Kepala Badan Kesbangpol Kota Jayapura, Raimondus Mote, S.STP., M.Si didampingi Plt. Kepala Bidang Bina Ideologi Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa, Nur Jaya, S.Pd., M.KP foto bersama peserta didik SMK Negeri 7 Jayapura. (TIFAPOS/Istimewa)
Ringkasan Berita
• Menumbuhkan semangat kebangsaan dan memperkokoh rasa cinta tanah air.
• Memahami pentingnya nilai-nilai kebangsaan dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
• Perkuat pemahaman empat pilar kebangsaan, yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, NKRI.
BADAN Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Jayapura, melalui Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa, menggelar kegiatan bertajuk “Penguatan Ideologi Pancasila, Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa” kepada pelajar di daerah perbatasan Republik Indonesia dan Papua Nugini (PNG) khususnya siswa-siswi SMK Negeri 7 Jayapura.
Kegiatan ini berlangsung di SMK Negeri 7 Jayapura, Jumat, 14 November 2025, dalam rangka menumbuhkan semangat kebangsaan dan memperkokoh rasa cinta tanah air.
Serta, memperkuat pemahaman nilai-nilai Ideologi Pancasila, yang merupakan bagian dari upaya nasional dalam memperkuat jati diri bangsa dan memperkokoh persatuan di wilayah lintas batas.
Kepala Badan Kesbangpol Kota Jayapura, Raimondus Mote, S.STP., M.Si, dalam rilisnya di Jayapura menegaskan, sosialisasi empat pilar kebangsaan adalah langkah penting untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat akan nilai-nilai dasar bangsa Indonesia.
Keempat pilar tersebut meliputi Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara, UUD 1945 sebagai konstitusi formal negara, Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan persatuan bangsa yang menekankan keberagaman dan persatuan, serta NKRI sebagai bentuk negara yang menegaskan kedaulatan dan integritas wilayah.
“Sosialisasi empat pilar kebangsaan adalah upaya untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang empat pilar kebangsaan Indonesia, yaitu Pancasila sebagai ideologi negara dan dasar negara,” ujar Mote.
Ia juga mengatakan, kegiatan ini untuk meningkatkan rasa nasionalisme dan identitas bangsa di tengah arus globalisasi yang semakin deras, serta pengaruh lintas budaya yang mulai menyentuh wilayah perbatasan.
Selain penekanan pada empat pilar kebangsaan, kegiatan ini juga membahas isu sosial yang akhir-akhir ini menjadi perhatian serius, seperti dampak negatif narkoba, minuman keras (miras), judi, serta penyebaran HIV/AIDS di kalangan generasi muda.
“Melalui sosialisasi ini, pelajar diharapkan mampu memahami pentingnya nilai-nilai kebangsaan dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Mote.
“Sosialisasi ini tidak hanya sebatas pengetahuan teoritis, tetapi juga harus mampu membangun karakter positif di kalangan generasi muda,” sambungnya.
Plt. Kepala Bidang Bina Ideologi Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa, Nur Jaya, S.Pd., M.KP mengatakan, pendidikan dan penanaman nilai-nilai moral serta etika sangat penting agar generasi muda mampu menahan diri dari pengaruh buruk dan menjaga kesehatan serta masa depan mereka.
Selain itu, masalah-masalah sosial seperti dampak negatif narkoba, miras, judi dan HIV/AIDS kepada generasi muda khususnya peserta didik di SMK Negeri 7 Jayapura.
Serta, memiliki misi utama untuk menanamkan nilai-nilai dasar Pancasila dalam kehidupan pelajar, sehingga mereka dapat menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi masyarakat serta mampu menjaga keutuhan bangsa.
“Peningkatan wawasan kebangsaan di tengah derasnya arus globalisasi menjadi salah satu fokus utama, termasuk menanamkan rasa cinta tanah air dan jiwa nasionalisme yang kuat,” ujar Nur Jaya.
Nur Jaya berharap, selain memperkuat identitas nasional, kegiatan ini dapat membangun karakter generasi muda yang berintegritas, serta mampu bersikap jujur, bertanggung jawab, dan memiliki rasa tanggung jawab terhadap bangsa dan negara.
Selain itu, muncul generasi muda yang tidak hanya cakap secara akademik tetapi juga berjiwa nasionalis dan memiliki rasa pride terhadap tanah air, yang mampu menjadi pionir dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, serta turut serta memperkokoh NKRI.
“Kegiatan di SMK Negeri 7 Kota Jayapura ini menjadi salah satu upaya nyata pemerintah dalam memperkuat fondasi ideologi dan karakter bangsa, khususnya di kawasan yang penuh tantangan ini,” ujar Nur Jaya.
(ldr)








