Beranda / Ragam Berita / Penutupan pesantren kilat SMPN 9 Jayapura, murid ungkap manfaat belajar intensif Ramadan

Penutupan pesantren kilat SMPN 9 Jayapura, murid ungkap manfaat belajar intensif Ramadan

Kepala SMP Negeri 9 Jayapura, Panjaitan, S.Pd.I., M.Pd bersama kolega foto bersama dengan murid pemenang lomba pada kegiatan pesantren kilat. (TIFAPOS/La Ramah)

 

Ringkasan Berita

• Memanfaatkan Ramadan untuk menanamkan nilai-nilai keislaman, memperdalam pemahaman agama secara intensif.

• Momentum membangun solidaritas dan tali persaudaraan antar murid muslim.

• Para murid diharapkan lanjutkan pembelajaran Islam mandiri dan konsisten pasca-kegiatan.

 

DALAM rangka bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, SMP Negeri 9 Jayapura mengadakan kegiatan pesantren kilat, yang berlangsung di aula sekolah selama dua hari, yakni 27 s.d 28 Februari 2026.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh murid muslim di sekolah tersebut, dengan tema “Ramadan sebagai momentum mewujudkan generasi Qur’ani, santun, cerdas, berakhlak mulia, dan rajin beribadah”.

Tema tersebut mencerminkan komitmen sekolah dalam memanfaatkan momentum Ramadan sebagai waktu yang tepat untuk menanamkan nilai-nilai keislaman kepada para murid.

Pada hari kedua kegiatan, pihak sekolah menghadirkan pencerahan ustaz Dr. H. Makmur Tajuddin yang menyampaikan materi terkait hikmah Puasa serta berbagai nilai-nilai mendalam yang dapat dipetik dari menjalankan ibadah di bulan Ramadan.

Materi tersebut mendapat antusiasme tinggi dari para murid yang hadir bersama para guru pembimbing.

Murid yang mengikuti kegiatan ini mengungkapkan mereka merasakan manfaat yang besar dari pembelajaran intensif selama pesantren kilat.

Di antara mereka mengatakan pemahaman tentang ajaran Islam semakin bertambah, khususnya mengenai hikmah menjalankan ibadah di bulan Ramadan.

Mereka juga merasa lebih termotivasi untuk menerapkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya suka pesantren kilat soalnya disiplin waktu dan hafalan Al-Qurannya bikin saya lebih rajin sholat dan paham nilai-nilai Islam” ujar Rizky murid kelas 7C.

“Dengan pesantren kilat, saya jadi lebih percaya diri berbicara di depan umum dan paham cara menjaga akhlak sehari-hari,” ujar Nurul murid kelas 8B.

Kepala SMP Negeri 9 Jayapura, Panjaitan, S.Pd.I., M.Pd mengatakan, pesantren kilat ini merupakan upaya strategis untuk memberikan kesempatan kepada murid dalam memperdalam pemahaman agama Islam secara lebih intensif.

“Ramadan ini kami manfaatkan bukan untuk sekadar mengisi waktu kosong, melainkan sebagai momentum untuk memperdalam pemahaman agama,” ujar Panjaitan di SMPN 9 Jayapura, Jumat, 28 Februari 2026.

Selain aspek spiritual, kegiatan ini juga dirancang untuk membangun solidaritas dan tali persaudaraan antarwarga sekolah, khususnya di antara para murid muslim.

Selama dua hari pelaksanaan, para murid diajak mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang edukatif dan bermakna.

Materi yang disampaikan mencakup pelaksanaan salat berjamaah serta pengajaran tadarus Al-Qur’an sebagai bentuk pembiasaan ibadah sejak dini.

Tidak hanya itu, terdapat pula praktik keagamaan lainnya yang dipandu oleh ustadz dan ustadzah berpengalaman.

Untuk menambah semangat dan daya tarik kegiatan, pihak sekolah juga mengadakan berbagai perlombaan Islami yang diikuti secara aktif oleh seluruh peserta.

Perlombaan ini diharapkan dapat memacu semangat belajar sekaligus mempererat hubungan antar murid.

Selain itu, pihak sekolah juga memutarkan film-film edukasi yang bertujuan meningkatkan pemahaman para murid tentang ajaran Islam secara lebih menarik dan mudah dipahami.

Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi sarana efektif untuk membangun silaturahmi di antara para murid.

Interaksi yang terjalin selama pesantren kilat mempererat persaudaraan dan menciptakan suasana yang kondusif untuk belajar bersama.

Sehingga, kolaborasi dalam menuntut ilmu pengetahuan semakin terwujud melalui berbagai kegiatan kelompok yang dilaksanakan.

Pengawas Pendidikan Tingkat Menengah Kementerian Agama Kota Jayapura, Sunanto, S.Ag., M.Pd, secara resmi menutup kegiatan pesantren kilat mengapresiasi SMPN 9 Jayapura.

Menurutnya, terselenggaranya pesantren kilat ini bertujuan mendidik murid muslim di lingkungan sekolah.

“Kegiatan pesantren kilat memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlak mulia dan memiliki pemahaman agama yang kuat,” ujar Sunanto.

Ditutupnya pesantren kilat ini, SMPN 9 Jayapura berharap para murid dapat terus melanjutkan pembelajaran agama Islam secara mandiri dan konsisten, khususnya terhadap pembentukan generasi muda yang Qur’ani dan berakhlak mulia.

(lrm)

 

 

 

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *