Staf BPMP Papua mengikuti pengembangan kapasitas SDM. (TIFAPOS/Ramah)
TIFAPOS.id – Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Papua menggelar kegiatan pengembangan kapasitas sumber daya manusia (SDM) guna meningkatkan kualitas pendidikan.
Kegiatan yang berlangsung di aula BPMP Papua, Kotaraja, Kota Jayapura, Selasa (6/8/2024) dihadiri aparatur sipil BPMP Papua, dengan menghadirkan Kepala Sekolah SD YPPK Gembala Baik untuk berbagi praktik baik implementasi kurikulum merdeka (IKM).
Kepala Sekolah SD YPPK Gembala Baik Clara Setiani bersyukur menjadi pemateri dalam berbagai praktik baik tentang IKM kepada stake holder di BPMP.
“Kami sudah tahun ketiga melaksanakan IKM. Memaparkan dengan harapan menjadi semangat serta evaluasi dalam melaksanakan IKM. Perlu pembimbingan lagi agar menjadi sekolah yang berkembang,” ujar Clara.
Clara berharap selain meningkatkan kolaborasi juga memberikan ruang untuk bisa mengetahui permasalahan serta kendala yang sesungguhnya di satuan pendidikan.
“Harapannya melalui kegiatan ini, BPMP bisa merancang program untuk membantu satuan pendidikan dalam mengimplementasikan IKM ke depan lebih baik lagi,” ujarnya.

PIC PDM 7 Dokumentasi dan Publikasi BPMP Papua, Mohammad Huri mengatakan kegiatan pengembangan kapasitas SDM terkait kepublikasian dan peningkatakan penjaminan mutu pendidikan.
“Tujuan kegiatan ini adalah melakukan pembekalan dan peningkatan kapasitas bagi warga BPMP Papua, agar memahami untuk meningkatkan mutu pendidikan di Papua,” ujarnya.
Diantaranya, lanjut Huri, pendekatan publikasi sehingga dalam proses peningkatan penjaminan mutu pendidikan di Papua bisa terglorifikasi atau tersampaikan kepada publik dengan baik dan benar.
“Masyarahat mendapatkan berita yang utuh tentang potret kegiatan peningkatan penjaminan mutu pendidikan di Papua,” ujarnya.
Selain itu, peningkatan kapasitas SDM BPMP Papua untuk mengembangkan kompetensi atau kapabilitas terkait dengan pelaksanaan program prioritas.
Hal itu bertujuan agar warga BPMP memiliki kompetensi yang sama dan kecakapan yang cukup, kemudian bisa mengadvokasi program prioritas baik ke stakeholder pendidikan maupun ke mitra pembangunan.
“Sehingga kolaborasi dan sinergitas dan kemitraan di antara semua pihak benar-benar berjalan dengan baik dan mendukung upaya peningkatan mutu pendidikan di Papua,” jelas Huri.






