Beranda / Ragam Berita / Pemuda Tionghoa diajak tingkatkan peran di Tanah Papua

Pemuda Tionghoa diajak tingkatkan peran di Tanah Papua

Ketua Koordinator Wilayah Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) di Tanah Papua, Ishak Montolalu bersama kolega saat membuka acara Festival Imlek 2576. (TIFAPOS.id/La Ramah)

TIFAPOS.id – Ketua Koordinator Wilayah Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) di Tanah Papua, Ishak Montolalu, mengajak generasi muda agar meningkatkan perannya.

“Mari satukan hati untuk memampukan diri berkontribusi,” ujar Ishak dalam acara Festival Imlek 2576 di PTC Entrop, Kota Jayapura, Papua, Rabu malam (5/2/2025).

Ia juga mengatakan, pemuda Tionghoa meningkatkan peran mereka sebagai agen perubahan menuju Indonesia Emas 2045.

Selain itu, Ishak menekankan pentingnya kontribusi pemuda Tionghoa dalam berbagai aspek pembangunan bangsa khususnya di Tanah Papua.

Penari barongsai disambut antusias oleh pengunjung. (TIFAPOS.id/La Ramah)

“Generasi muda Tionghoa memiliki peran penting dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat, termasuk dalam kontribusi sosial, politik, dan budaya,” ujar Ishak.

Sejarah mencatat bahwa pemuda Tionghoa juga memiliki peran signifikan dalam momen-momen penting, seperti Sumpah Pemuda pada tahun 1928.

Beberapa tokoh Tionghoa, seperti Kwee Thiam Hong dan Oey Kay Siang, hadir sebagai saksi dalam peristiwa bersejarah tersebut.

Mereka berpartisipasi aktif dalam gerakan nasionalisme dan memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, menunjukkan bahwa komitmen mereka terhadap bangsa tidak kalah dengan etnis lainnya.

“Dengan semangat yang sama, generasi muda Tionghoa di Tanah Papua diharapkan dapat berkontribusi lebih dan memperkuat persatuan di tengah keragaman budaya,” ujar Ishak.

Penari barongsai tampil di depan pengunjung. (TIFAPOS.id/La Ramah)

Ia juga mengatakan, generasi muda Tionghoa harus terus berkontribusi dengan aktif dalam berbagai bidang untuk memperkuat posisi mereka sebagai bagian integral dari masyarakat Indonesia.

Diantaranya, melalui pendidikan, pelestarian budaya, dan partisipasi sosial dalam membangun masa depan bangsa menuju masyarakat yang inklusif dan berkeadilan.

Kesempatan tersebut, Ishak mengatakan, Festival Imlek 2576 adalah salah satu tradisi budaya Tionghoa, yang kedua kalinya diadakan oleh Korwil PSMTI di Tanah Papua.

“Bermula pada sikap dan tanggung jawab sosial oleh pengusaha Tionghoa. Tradisi tidak hanya dirayakan tapi mampu beradaptasi dan berkontribusi,” ujar Ishak.

Ketua Koordinator Wilayah Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) di Tanah Papua, Ishak Montolalu bersama kolega saat foto bersama. (TIFAPOS.id/La Ramah)

Plt Sekda Kota Jayapura, Evert Nicholas Merauje, S.Sos, M.Si mewakili Penjabat Wali Kota Jayapura, Christian Sohilait, S.T., M.Si, mengatakan festival Imlek bukan hanya tradisi tapi mengenalkan budaya Tionghoa dan mendorong pariwisata.

“Tahun baru Imlek menjadi simbol kebangkitan dan semangat bagi kita semua untuk menghadapi masa depan yabg lebih baik,” ujar Merauje.

Merauje berharap, momen Imlek menguatkan kebersamaan guna menciptakan Kota Jayapura aman dan nyaman agar membawa demaian dan kesejahteraan.

Festival Imlek 2576 di PTC Entrop Jayapura dimeriahkan dengan barongsai, UMKM, festival lampion, kembang api, tarian Tionghoa the Goddess.

Serta, kungfu kera sakti, pertunjukan balet dailymove, lomba fashion show, lomba menghias lampion ohayo, dan pertunjukan piano, yang berlangsung dari tanggal 5 s.d 12 Februari 2025.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *