Beranda / Ragam Berita / Pemprov Papua dan GABPEKNAS berkomitmen mendorong kolaborasi yang melibatkan pengusaha asli Papua dalam rantai pasok konstruksi

Pemprov Papua dan GABPEKNAS berkomitmen mendorong kolaborasi yang melibatkan pengusaha asli Papua dalam rantai pasok konstruksi

TIFAPOS.id Pemerintah Provinsi Papua dan Gabungan Pengusaha Kontraktor Nasional (GABPEKNAS) Papua, berkomitmen mendorong kolaborasi yang melibatkan pengusaha asli Papua dalam rantai pasok konstruksi.

Mereka sepakat memberikan kesempatan dan dukungan kepada kontraktor asli Papua untuk berperan aktif dalam pembangunan infrastruktur di wilayahnya, termasuk mempermudah pengurusan Sertifikat Badan Usaha (SBU) untuk mengikuti proses tender proyek pemerintah di berbagai tingkatan.

Pemerintah Provinsi Papua juga siap membantu GABPEKNAS dalam mendukung pengusaha asli daerah agar dapat unjuk gigi dan berkontribusi dalam pembangunan Papua yang mandiri dan sejahtera.

Selain itu, dorongan keberpihakan kepada pengusaha asli Papua, terutama dalam konteks Otonomi Khusus (Otsus), menjadi fokus penting sehingga terjadi perubahan signifikan dalam pemberdayaan pengusaha lokal, termasuk perempuan asli Papua.

Dengan kolaborasi ini, rantai pasok konstruksi di Papua diharapkan lebih inklusif dan memberdayakan pengusaha asli Papua, yang akan memperkuat ekonomi lokal dan mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.

Pemerintah Provinsi Papua berharap GABPEKNAS dapat melibatkan pengusaha lokal dan Orang Asli Papua (OAP) dalam rantai pasok konstruksi.

Harapan ini bertujuan untuk memberdayakan pengusaha asli daerah Papua dalam proyek-proyek konstruksi di wilayah tersebut, sehingga mereka memperoleh peluang yang lebih besar ikut serta dalam pembangunan infrastruktur dan kegiatan konstruksi lainnya.

Dukungan ini sejalan dengan upaya memperkuat ekonomi lokal dan pengembangan kapasitas pengusaha OAP di sektor konstruksi.

GABPEKNAS juga didorong agar membantu pengusaha lokal memperoleh Sertifikat Badan Usaha (SBU) yang menjadi syarat untuk mengikuti tender pekerjaan konstruksi, sehingga pengusaha Papua asli dapat ikut meraih proyek dari awal proses lelang.

Memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam perencanaan dan pengawasan proyek infrastruktur.

Meningkatkan kompetensi dan sertifikasi tenaga kerja konstruksi, dan membangun sistem yang transparan dan akuntabel, yang mempercepat realisasi pembangunan tanpa mengabaikan kualitas dan keberlanjutan lingkungan.

Pemerintah Papua bahkan siap memberikan dukungan agar proses pemberdayaan dan pelibatan pengusaha lokal dan OAP semakin optimal.

“Saya menyampaikan apresiasi kepada
GABPEKNAS yang telah menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam pembangunan infrastruktur dan penataan ruang di Papua,” ujar Staf Ahli Gubernur Bidang Pengembangan Masyarakat & Budaya, Matias B. Mano, S.Par.,M.KP mewakili Pj. Gubernur Papua,
Dr. Drs. A. Fatoni, M.Si dalam rilisnya di Jayapura.

Staf Ahli Gubernur Bidang Pengembangan Masyarakat & Budaya, Matias B. Mano, S.Par.,M.KP mewakili Pj. Gubernur Papua,
Dr. Drs. A. Fatoni, M.Si foto bersama peserta Musda GABPEKNAS Papua. (TIFAPOS/Istimewa)

Kesempatan ini, Gabungan Perusahaan
Kontraktor Nasional Provinsi Papua mengadakan Musyawarah Daerah di Rumah Kopi Kotaraja, Kota Jayapura, Papua, Jumat (25/7/2025).

Tema yang diangkat “Optimalisasi
Peran Asosiasi Badan Usaha dalam Menata
Ruang dan Peluang Jasa Konstruksi di Papua”, dinilai sangat relevan dengan kondisi dan tantangan pembangunan daerah di Papua, seperti geografis.

Namun, tantangan itu juga dianggap menyimpan potensi besar dalam pembangunan infrastruktur berkelanjutan, baik untuk konektivitas antarwilayah, penyediaan perumahan, fasilitas sosial maupun ekonomi.

“Saya ucapkan selamat bermusyawarah. Melalui MUSDA ini, saya berharap lahir gagasan dan rekomendasi yang segar untuk menjawab tantangan pembangunan di tanah Papua,” ujar staf ahli.

 

(lrh)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *