Ketua panitia pemilihan, Frits Arwam memimpin proses pelaksanaan pemilihan PKK PW Kampung Holtekamp. (TIFAPOS/La Ramah)
Ringkasan Berita
• Pertama kali di Kota Jayapura dengan mekanisme pengganti antar waktu.
• Pemungutan suara langsung via surat suara oleh 45 pemilih (perwakilan masyarakat).
• Semua tahapan dilalui (pembentukan panitia, sosialisasi, pendaftaran calon, penjaringan aspirasi, administratif, penetapan calon, kampanye singkat, masa tenang, logistik).
KAMPUNG Holtekamp melaksanakan pemilihan kepala kampung pengganti antar waktu (PKK PW) secara demokrasi di Gedung Serba Guna Abraham Merauje, Kampung Holtekamp, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Jumat, 23 Januari 2026.
PKK PW berlangsung mulus, disaksikan langsung oleh Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Jayapura, Muchlis Karim, S.E., M.M mewakili Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, S.H., M.H beserta tamu undangan lainnya.
Tiga kandidat bersaing ketat dalam kontestasi ini, nomor urut 1 Ferry Adrian Mansi, S.IP, nomor urut 2 Arnold Modouw, serta nomor urut 3 Jhony Pattipeme.
Pemungutan suara dilakukan secara langsung melalui surat suara oleh 45 pemilih yang merupakan perwakilan dari berbagai unsur masyarakat Kampung Holtekamp.
Ketua panitia pemilihan, Frits Arwam menegaskan proses ini dirancang transparan untuk menjaga integritas demokrasi tingkat kampung.
“Pemilihan ini melibatkan 45 warga sebagai pemilih resmi, mewakili aspirasi masyarakat Holtekamp,” ujar Arwam.
Arwam menjelaskan, seluruh tahapan telah dilalui dengan baik, mulai dari pembentukan panitia, sosialisasi luas kepada masyarakat, pengumuman dan pendaftaran bakal calon, penjaringan aspirasi.
Selain itu, persiapan kelengkapan administratif, penetapan calon definitif, pengumuman resmi, pencabutan nomor urut, deklarasi kampanye, masa kampanye singkat, masa tenang, hingga penyapaian undangan beserta distribusi logistik.
“Semua langkah ini memastikan partisipasi aktif warga tanpa tekanan,” sambungnya.
Arwam menambahkan, proses pemilihan ini menjadi sorotan karena merupakan yang pertama kali digelar di Kota Jayapura dengan mekanisme pengganti antar waktu, yang akan diumumkan 2 Februari, diikuti pelantikan pada 24 Februari 2026.
Frits Arwam optimis pemimpin terpilih akan mampu membawa Kampung Holtekamp menuju kemajuan.
Plt. Sekda Muchlis Karim mewakili Wali Kota Abisai Rollo, menekankan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura dalam menjaga keberlangsungan roda pemerintahan di tingkat kampung.
“Pemilihan kepala kampung pengganti antar waktu ini adalah wujud nyata komitmen Pemkot Jayapura. Kepala kampung adalah penggerak utama pembangunan di tingkat grassroot, yang paling dekat dengan masyarakat,” ujar Muchlis.
Ia juga menyoroti nilai persaudaraan di tengah dinamika politik, yaitu perbedaan pilihan adalah hal wajar dalam demokrasi karena yang terpenting adalah menjaga kebersamaan sebagai hak semua pihak.
“Yang terpilih harus memegang amanah dengan menjunjung tinggi adat istiadat setempat dan bersinergi dengan Pemerintah Kota Jayapura,” ujar Muchlis.
Muchlis memuji panitia yang telah menjalankan tahapan secara profesional, aman, damai, nyaman, dan penuh tanggung jawab.
Menurutnya, pemilihan ini dianggap sebagai role model bagi kampung-kampung lain di Kota Jayapura bahkan di Tanah Papua.
“Di tengah tantangan pembangunan wilayah Kampung Holtekamp, proses demokrasi ini membuktikan warga mampu mengelola urusan internal dengan mandiri,” ujar Muchlis.
Muchlis menambahkan, Kampung Holtekamp dikenal sebagai kampung strategis di Distrik Muara Tami, dengan potensi sumber daya alam dan budaya yang kaya.
Oleh karena itu, penggantian kepala kampung antar waktu ini diperlukan setelah masa jabatan sebelumnya berakhir secara mendadak, sehingga menuntut transisi cepat tanpa mengganggu pelayanan publik.
“Ini bukan akhir, tapi awal dari kepemimpinan yang lebih baik. Mari kita dukung siapa pun yang terpilih untuk membangun Holtekamp yang lebih maju,” ujar Muchlis.
“Pemkot Jayapura berkomitmen terus mendukung proses PKK PE ini di masa depan, memastikan setiap kampung memiliki kepemimpinan yang legitimate dan akuntabel,” sambungnya.
Pantauan TIFAPOS, para kandidat menunjukkan sportivitas tinggi. Ferry Adrian Mansi, Arnold Modouw, dan Jhony Pattipeme saling menyapa dan berfoto bersama.
Serta, warga tampak antusias, dengan banyak yang berharap pemimpin baru mampu mempercepat infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan di kampung mereka.
(ldr)







