Beranda / Ragam Berita / Pemilihan ketua OSIS SMA Negeri 4 Jayapura 2025-2026 berlangsung digital, tonjolkan profil pelajar Pancasila

Pemilihan ketua OSIS SMA Negeri 4 Jayapura 2025-2026 berlangsung digital, tonjolkan profil pelajar Pancasila

Suasana semangat kebersamaan terlihat saat para siswa-siswi SMA Negeri 4 Jayapura melakukan registrasi dalam sebuah pemilihan ketua OSIS periode 2025-2026. Antusiasme dan disiplin tercermin dari barisan rapi serta interaksi hangat antara peserta dan panitia, menandakan dimulainya acara yang penuh makna dan inspirasi. (TIFAPOS/La Ramah)

 

Ringkasan Berita

• Pemilihan ketua OSIS SMA Negeri 4 Jayapura periode 2025-2026 menggunakan sistem pemungutan suara berbasis website sebagai inovasi peserta didik.

• Momen penting dalam membentuk kepemimpinan dan tanggung jawab demokratis generasi muda Port Numbay.

• Manifestasi dari profil pelajar Pancasila yang mengajarkan tanggung jawab dan penggunaan hak suara secara benar dan cerdas.

 

PEMILIHAN ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMA Negeri 4 Jayapura, Kota Jayapura untuk periode 2025-2026 resmi berlangsung pada Jumat, 31 Oktober 2025.

Ketua panitia pelaksana, April dari kelas XIF mengatakan, proses pemilihan kali ini dilaksanakan di aula sekolah menggunakan sistem pemungutan suara berbasis website, sebuah inovasi yang dilakukan oleh peserta didik.

“Tahun ini kami menggunakan sistem website untuk pemilihan ketua OSIS, agar prosesnya lebih efisien, aman, dan transparan,” ujar April.

Dalam pemilihan ini, terdapat dua pasangan calon (paslon) yang maju, yakni paslon 01 dengan Johanes T.F. Djasman dan Shawn M. Brahmantya, serta paslon 02 yang diusung Sefanco C. Meraudje bersama Alicia R.C. Laly.

Siswa yang mengikuti pemilihan harus melakukan registrasi terlebih dahulu, kemudian diberikan username dan password untuk pencoblosan melalui website tersebut.

Sebanyak 1.731 siswa terlibat dalam proses ini, termasuk guru, kepala sekolah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kota Jayapura, pengawas pembina SMA/SMK, ketua komite sekolah, serta Kepala Bidang SMA/SMK.

“Keamanan dalam pelaksanaan pemilihan menjadi perhatian serius. Seksi keamanan dan guru bidang kesiswaan turut memastikan agar proses pencoblosan berjalan lancar dan tanpa kendala,” ujar April.

Salah satu calon ketua OSIS dari nomor urut 2, Alicia R.C. Laly, menyampaikan motivasinya mengikuti pemilihan ini. Alicia berharap bisa menjadi inspirasi peserta didik lain.

“Jika saya dipercayakan sebagai ketua OSIS, saya ingin membangun sekolah dengan visi sebagai penggerak OSIS yang jernih dan transparan,” ujar Laly.

“Saya membawa semangat KRISTAL, yaitu critical thinker, perfect youth to discussion, smart, spiritual, respect, tolerant, dan leader,” sambungnya.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 4 Jayapura, Widya Kusmayanti, S.Pd., M.Pd mengatakan, mengatakan, kegiatan pemilihan ini merupakan manifestasi dari profil pelajar Pancasila.

“Kita mengajarkan para pelajar untuk bertanggung jawab terhadap pilihannya dengan memberikan hak suara mereka secara benar dan cerdas,” ujar Widya.

Widya berharap ketua OSIS terpilih tidak hanya menjalankan program dengan baik, tetapi juga mampu mengangkat prestasi sekolah.

Pemilihan ketua OSIS ini menjadi momen berharga bagi siswa SMA Negeri 4 Jayapura, sebagai bagian dari proses pendidikan yang membentuk kepemimpinan dan rasa tanggung jawab demokratis di kalangan generasi muda.

“Kami ingin menciptakan generasi Port Numbay yang terbaik dalam prestasi dan karakter,” ujar Widya.

Widya menambahkan, OSIS merupakan organisasi resmi di sekolah yang berfungsi sebagai wadah bagi para siswa untuk berorganisasi, mengembangkan diri, dan berkarya demi kepentingan bersama di sekolah.

OSIS adalah satu-satunya organisasi kesiswaan yang sah di lingkungan sekolah dan bertugas melaksanakan berbagai program serta kegiatan yang telah disetujui bersama pembina dan pihak sekolah.

Fungsi OSIS menjadi jembatan atau penghubung antara siswa dan sekolah, menyelenggarakan kegiatan sekolah, lomba antar kelas, kegiatan sosial, serta perayaan hari besar agama dan nasional.

Selain itu, melatih siswa dalam berorganisasi dan meningkatkan rasa tanggung jawab serta disiplin, pengembangan bakat, minat, dan kreativitas siswa melalui berbagai seksi atau bidang kerja.

 

(ldr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *