Plt. Kadisdikbud Kota Jayapura, Rocky Bebena, S.Pd., M.Pd menyampaikan sambutan pada penutupan kegiatan GASING ke IX. (TIFAPOS/La Ramah)
METODE pembelajaran GASING (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan) memberikan pengaruh positif bagi guru dan siswa.
Bagi siswa, metode ini meningkatkan hasil belajar, khususnya dalam matematika, dengan membuat materi lebih mudah dipahami, proses belajar menjadi lebih menyenangkan, serta meningkatkan kemampuan berhitung dan pemecahan masalah.
Siswa yang belajar dengan metode GASING cenderung lebih aktif, percaya diri, dan dapat menyelesaikan soal lebih cepat dibandingkan metode konvensional seperti ceramah.
Untuk guru, metode GASING memberikan alternatif pembelajaran yang lebih interaktif dan efektif, memungkinkan guru menyampaikan materi dengan pendekatan yang menarik dan memudahkan pemahaman konsep matematika tanpa bergantung pada hafalan rumus.
Metode ini juga membantu menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif dan menyenangkan bagi guru dan siswa sehingga meningkatkan minat belajar, bakat, dan kreativitas dalam pelajaran matematika.
Melalui pendekatan yang menyenangkan dan interaktif, metode ini mampu menghilangkan rasa takut dan kebosanan terhadap matematika sehingga siswa menjadi lebih antusias dan aktif dalam proses pembelajaran.
Penerapan metode GASING menghasilkan peningkatan kemampuan berhitung dan pemahaman konsep matematika siswa, terlihat dari indikator keberhasilan seperti perasaan senang, ketertarikan, perhatian, dan keterlibatan siswa selama pembelajaran.
Peningkatan ini juga berimbas positif pada hasil belajar siswa yang meningkat secara signifikan dari kondisi awal.
Metode ini telah diterapkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura melalui Bidang SD dengan dukungan program pembinaan minat bakat secara sistematis, sehingga metode GASING tidak hanya membangun minat dan bakat individu siswa tapi juga mendorong kreativitas mereka dalam menyelesaikan masalah matematika secara asyik dan menyenangkan.
Sebanyak 120 peserta, dengan rincian guru 50 orang dan siswa 70 orang siswa kelas V (siswa terbagi tiga kelas dan guru satu kelas) mengikuti GASING ke IX, yang berlangsung dari tanggal 19 Agustus hingga 4 September 2025 di Hotel Horison Kotaraja.
“Metode GASING membantu menciptakan pembelajaran matematika yang efektif dan menyenangkan, membina minat dan bakat siswa secara optimal, serta meningkatkan kreativitas siswa dalam mempelajari matematika,” ujar Plt. Kadisdikbud Kota Jayapura, Rocky Bebena, S.Pd., M.Pd pada penutupan kegiatan GASING, Kamis, 4 September 2025.
Dari hasil evaluasi metode GASING (Gampang, Asik, dan Menyenangkan) menunjukkan bahwa metode ini efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa.
Hasil evaluasi yang didapat pada guru dan siswa menunjukkan aktivitas peningkatan signifikan selama proses pembelajaran dengan metode GASING. Guru mampu menciptakan lingkungan belajar yang mendukung, sedangkan siswa lebih aktif, antusias, dan terlibat dalam pembelajaran.
Hasil belajar siswa menunjukkan peningkatan nilai rata-rata yang cukup signifikan dari pra siklus ke siklus berikutnya, dengan peningkatan ketuntasan klasikal yang pada awalnya kurang dari 50% meningkat menjadi lebih dari 80% setelah penerapan metode ini.
Metode GASING membantu siswa memahami konsep matematika dengan lebih mudah dan menyenangkan, sehingga membuat mereka lebih termotivasi untuk belajar.
Meskipun demikian, beberapa kendala ditemui seperti kurangnya umpan balik konstruktif dan disiplin siswa, namun secara keseluruhan metode ini dapat dioptimalkan dengan adaptasi yang baik dari guru dan siswa.
“Metode GASING memberikan dampak positif pada peningkatan hasil belajar matematika serta aktivitas dan motivasi belajar siswa dan guru,” ujar Kabid SD Disdikbud Kota Jayapura, Dr. Eni Kusrini, S.Pd., M.Pd.
(ldr)






