Beranda / Ragam Berita / Pemkot Jayapura sosialisasikan implementasi MBG di satuan pendidikan

Pemkot Jayapura sosialisasikan implementasi MBG di satuan pendidikan

Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Rocky Bebena, S.Pd., M.Pd menyampaikan sambutan. (TIFAPOS/La Ramah)

 

Ringkasan Berita

• Sosialisasi implementasi makan bergizi gratis (MBG).

• Penginputan data MBG pada dashboard khusus bagi satuan pendidikan di berbagai jenjang.

• Mempermudah monitoring dan evaluasi program MBG di sekolah.

 

PEMERINTAH Kota Jayapura melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bidang SMP menggelar kegiatan sosialisasi implementasi makan bergizi gratis (MBG).

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Horison Kotaraja, Kota Jayapura, Papua, Senin, 10 November 2025, sekaligus penginputan data MBG pada dashboard khusus bagi satuan pendidikan di berbagai jenjang.

Kegiatan ini diikuti 132 peserta yang berasal dari kelompok belajar, taman kanak-kanak, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), serta sekolah-sekolah tingkat dasar hingga menengah, yaitu SD, SMP, SMA, dan SMK di wilayah Kota Jayapura.

Sosialisasi ini menghadirkan narasumber dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Papua, Balai Gizi Nasional (BGN), dan Perwakilan UNICEF Papua dan Papua Barat, terkait implementasi MBG yang tidak hanya dari sisi teknis pelaksanaan, tetapi juga manfaat jangka panjang, terutama dalam upaya menurunkan angka stunting dan meningkatkan status gizi anak-anak.

Salah satu fokus utama kegiatan adalah pelatihan mengenai cara penginputan data makan bergizi gratis ke dalam dashboard digital yang dirancang khusus untuk mempermudah monitoring dan evaluasi program MBG di sekolah maupun lembaga pendidikan lainnya.

Sehingga, memastikan setiap peserta mendapatkan akses yang tepat dan menyeluruh terhadap program pemberian makan bergizi tersebut.

Dalam sosialisasi ini juga ditekankan pentingnya dukungan dana operasional dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sebagai sumber pendanaan utama untuk menjalankan program MBG secara berkelanjutan.

Sehingga, pelaksanaan makan bergizi gratis dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif dalam jangka panjang, seperti peningkatan kesehatan dan tumbuh kembang anak sesuai harapan pemerintah daerah.

Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Purnama Sinaga, S.Pd., M.M.Pd menjelaskan, sampai saat ini sebanyak 246 sekolah di Kota Jayapura telah menerima program MBG, dengan total siswa penerima manfaat mencapai 49. 256 siswa orang melibatkan 20 SPPG.

“Operator di satuan pendidikan dan kepala sekolah harus memahami tata kelola pelaksanaan MBG, karena ada tahapan-tahapan yang harus di lakukan. Kami berharap mereka dapat memahami dan menerapkan ilmu yang sudah didapat,” ujar Purnama.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Rocky Bebena, S.Pd., M.Pd mengatakan, seluruh pihak terkait harus mendukung penuh terhadap program pemerintah ini.

“Setelah mengikuti kegiatan sosialisasi ini, peserta diharapkan dapat mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang didapat langsung di sekolah atau lembaga masing-masing,” ujar Rocky.

Rocky menambahkan, sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas, sosialisasi ini diharapkan mampu memperkuat pemahaman peserta mengenai kebijakan pemerintah dan tata kelola pelaksanaan makan bergizi gratis yang benar dan efektif.

Sehingga, pelaksanaan MBG tidak hanya memenuhi standar teknis, tetapi juga mampu memberikan dampak signifikan dalam upaya melawan malnutrisi dan stunting yang masih menjadi persoalan kesehatan di Indonesia, khususnya di Kota Jayapura.

“Program makan bergizi gratis ini merupakan salah satu bentuk perhatian serius pemerintah dalam mendukung pertumbuhan anak secara optimal dan menciptakan generasi yang lebih sehat dan produktif di masa depan,” ujar Rocky.

 

(ldr)

 

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *