Beranda / Ragam Berita / Penamatan siswa di SMPN 1 Jayapura: Semangat baru, melangkah pasti maju

Penamatan siswa di SMPN 1 Jayapura: Semangat baru, melangkah pasti maju

Penyerahan piagam penghargaan kepada 20 siswa peringkat terbaik. (TIFAPOS/La Ramah)

TIFAPOS.id SMP Negeri 1 Jayapura, Kota Jayapura, Papua, menggelar acara penamatan dan pengembalian peserta didik kelas IX Tahun Pelajaran 2024/2025.

Kegiatan yang berlangsung di aula sekolah, Senin (2/6/2025) dihadiri orang tua siswa, komite, alumni, dan pemerintah daerah serta tamu undangan.

Plt. Kepala SMPN 1 Jayapura, Purnama Sinaga, S.Pd., M.M.Pd, mengatakan peserta yang dinyatakan lulus sebanyak 372 siswa, dan merupakan angkatan ke-60.

“Penamatan dan pengembalian peserta didik merupakan kegiatan resmi yang menandai berakhirnya masa pendidikan siswa kelas IX di tingkat SMP,” ujar Purnama.

Dia juga mengatakan, penamatan dan pelepasan siswa dilakukan secara simbolis dengan pembacaan doa, dan penyerahan surat kelulusan kepada perwakilan siswa.

Selain itu, acara perpisahan dan pelepasan siswa diselenggarakan sebagai bentuk penghormatan dan kenang-kenangan sebelum siswa melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya.

Purnama yang juga menjabat Kepala Bidang SMP Disdikbud Kota Jayapura, berharap siswanya yang lulus menjadi pribadi yang berintegritas, jujur, bertanggung jawab, dan berakhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.

Meskipun telah lulus dari SMP, siswa juga diharapkan tetap memiliki semangat belajar yang tinggi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi atau mengembangkan diri secara mandiri.

Para alumni dapat meraih prestasi di sekolah menengah atas maupun di bidang lain yang mereka tekuni, serta memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar.

Selain itu, siswa yang lulus dapat menjaga nama baik almamater SMP mereka dengan berperilaku baik dan menjadi teladan di lingkungan baru.

Siswa dapat terus menggali dan mengembangkan potensi diri, baik dalam bidang akademik, seni, olahraga, maupun keterampilan lainnya.

Serta, menjadi generasi muda yang siap menghadapi tantangan zaman, berdaya saing, dan berkontribusi dalam pembangunan bangsa dan negara.

“Semoga harapan tersebut dapat menjadi motivasi bagi para siswa untuk terus maju dan sukses di masa depan,” ujar Purnama.

Plt. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Rocky Bebena, S.Pd., M.Pd menyerahkan piagam penghargaan kepada siswa berprestasi. (TIFAPOS/La Ramah)

Kesempatan tersebut, Purnama menjelaskan makna tema pada penamatan Tahun Pelajaran 2024/2025 adalah ungkapan mengandung makna motivasi dan dorongan untuk terus bergerak ke depan dengan keyakinan dan energi yang segar.

Semangat baru, yaitu menandakan adanya energi, motivasi, atau inspirasi yang baru muncul, yang mampu membangkitkan semangat dalam menjalani aktivitas atau menghadapi tantangan.

Melangkah pasti, yaitu menggambarkan tindakan yang dilakukan dengan keyakinan, perencanaan yang matang, dan keteguhan hati.

Maju adalah ungkapan yang menunjukkan arah yang positif, yaitu berkembang, berkembang, dan mencapai tujuan.

“Mulailah dengan mengevaluasi apa yang sudah dicapai dan apa yang perlu diperbaiki. Ini akan memberikan gambaran yang jelas tentang langkah selanjutnya,” ujar Purnama.

Dia juga mengatakan, dengan tujuan yang spesifik, siswa bisa melangkah dengan lebih pasti dan fokus dan semangat baru akan lebih mudah dipertahankan jika didukung oleh kebiasaan yang mendukung kemajuan.

Selain itu, tidak takut gagal, karena setiap kegagalan adalah pelajaran berharga untuk maju lebih baik serta mencari sumber inspirasi dan lingkungan yang positif agar semangat tetap menyala.

“Memiliki semangat baru adalah langkah awal yang penting untuk memulai perjalanan menuju kemajuan. Dengan melangkah secara pasti dan yakin, setiap hambatan bisa diatasi dan tujuan dapat diraih dengan lebih efektif,” ujar Purnama.

Plt. Kepala SMPN 1 Jayapura yang juga Kabid SMP Disdikbud Kota Jayapura, Purnama Sinaga, S.Pd., M.M.Pd menyerahkan piagam penghargaan kepada siswa berprestasi. (TIFAPOS/La Ramah)

Plt. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Rocky Bebena, S.Pd., M.Pd, mengapresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh peserta didik yang telah lulus sebanyak 4.444 siswa dari 43 SMP/MTs.

Keberhasilan ini, lanjut Rocky, bukan hanya merupakan pencapaian pribadi, tetapi juga merupakan hasil kerja keras, ketekunan, dan semangat pantang menyerah dalam menuntut ilmu.

“Keberhasilan kalian adalah cermin dari dedikasi para guru, dukungan orang tua, serta sistem pendidikan yang terus berupaya memberikan yang terbaik,” ujar Rocky.

Dia juga mengatakan, pencapaian yang sudah diraih peserta didik khususnya kelas IX SMPN 1 Jayapura menjadi motivasi untuk terus berkarya dan berkontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

“Teruslah belajar dan berkembang, karena dunia ini penuh dengan tantangan dan peluang yang menunggu untuk kalian raih. Jadilah generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, berintegritas, dan peduli terhadap sesama serta menjauhi kenakalan remaja seperti mabuk-mabukan dan narkoba,” ujar Rocky.

Kesempatan tersebut, Rocky menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru yang telah bekerja keras, berdedikasi, dan penuh pengabdian dalam mendidik dan membimbing para siswa hingga mencapai titik keberhasilan ini.

“Bapak dan Ibu guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang setiap hari menanamkan ilmu, nilai-nilai karakter, dan semangat belajar kepada anak-anak kita,” ujar Rocky.

Dia juga mengatakan, keberhasilan para siswa hari ini tidak lepas dari peran serta Bapak dan Ibu guru yang telah memberikan yang terbaik, melewati berbagai tantangan, dan tetap konsisten dalam menjalankan tugas mulia ini.

“Saya percaya bahwa pendidikan adalah fondasi utama untuk masa depan bangsa. Oleh karena itu, saya sangat mengapresiasi komitmen dan profesionalisme para guru dalam mencetak generasi penerus yang cerdas, kreatif, dan berakhlak mulia,” ujar Rocky.

“Semoga prestasi yang telah diraih oleh para siswa menjadi kebanggaan kita bersama dan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di daerah kita,” sambungnya.

Kepada orang tua siswa, lanjut Rocky, mengucapkan selamat atas keberhasilan anak-anak mereka menyelesaikan pendidikan di jenjang SMP dan mengapresiasi dukungan orang tua selama proses belajar mengajar.

Dia mengajak orang tua untuk terus membimbing dan mendampingi anak-anaknya agar melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi seperti SMA atau SMK, serta tidak putus sekolah.

Dia juga berharap agar orang tua tetap menjalin komunikasi dengan sekolah untuk terus bekerja sama dalam meningkatkan mutu pendidikan dan mendukung kegiatan sekolah ke depan.

Serta, meminta orang tua untuk memberikan contoh dan dukungan positif agar anak-anak dapat menjadi generasi yang berprestasi, berakhlak mulia, dan berguna bagi bangsa, negara, dan keluarga.

“Orang tua dapat berperan aktif sebagai mitra sekolah dalam mendukung keberhasilan pendidikan anak-anak mereka dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik setelah kelulusan SMP,” ujar Rocky.

Penyerahan penghargaan sertifikat UKBI kepada siswa SMPN 1 Jayapura. (TIFAPOS/La Ramah)

Kesempatan tersebut, Rocky menegaskan, pendidikan karakter yang dibangun lewat pembiasaan kebiasaan baik sehari-hari yang sederhana, sehingga kepribadian siswa menjadi kuat, peduli, dan bertanggung jawab.

Dia juga mengatakan, karakter peserta didik telah diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

UU ini, lanjut Rocky, menegaskan bahwa pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.

Tujuan pendidikan nasional menurut UU ini adalah mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, serta menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab.

“Pendidikan karakter di Indonesia didasarkan pada nilai-nilai etis seperti kejujuran, tanggung jawab, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, dan cinta tanah air,” ujar Rocky.

Nilai-nilai ini, lanjut Rocky, diintegrasikan dalam proses pembelajaran dan pembiasaan di sekolah, serta didukung oleh kurikulum dan kegiatan ekstrakurikuler.

Implementasi pendidikan karakter juga diatur dalam Permendikbud Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penguatan Pendidikan Karakter, yang menekankan pembentukan karakter melalui kurikulum, pembiasaan, dan kemitraan dengan masyarakat.

“Amanat undang-undang menuntut pendidikan tidak hanya fokus pada aspek kognitif, tetapi juga membentuk karakter peserta didik yang berlandaskan nilai-nilai luhur bangsa dan agama, sehingga menghasilkan generasi yang berakhlak mulia dan bertanggung jawab,” ujar Rocky.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *