Ketua DPRK Kota Jayapura, Theos Rvelino Beniono Ayomi, S.Sos menghadiri event Kalam Kudus Expo di Mal Jayapura. (TIFAPOS.id/La Ramah)
TIFAPOS.id – Sekolah yayasan, yang sering kali beroperasi dengan sumber daya terbatas, memainkan peran penting dalam menyelenggarakan pendidikan bagi masyarakat.
Ketua DPRK Kota Jayapura, Theos Rvelino Beniono Ayomi, S.Sos, meminta Pemerintah Kota Jayapura agar memperhatikan sekolah yayasan agar meningkatkan mutu pendidikan.
Ia juga mengatakan, pemerintah daerah harus memberikan perhatian lebih kepada sekolah yayasan, terutama dalam hal penyediaan sarana dan prasarana pendidikan.
Selain itu, pemerintah daerah bertanggung jawab untuk membangun gedung sekolah dan menyediakan fasilitas yang memadai, termasuk ruang kelas dan perlengkapan belajar.
Sebab, sebagian besar anggaran pendidikan dialokasikan untuk transfer ke daerah, yang seharusnya dimanfaatkan untuk mendukung sekolah swasta dan yayasan.
Diharapkan, pemerintah daerah dapat bekerja sama dengan yayasan untuk mengoptimalkan sumber daya dan meningkatkan kualitas pendidikan.
“Dengan meningkatkan perhatian dan dukungan terhadap sekolah yayasan, pemerintah daerah dapat berkontribusi pada pemerataan pendidikan dan peningkatan kualitas pendidikan di wilayah mereka,” ujar Ayomi saat menghadiri event Kalam Kudus Expo di Mal Jayapura, Jumat (31/1/2025).

Staf Ahli Wali Kota Jayapura, Sem Stenly Merauje, S.Pak., MM, mengatakan pemerintah daerah meningkatkan perhatian terhadap sekolah swasta melalui beberapa langkah strategis.
Diantaranya, memberikan bantuan finansial untuk pengadaan sarana dan prasarana pendidikan, seperti alat belajar dan fasilitas yang memadai.
Menyediakan guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau tenaga kontrak untuk mengajar di sekolah swasta, sehingga beban biaya gaji guru dapat diringankan, dan kualitas pengajaran dapat ditingkatkan.
Selain itu, melibatkan sekolah swasta dalam proses PPDB untuk menampung siswa yang tidak diterima di sekolah negeri.
Mengembangkan regulasi yang mendukung kemitraan antara pemerintah dan sekolah swasta, termasuk jaminan akses pendidikan bagi siswa dari keluarga tidak mampu.
Meningkatkan fasilitas teknologi informasi, seperti jaringan internet, untuk mendukung pembelajaran jarak jauh dan meningkatkan kualitas pendidikan di era digital.
“Dengan langkah-langkah ini, pemerintah daerah dapat memastikan bahwa sekolah swasta tetap berperan penting dalam sistem pendidikan nasional dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi masyarakat,” ujar Merauje.






