Beranda / Ragam Berita / Pengurus BUMKamp Bersama Jopalala ikut pelatihan peningkatkan kapasitas

Pengurus BUMKamp Bersama Jopalala ikut pelatihan peningkatkan kapasitas

TIFAPOS.id – Melalui program fasilitasi kerjasama desa dalam kabupaten/kota, pengurus Badan Usaha Milik Kampung Bersama Jopalala mengikuti pelatihan dalam peningkatan kapasitas demi tercapaianya pembangunan dan pengembangan masyarakat kawasan pedesaan.

BUMKam Bersama Jopalala adalah badan usaha milik kampung yang dikelola enam kampung, yaitu Kampung Koya Tengah, Kampung Holtekamp, Kampung Skouw Yambe, Skouw Sae, Skouw Mabo, dan Kampung Moso.

Selama tiga tahun berjalan (2017-2020) BUMKamp Bersama Jopalala telah menjalankan perannya dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, mendorong produktifitas masyarakat dalam menghasilkan produk-produk lokal.

Selain itu, membantu memasarkan dan menjalin kerjasama dengan pihak-pihak luar
dalam memasarkan produknya. Berbagai pelatihanpun sering dikuti guna peningkatan kapasitanya.

Namun, dengan keterbatasan modal semua kegiatan dilapangan agak tersendak dan macet terlebih dengan hadirnya virus corona atau Covid-19 yang menimpa Indonesia khususnya di Kota Jayapura maka kegiatan ini terhenti dan macet total.

“Kegiatan ini memfokuskan revitalisasi (menata struktur kepengurusan BUMKamp Bersama Jopalala,” ujar Kepala DPMK Kota Jayapura Makzi L Atanay di aula Kolam Pemancingan Permata Hijau, Koya Barat, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua, Rabu (12/6/2024).

Setelah mengikuti pelatihan tersebut para pengurus dapat memahami pelaksanaan operasional pengelolaan manajemen usaha BUMKamp Bersama Jopalala dengan baik, berkualitas, bertanggung jawab dan professional.

Meningkatkan kemampuan pengurus BUMKamp Bersama Jopalala dalam memanfaatkan, mengelola potensi sumber daya alam di kampung serta dapat melakukan pemasaran produk usaha.

Kegiatan yang belangsung dua hari diikuti 33 orang terdiri dari Kepala Pemerintah Kampung 6 orang sekaligus sebagai penasihat, BAMUSKamp 6 kampung sebanyak 6 orang, Pengawas BUMKamp Bersama sebanyak 3 orang, Tenaga Ahli (TA) sebanyak 1 orang.

Hadir juga pendamping distrik sebanyak 1 orang, Pengurus BUMKamp bersama sebanyak 15 orang, Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat pada Distrik Muara Tami, dengan narasumber dari Balai Pelatihan dan Pemberdayaan Pembangunan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Jayapura.

Penjabat Wali Kota Jayapura Lukas Christian Sohilait malului Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan Frederik Awarawi berharap semua pemerintahan kampung di distrik muara tani harus serius dalam usaha bersama tersebut salah satunya penyertaan modal.

“ Perlu saya ingatkan bahwa BUMKamap Adalah kekuatan ekonomi baru yang hadir di tengah tengah masyarakat kampung yang memiliki peran strategis apabila dikelola secara bertanggungjawab dan melibatkan partisipasi masyarakat secara kolektif,” ujarnya.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *