Beranda / Ragam Berita / Pemetaan mutu pendidikan, siswa SMPN 2 Jayapura ikut ANBK

Pemetaan mutu pendidikan, siswa SMPN 2 Jayapura ikut ANBK

Siswa SMP Negeri 2 Jayapura mengikuti pelaksanaan ANBK Tahun 2024. (TIFAPOS/Ramah)

TIFAPOS.id – Dalam rangka pemetaan mutu pendidikan, siswa kelas 8 Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Jayapura, Kota Jayapura, Papua, mengikuti Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) Tahun 2024.

Wakasek Kurikulum sekaligus ketua panitia ANBK SMP Negeri 2 Jayapura Rustam kegiatan berlangsung selama dua hari dari 9 s.d 10 September 2024.

“ANBK ini diikuti 45 orang dan terdapat lima siswa sebagai cadangan. Mereka adalah siswa kelas 8 yang dipilih secara random sampling atau acak melalui data pokok peserta didik,” ujar Rustam di SMPN 2 Jayapura, Senin (9/9/2024).

Dikatakan Rustam, sebelum pelaksanaan ANBK diawali persiapan-persiapan mulai dari simulasi, gladi bersih hingga penambahan mata pelajaran untuk memudahkan siswa mengerjakan soal ANBK.

Siswa SMP Negeri 2 Jayapura mengikuti pelaksanaan ANBK Tahun 2024. (TIFAPOS/Ramah)

“Pelaksanaan ANBK satu sesi menggunakan dua lab komputer. Tidak ada kendala. Semoga ANBK ini bisa menaikkan Raport Pendidikan guna meningkatkan mutu pendidikan,” ujarnya.

Kepala SMP Negeri 2 Jayapura Dorthea Carolien Enok mengatakan pelaksanaan ANBK guna melakukan pemetaan mutu pendidikan sekaligus mengevaluasi peran tenaga pendidik dan peserta didik.

“Pelaksanaan ini (ANBK) dilakukan setiap tahun. Hari pertama adalah literasi dan survey karakter dan hari kedua numerasi dan survey lingkungan belajar,” ujarnya.

Carolien menjelaskan, ANBK menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kualitas pendidikan di sekolah khususnya di SMP Negeri 2 Jayapura.

“ANBK hanya dapat dilaksanakan menggunakan komputer atau laptop disertai dengan jaringan internet atau pelaksanaanya secara daring. ANBK bukan menentukan kelulusan,” ujarnya.

Kepala SMP Negeri 2 Jayapura Dorthea Carolien Enok. (TIFAPOS/Ramah)

Carolien mengaku, ANBK mampu memberikan informasi yang berguna untuk memantau perkembangan mutu sekolah dari waktu ke waktu, seperti pengembangan kompetensi literasi numerasi dan karakter peserta didik, iklim keamanan sekolah, iklim kebhinekaan, dan kualitas pembelajaran

Bahkan, dilanjutkannya, ANBK juga digunakan untuk memantau adanya kesenjangan antarbagian yang terjadi di dalam sistem pendidikan dan pemetaan mutu sistem pendidikan di institusi sekolah.

“Orang tua sangat mendukung dengan harapan membantu siswa dalam meningkatkan kualitas belajar mengajar. Mengevaluasi hasil belajar mengajar siswa dan pelayanan pendidikan di sekolah,” ujarnya.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *