Penari barongsai menyapa pengunjung di Kalam Kudus Expo. (TIFAPOS/Ramah)
Jayapura – Penampilan barongsai menjadi salah satu atraksi yang meramaikan event Kalam Kudus Expo yang dilaksanakan Sekolah Kristen Kalam Kudus Jayapura.
Kegiatan ini berlangsung di Mal Jayapura, Kota Jayapura, selama dua hari atau dari 31 Januari s.d 1 Februari 2025.
Penampilan barongsai ini menarik perhatian dan disambut antusias oleh anak-anak dan pengunjung lainnya.
Dengan iringan alat musik seperti tambor, gong, dan simbal, ditampilkan oleh sekelompok penari yang mengenakan kostum menyerupai singa.
Tarian barongsai memiliki beberapa ciri khas yang membedakannya dari tarian lain, antara lain kostum unik.
Selain itu, ritme musik berbeda, desain berbeda, koordinasi tim, gerakan dinamis, dan simbol keberuntungan.
Dengan kombinasi elemen-elemen ini, barongsai menjadi pertunjukan yang menarik dan kaya makna dalam tradisi Tionghoa.
“Kombinasi dari elemen-elemen ini menjadikan barongsai bukan hanya sekadar pertunjukan seni, tetapi juga pengalaman budaya yang kaya,” ujar Ketua Yayasan Kalam Kudus Indonesia Cabang Jayapura, Herbert Lincoln, S.E.
Ia juga mengatakan, barongsai merupakan simbol keberanian dan keberuntungan dalam budaya Tionghoa.
Selain itu, pertunjukan barongsai tidak hanya menampilkan keindahan seni tari tetapi juga melibatkan elemen interaksi dengan penonton, dan menjadikannya pengalaman yang mengesankan selama perayaan Imlek.
Kalam Kudus Expo dimeriahkan dengan pentas seni dan penerimaan murid baru tahun ajaran 2025/2026 baik SD, SMP, dan SMA (diskon 70 persen).






