “Guru Bermutu Indonesia Maju: Bersama PGRI Wujudkan Indonesia Emas”.

Kegiatan diadakan di aula sekolah, Selasa, 25 November 2025, dihadiri civitas akademika SMA Negeri 4 Jayapura, SMA Negeri 8 Jayapura, serta sejumlah tamu seperti Ketua YPK di Tanah Papua, Joni Y. Betaubun, S.H., M.H.

Hadir juga, Plt. Kepala Bidang SMA/SMK Disdikbud Kota Jayapura Batseba Itaar, dan Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Rocky Bebena, S.Pd., M.Pd.

Selain perayaan HUT PGRI, acara ini juga menjadi momen syukuran purna tugas bagi Lusia Wati Marampa, S.H, seorang guru yang telah mencurahkan pengabdian luar biasa untuk dunia pendidikan.

Dengan mengusung tema “Pengabdian Boleh Usai, Tetapi Kebaikan yang Ditanam Akan Terus Tumbuh Dalam Ingatan dan Karya Banyak Orang”, kegiatan ini menjadi penghormatan atas dedikasi dan keteladanan beliau selama bertahun-tahun.

Kepala SMA Negeri 4 Jayapura, Widya Kusmayanti, S.Pd., M.Pd, menyampaikan terima kasih yang tulus kepada Lusia Wati Marampa atas pengabdiannya yang penuh keikhlasan.

“Semoga masa purna tugas Ibu menjadi masa yang penuh berkah, kesehatan, dan kebahagiaan,” ujar Widya.

Widya juga mengungkapkan kebahagiaan dan rasa syukur atas ulang tahun sembilan guru di bulan November.

“Kiranya usia baru membawa semangat, kesehatan, dan hikmat untuk terus menjalankan tugas mulia sebagai pendidik,” ujar Widya.

Kabar membanggakan juga datang dari sisi prestasi siswa SMA Negeri 4 Jayapura di tingkat nasional.

Sekolah ini berhasil meraih Juara 3 dalam lomba Menyanyi Solo Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N).

Prestasi ini dianggap sebagai bukti nyata bahwa kerja keras, bimbingan guru, dan bakat peserta didik dapat menghasilkan kebanggaan bagi sekolah, Kota Jayapura, dan Provinsi Papua.

Widya menegaskan, capaian tersebut memperkuat keyakinan kemajuan pendidikan hanya bisa diraih melalui kolaborasi dan semangat melayani dengan hati.

“PGRI adalah rumah besar yang mempersatukan kita dalam penguatan profesionalisme dan solidaritas sebagai pendidik,” ujar Widya.

Kesempatan tersebut, Widya mengucapkan selamat merayakan HUT PGRI ke-80 kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan atas ketulusan dan komitmen dalam mendidik generasi muda.

“Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberkati setiap langkah kita dalam menghadirkan pendidikan bermutu dan memerdekakan,” ujar Widya.

Ketua YPK di Tanah Papua, Joni Y. Betaubun, S.H., M.H, mengatakan guru adalah pilar utama dalam membentuk masa depan generasi muda Papua.

“Kami berharap di usia PGRI yang ke-80, para guru semakin bersemangat dan inovatif dalam mendidik siswa dengan pendekatan yang kreatif dan humanis,” ujar Joni.

Ia menegaskan, peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru harus terus menjadi prioritas agar mereka dapat memberikan kontribusi terbaik demi kemajuan pendidikan di wilayah ini.

Selain itu, Joni memberikan penghormatan khusus kepada guru tersebut atas dedikasi dan kerja kerasnya.

“Pengabdian beliau adalah inspirasi bagi semua guru untuk terus memberikan yang terbaik, bahkan setelah masa tugas resmi berakhir,” ujar Joni.

Lewat momen ini, Joni mengajak seluruh stakeholder pendidikan dan masyarakat untuk mendukung guru-guru Papua secara nyata, baik dalam peningkatan fasilitas, pelatihan, maupun penghargaan moral.

Ia percaya, dengan kerja sama seluruh elemen, pendidikan di Papua akan mampu mengatasi berbagai tantangan dan mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi dunia global.

“Terima kasih kepada PGRI yang selama ini telah menjadi wadah kuat bagi para guru dalam memperjuangkan hak dan kemajuan profesi keguruan di Indonesia, khususnya di Papua,” ujar Joni.

Plt. Kepala Bidang SMA/SMK Disdikbud Kota Jayapura, Batseba Itaar, yang mewakili Plt. Kadisdikbud Kota Jayapura, Rocky Bebena, S.Pd., M.Pd., turut hadir dan mengapresiasi acara ini sebagai wujud nyata sinergi antara guru, sekolah, dan dinas pendidikan dalam mendorong kualitas pendidikan di Kota Jayapura.

“Acara ini menegaskan betapa pentingnya penghormatan terhadap guru dan pengabdian mereka dalam membentuk masa depan bangsa, sekaligus menjadi momentum refleksi dan penyemangat untuk terus berkontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan di Indonesia,” ujar Itaar.

“Mari kita bersama jaga semangat dan komitmen untuk membangun pendidikan lebih baik di Tanah Papua. Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang nyata memberikan kontribusi besar bagi masa depan anak-anak kita,” sambungnya.

 

(ldr)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *