Beranda / Ragam Berita / Peran penting kader posyandu dalam mengeliminisir stunting

Peran penting kader posyandu dalam mengeliminisir stunting

Kader Posyandu mengikuti biktek keterampilan dasar. (TIFAPOS/Ramah)

TIFAPOS.id – Peran kader posyandu juga sangat penting dalam pencegahan penurunan stunting, yaitu mengingatkan dan menyadarkan orang tua agar mementingkan pemberian ASI kepada balita, menjaga sanitasi, dan asupan gizi cukup.

Selain itu, kader posyandu dalam pencegahan stunting dengan membantu dalam pemantauan layanan pencegahan stunting dengan sasaran rumah tangga 1000 hari pertama kehidupan anak.

Kader posyandu juga menjadi ujung tombak agar memastikan masyarakat berperan aktif supaya kelompok sasaran cegah stunting di Kota Jayapura dapat terlayani.

“Untuk itu, kami berikan bimbingan teknis terhadap kader posyandu terutama mempersiapkan pelayanan prima,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, dr. Ni Nyoman Sri Antari di Hotel Horison Kotaraja, Kota Jayapura, Kamis (4/7/2024).

Angka stunting (gangguan pertumbuhan pada anak) berdasakan survei status gizi 2023 berada di angka 20,6 persen dan berdasarkan survei kesehatan Indonesia ada di angka 21,3 persen.

Dinas Kesehatan Kota Jayapura menilai meningkatnya angka stunting diakibatkan kebijakan intervensi serentak masih belum optimal, sehingga perlu dievaluasi.

Melalui bimbingan teknis tersebut, 221 posyandu lebih dioptimalkan lagi dalam pelayanan, seperti pengukuran pada anak balita dan penanganan terhadap stunting.

“Yang paling penting juga pelaporannya, karena ada beberapa posyandu yang kami lihat nol atau tidak ada pelaporan karena terkendala. Untuk itu, kami latih kader agar sekaligus menjadi evaluator dalam bekerja, dengan harapan mengeliminisir angka stunting,” ujar Antari.

Tag: