TIFAPOS.id – PT Pertamina Patra Niaga melaporkan hingga awal Juni 2024 tercatat lebih dari 3,44 juta pengguna pertalite telah memiliki Quick Response (QR) Code.
QR Code merupakan sebuah barcode dua dimensi yang diperkenalkan oleh perusahaan Jepang Denso Wave pada 1994. Barcode ini awalnya digunakan untuk pendataan inventaris produksi suku cadang kendaraan, namum sekarang telah digunakan diberbagai bidang layanan.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Petrus Ginting dalam rilisnya di Jakarta, Sabtu (9/6/2024) mengatakan tidak mudah untuk mencapai angka tersebut, namun dibutuhkan konsistensi dalam memberikan sosialisasi ke masyarakat.
Masyarakat terutama pengguna bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite diminta mendaftarkan kendaraannya dan mendapatkan QR Code. Selain tepat sasaran penyalurannya, tapi juga memudahkan proses pembelian BBM subsidi di SPBU Pertamina sehingga lebih efisien dan cepat.
Saat ini, uji coba QR Code pertalite sudah dijalankan di 41 kota/kabupaten, dan akan segera diperluas di seluruh wilayah Indonesia.
Skema yang dilaksanakan akan mirip seperti saat pendaftaran pengguna Solar Subsidi (Biosolar). Mulai dari uji coba hingga penerapan full QR Code di wilayah secara bertahap.
Langkah itu sebagai upaya perusahaan pelat merah ini, untuk mencatat transaksi BBM penugasan lebih baik dan transparan, mengingat adanya anggaran kompensasi yang diberikan pemerintah untuk produk BBM jenis pertalite demi mewujudkan Program Subsidi Tepat.
“Kami tegaskan apa yang saat ini dilakukan adalah pendataan, bukan pembatasan. Jika ada kesulitan atau kendala masyarakat bisa menghubungi Pertamina Call Center 135,” ujar Irto.
“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk tidak perlu khawatir, sebab prosesnya mudah, tinggal mendaftarkan kendaraan di website subsiditepat.mypertamina.id untuk mendapatkan QR Code,” sambungnya.
Terpisah, Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Edi Mangun mendukung penuh atas penerapan Program Subsidi Tepat yang telah digagas dari 2022, agar terjaga dari oknum-oknum yang berbuat curang.
Dalam pelaksanaanya Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku selalu melakukan evaluasi dan pengawasan serta meminta dukungan stakeholder agar Program Subsidi Tepat terus berjalan dengan baik.
Kepada masyarakat yang kendaraannya telah terdaftar dalam Program Subsidi Tepat dan mendapatkan QR Code via aplikasi, dapat melakukan transaksi menggunakan QR Code yang tertera di aplikasi MyPertamina.
“Ayo kita terus dukung Subsidi Tepat terutama di wilayah Papua Maluku. Ini program yang baik, karena sampai saat ini terhitung sudah ada 3,44 juta pendaftar dan masih terus berjalan,” ujar Edi.
PT Pertamina Patra Niaga yang bergerak di Hilir Migas dalam bidang usaha perdagangan dan pengelolaan BBM dan non BBM, pengelolaan armada/fleet, depot, teknologi, menyampaikan terimakasih kepada masyarakat yang sudah mendukung program Pertamina salah satunya menyukseskan Program Subsidi Tepat.
Untuk informasi mengenai pendaftaran, masyarakat dapat mengunjungi laman website subsiditepat.mypertamina.id, dan seluruh informasi bisa diakses melalui website mypertamina.id, sosial media @mypertamina dan @ptpertaminapatraniaga, serta jika butuh bantuan dapat menghubungi Pertamina Call Center (PCC) 135.






