Penjabat Bupati Kabupaten Kepulauan Yapen, Suzana D. Wanggai, S.Pd., MSocSc bersama kolega. (TIFAPOS/Istimewa)
Yapen – Pemerintah kabupaten (pemkab) di Indonesia menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung pengendalian inflasi.
Misalnya, Pemkab Kepulauan Yapen aktif mengikuti rapat koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri untuk membahas langkah-langkah konkret dalam menjaga stabilitas harga dan inflasi.
Pemkab Kepulauan Yapen juga melaksanakan program seperti gerakan menanam untuk menekan laju inflasi, terutama pada komoditas yang berpengaruh tinggi seperti jagung dan cabai.
Selain itu, Pemkab Kepulauan Yapen juga menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor untuk mendukung upaya ini.
“Jangan sampai tanah yang subur ini tidak dimanfaatkan dengan,” ujar Penjabat Bupati Kabupaten Kepulauan Yapen, Suzana D. Wanggai, S.Pd., MSocSc dalam rilisnya, Jumat (24/1/2025) usai menanam jagung di atas lahan seluas 100 meter persegi di Kampung Kamanap, Distrik Kosiwo, Rabu (22/1/2025).
Pemkab Kepulauan Yapen telah menyusun langkah konkret untuk pengendalian inflasi dan menjaga ketahanan pangan, yaitu mendorong masyarakat untuk menanam komoditas pangan.

Menyediakan barang kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, melakukan pemeriksaan harga di pasar, membangun kolaborasi untuk stabilisasi pasokan.
Serta, menggunakan anggaran untuk mendukung dalam rangka pengendalian inflasi.
Wanggai menambahkan, Pemkab Kepulauan Yapen juga mendukung program Presiden Prabowo, yakni Makan Bergizi Gratis.
“Kami sangat siap menyambut dan mengimplementasikan kebijakan Pemerintah salah satunya membuka a lahan tidur untuk dijadikan lahan produktif,” ujar Wanggai.






