Beranda / Ragam Berita / Pengawasan jajanan anak di sekolah perlu pengawasan intensif

Pengawasan jajanan anak di sekolah perlu pengawasan intensif

Plt. Ketua TP-PKK Kota Jayapura Gusniati Supriyanto menghadiri monitoring dan evaluasi program prioritas nasional yang digelar BPOM di Jayapura. (TIFAPOS/Ramah)

TIFAPOS.id – Plt. Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Jayapura Gusniati Supriyanyo, mengatakan pengawasan pangan olahan khususnya yang dijual di halaman sekolah perlu pengawasan secara intensif.

“Pedagang (pangan olahan) di sekitar sekolah diawasi agar semua jajanan sudah berizin POM,” ujar Gusniati saat menghadiri kegiatan monitoring dan evaluasi program prioritas nasional yang digelar BPOM di Jayapura di Hotel Horison Kotaraja, Kota Jayapura, Papua, Kamis (31/10/2024).

Dikatakannya, intervensi jajanan olahan yang dijual pedagang agar siswa mengonsumsi makanan sehat dan aman atau terhindari dari bahan tambahan pangan yang membahayakan kesehatan.

Plt. Ketua TP-PKK Kota Jayapura Gusniati Supriyanto menghadiri monitoring dan evaluasi program prioritas nasional yang digelar BPOM di Jayapura. (TIFAPOS/Ramah)

“Sebagai orang tua, kami tentunya menginginkan anak-anak kami mengonsumsi makanan sehat. Kami berharap BPOM gencar melakukan pengawasan,” ujarnya.

Selain intervensi, dikatakan Gusniati, pedagang terutama penjaja pangan jajanan anak sekolah harus diberikan edukasi guna meningkatkan pengetahuan keamanan pangan.

“Beberapa produsen dengan usaha skala kecil sering kali kurang memperhatikan pentingnya keamanan pangan, dikarenakan kurangnya pengetahuan mereka tentang proses pengolahan yang benar,” ujarnya.

Dikatakannya, pangan jajanan merupakan salah satu alternatif asupan pangan yang dikonsumsi masyarakat, terutama anak-anak usia sekolah dasar (SD).

“Peran orang tua, guru, dan penjual jajanan diperlukan untuk pencapaian gizi seimbang anak sekolah,” ujarnya.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *