Aktifitas TBBM di Kota Jayapura, Papua. (TIFAPOS/Indrayadi TH)
TIFAPOS.id – Seribu lebih kendaraan telah diblokir Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat terutama pengguna aplikasi My Pertamina.
Hal tersebut ditegaskan Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Edy Mangun. Menurutnya, pembelian BBM subsidi terutama solar itu dilakukan berdasarkan barcode.
Dikatakannya, mobil yang sudah teridentifikasi dan telah melewati verifikasi akan diberikan barcode dengan ketentuan yang telah diatur pemerintah.
“Sekarang ini, Maluku Papua sudah 100 persen diberlakukan (barcode) tapi banyak sekali penyalahgunaan yang masih dilakukan,” ujar Edy di Jayapura, Sabtu (5/10/2024).
Dikatakannya, Polda Papua mendapatkan kasus penyalahgunaan barcode, yakni pelaku menggunakan barcode yang sebenarnya mobil tak beroperasi atau rusak, yang seharusnya plat nomor dan STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) diaktifkan untuk dapatkan barcode.
“Di Papua ini, sudah diblokir 1000 lebih kendaraan. Polda Papua telah melakukan penangkapan di Merauke dan Jayapura terkait pemalsuan dan penimbunan BBM subsidi. Ini luar biasa,” ujarnya.
Mudah-mudahan, lanjutnya, adanya kasus barcode dobel yang sebenarnya mobil sudah tidak ada, kemudian dipakai oknum tidak bertanggung jawab telah diungkap dan ditangani pihak kepolisian
“Kami berharap ke depan BBM subsidi (distribusi) menjadi lebih tepat sasaran san terus melakukan pengawasan dalam pendistribusiannya,” ujarnya.






